Kisah cinta tak selamanya indah
Terkadang ada yang berakhir menyedihkan
Tetapi bukan berarti harus berakhir dengan tangisan
penyesalan dan terlupakan
Biarlah menjadi kenangan yang memberimu pelajaran
Menjadikan dirimu lebih kuat
dan siap menghadapi segala badai cobaan
Lupakan tentang cinta bertepuk sebelah tangan
bagaimanapun cinta, tetaplah sebuah perasaan istimewa
membuatmu tersenyum senang dengan hal - hal kecil yang biasa
tertikam rasa sakit hati tak beralasan
dirundung rindu setiap malam
lelehkan air mata dalam keheningan
Jika kau ingat itu
tersenyumlah.... belajarlah...
ambillah hikmah
tatap setiap waktumu untuk cinta yang lebih berharga
dan tetaplah diam
hingga waktunya tiba untuk cintamu yang lebih indah
Tampilkan postingan dengan label Just Write. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Just Write. Tampilkan semua postingan
Sabtu, 09 November 2013
Different
aku rindu masa - masa kesibukan tak pernah memangkas waktu
ketika aku dengan leluasa memandangi langit kapan saja
memikirkan apa saja yang aku inginkan
memutar ingatan - ingatan tentang kamu, dia dan semua orang yang aku sayang
dan menuliskannya, karena aku hanya bisa merekamnya dengan itu
masa - masa kuliah sungguh berbeda dengan masa putih abu - abu yang lalu
sekarang, penuh kesibukan
penuh perang mental
penuh perang pikiran
dunia yang semakin kau masuki, akan semakin rumit saja
pastinya, hari - hari penuh laporan -,-'
padahal,dulu hari - hariku penuh dengan lamunan
penuh dengan khayalan
penuh dengan langit - langit pagi, siang, maupun petang
dulu aku sering berjalan kaki, melewati sawah yang hijau
memandangi awan - awan bagai penghibur
mengabadikannya sesekali dengan kamera ponsel yang tak terlalu apik
dan dengan senang memandanginya setiap hari
aku masih bisa merasakan hembusan angin dengan riang
sekarang, rasanya bukan lagi dunia aku bisa berleha - leha
pikiran dewasa, tindakan dewasa
kalau dulu mimpi hanya aku bayangkan
sekarang aku menuliskannya
kalau dulu hanya berangan - angan
sekarang aku melakukan tindakannya
kalau dulu tujuanku masih tak jelas
sekarang aku memakunya dengan kuat
sekarang tanpa tujuan pasti
aku takkan pernah bisa meraih apa- apa
karena dunia ini sungguh kejam
banyak lubang tak terlihat di sepanjang jalan
jika tak berjalan sesuai tujuan
hati - hati terjerumus dalam lubang
tertusuk oleh paku
ketika aku dengan leluasa memandangi langit kapan saja
memikirkan apa saja yang aku inginkan
memutar ingatan - ingatan tentang kamu, dia dan semua orang yang aku sayang
dan menuliskannya, karena aku hanya bisa merekamnya dengan itu
masa - masa kuliah sungguh berbeda dengan masa putih abu - abu yang lalu
sekarang, penuh kesibukan
penuh perang mental
penuh perang pikiran
dunia yang semakin kau masuki, akan semakin rumit saja
pastinya, hari - hari penuh laporan -,-'
padahal,dulu hari - hariku penuh dengan lamunan
penuh dengan khayalan
penuh dengan langit - langit pagi, siang, maupun petang
dulu aku sering berjalan kaki, melewati sawah yang hijau
memandangi awan - awan bagai penghibur
mengabadikannya sesekali dengan kamera ponsel yang tak terlalu apik
dan dengan senang memandanginya setiap hari
aku masih bisa merasakan hembusan angin dengan riang
sekarang, rasanya bukan lagi dunia aku bisa berleha - leha
pikiran dewasa, tindakan dewasa
kalau dulu mimpi hanya aku bayangkan
sekarang aku menuliskannya
kalau dulu hanya berangan - angan
sekarang aku melakukan tindakannya
kalau dulu tujuanku masih tak jelas
sekarang aku memakunya dengan kuat
sekarang tanpa tujuan pasti
aku takkan pernah bisa meraih apa- apa
karena dunia ini sungguh kejam
banyak lubang tak terlihat di sepanjang jalan
jika tak berjalan sesuai tujuan
hati - hati terjerumus dalam lubang
tertusuk oleh paku
Selasa, 10 September 2013
Dilema Mahasiswa Baru
Akhirnya ospek telah selesai dilalui. Seperti biasa, acara
diisi dengan upacara pembukaan, pengenalan kehidupan kampus, struktur
organisasi, organisasi kemahasisiwaa, aturan – aturan, dan lain – lain. tetapi
tidak ketinggalan pula selalu ada bagian senior yang akan menjadi semacam
polisi yang katanya akan menjaga kedisiplinan para mahasiswa baru. Polisi –
polisi ini berteriak – teriak, marah – marah, dan memberikan tekanan mental
walaupun tidak ada fisik. Mungkin bagi saya ini hal biasa. Tinggal masuk
telinga kanan, keluar telinga kiri. Jika ada yang memang bermanfaat masukkan ke
dalam hati.
Alasan dari sebuah ospek dari kacamata para mahasiswa lama,
mungkin untuk membentuk karakter maba, kedisiplinan, dan agar mahasiswa tidak
berbuat macam – macam. Tetapi secara langsung pula ini menunjukkan sebuah
senioritas dan ajang balas dendam. Selain
itu banyak hal – hal yang semestinya tidak perlu dan ada aturan – aturan yang
aneh dan tidak masuk akal. Di universitas saya yang begitulah adanya, ada adu
jargon dengan fakultas lain. tujuannya untuk apa? menurut saya ini hanya semata
– mata menunjukkan sebuah arogansi masing – masing fakultas. Ada daerah
teritori. Ini apa lagi? bukannya dengan begitu banyak fakultas dan jurusan di
universitas saya, kami tetap di bawah satu langit universitas. Ada lagi yang
tidak saya pahami. Ada area steril mahasiswa baru. ini untuk apa? pembeda
antara maba dan mala? Terserah lah.
Sejujurnya saya sedikit kaget dengan kehidupan kampus yang
seperti itu. sampai ada ketegangan antar panitia lain fakultas, dan konflik –
konflik yang terjadi yang saya dengar baru – baru ini. Entah itu sungguhan atau
hanya membuat sensasi untuk kami, mahasiswa baru. Yang jelas saya ingin segera
melewati masa – masa saya menjadi mahasiswa baru dan menjadi mahasiswa yang
bermanfaat.
Senin, 02 September 2013
Random
Tidak banyak yang bisa aku ceritakan selain liburan yang membosankan. Dipenuhi dengan tugas - tugas ospek yang terkadang mulai memuakkan. Disaat semua teman - teman sudah bilang mabuk karena kuliah, aku mabuk karena liburan. Pekerjaanku tiap hari bersih - bersih rumah lalu keluar. Bukan untuk jalan - jalan, atau makan - makan, apalagi nonton bioskop (ada satu film dink. Percy Jackson :p) tetapi kumpul - kumpul bersama teman - teman sejurusan. Kadang - kadang di kampusku yang radak gak jelas, sampai di alun - alun kota malang kayak kawanan lagi piknik tanpa alas.
Mungkin teman - temanku banyak yang sudah berubah. Tetapi apakah aku juga harus berubah? Berubahlah menjadi lebih baik lagi. Menjadi lebih dewasa lagi. Mencari pertemuan - pertemuan baru, selepas perpisahan - perpisahan lalu. Dan saatnya lakukan apa yang benar - benar aku suka dan menjadi impianku. Masa depan mungkin akan berjalan begitu panjang. Tidak ada yang tahu. Tetapi tetaplah berusaha dan berdoa selalu.
I think, this is very random -,-
Mungkin teman - temanku banyak yang sudah berubah. Tetapi apakah aku juga harus berubah? Berubahlah menjadi lebih baik lagi. Menjadi lebih dewasa lagi. Mencari pertemuan - pertemuan baru, selepas perpisahan - perpisahan lalu. Dan saatnya lakukan apa yang benar - benar aku suka dan menjadi impianku. Masa depan mungkin akan berjalan begitu panjang. Tidak ada yang tahu. Tetapi tetaplah berusaha dan berdoa selalu.
I think, this is very random -,-
Sabtu, 24 Agustus 2013
Sastra Air
menulis itu seperti jalannya air di sebuah sungai
biarkan terus mengalir deras
tetapi tetap terkendalikan
jangan biarkan air berakhir di sebuah kubangan
karena yang terpikirkan akan selalu sama
tanpa pernah mengalir, hanya terus menguap,
dan tidak melihat hal - hal yang terus berubah
cerita itu bagaikan lautan luas
terkadang tenang, dengan selingan ombak
tapi ada saatnya badai mulai menerjang
dan pada akhirnya akan mereda dan membawa kelegaan
puisi itu bagaikan air dalam hamparan danau luas
di permukaannya terlihat dangkal
tetapi bermakna dalam dan mengena
mengajak pikiran berkelana
mengarungi segala penjuru jiwa
biarkan terus mengalir deras
tetapi tetap terkendalikan
jangan biarkan air berakhir di sebuah kubangan
karena yang terpikirkan akan selalu sama
tanpa pernah mengalir, hanya terus menguap,
dan tidak melihat hal - hal yang terus berubah
cerita itu bagaikan lautan luas
terkadang tenang, dengan selingan ombak
tapi ada saatnya badai mulai menerjang
dan pada akhirnya akan mereda dan membawa kelegaan
puisi itu bagaikan air dalam hamparan danau luas
di permukaannya terlihat dangkal
tetapi bermakna dalam dan mengena
mengajak pikiran berkelana
mengarungi segala penjuru jiwa
Jumat, 16 Agustus 2013
Sepotong Masa Lalu
anak laki - laki itu mengingatkanku pada seseorang. kira - kira usianya masih 7 tahun. wajahnya bulat, pipinya lucu ingin kucubit. dia banyak bicara sekarang. amat mengemaskan. jika dia sekarang sudah berumur 7 tahun, berarti kamu juga telah pergi selama 7 tahun. iya, dia adikmu. adikmu yang paling kecil yang sekarang baru saja masuk kelas 1 SD.ketika dia baru saja lahir, atau masih dikandungan ibumu, maaf aku tak ingat dengan jelas, kamu juga menghilang karena kecelakaan itu.
ingatanku ini begitu tak sempurna. aku juga manusia yang mudah lupa. aku hampir lupa raut wajahmu. aku hanya ingat alismu yang aneh, sedikit berlubang ditengahnya. aku mencari - cari foto, tetapi tak pernah kutemukan. jadi aku biarkan saja apa yang aku ingat tetap kuingat, yang aku lupa biarlah menghilang. walaupun kamu orang yang paling tak mengerti perasaanku, tetapi kamu juga yang paling mengerti diriku. aneh yaa??
banyak kenangan yang selalu kuingat hingga kini. kamu menemaniku menguburkan hamsterku yang kupelihara 1 tahun. lalu kita menaruh batu di sekelilingnya, menanami bunga di atasya, menancapkan kayu diatasnya, lalu kita berdoa. kita terlalu kecil untuk tahu bahwa itu konyol dan kekanak - kanakan. dulu kita sama - sama suka bulutangkis bukan. sore itu cerah. angin berhembus walaupun tak terlalu kencang. kamu merentangkan tanganmu, memajamkan mata,merasakan deru angin di udara. katamu kita masih bisa bermain bulutangkis. aku malu saat itu karena kamu bilang lihat koknya, jangan lihat orangnya saat bermain karena aku sering memukul angin. kamu menyindirku yaa??
aku tahu kamu tak suka aku seperti aku menyukaimu. tapi tetap saja, aku menyukaimu.
walaupun begitu terima kasih sudah percaya padaku, terima kasih pernah jadi temanku, terima kasih karena kau seperti adik laki - laki bagiku :) Terima kasih
ingatanku ini begitu tak sempurna. aku juga manusia yang mudah lupa. aku hampir lupa raut wajahmu. aku hanya ingat alismu yang aneh, sedikit berlubang ditengahnya. aku mencari - cari foto, tetapi tak pernah kutemukan. jadi aku biarkan saja apa yang aku ingat tetap kuingat, yang aku lupa biarlah menghilang. walaupun kamu orang yang paling tak mengerti perasaanku, tetapi kamu juga yang paling mengerti diriku. aneh yaa??
banyak kenangan yang selalu kuingat hingga kini. kamu menemaniku menguburkan hamsterku yang kupelihara 1 tahun. lalu kita menaruh batu di sekelilingnya, menanami bunga di atasya, menancapkan kayu diatasnya, lalu kita berdoa. kita terlalu kecil untuk tahu bahwa itu konyol dan kekanak - kanakan. dulu kita sama - sama suka bulutangkis bukan. sore itu cerah. angin berhembus walaupun tak terlalu kencang. kamu merentangkan tanganmu, memajamkan mata,merasakan deru angin di udara. katamu kita masih bisa bermain bulutangkis. aku malu saat itu karena kamu bilang lihat koknya, jangan lihat orangnya saat bermain karena aku sering memukul angin. kamu menyindirku yaa??
aku tahu kamu tak suka aku seperti aku menyukaimu. tapi tetap saja, aku menyukaimu.
walaupun begitu terima kasih sudah percaya padaku, terima kasih pernah jadi temanku, terima kasih karena kau seperti adik laki - laki bagiku :) Terima kasih
Jumat, 02 Agustus 2013
Agustus Wish
sekarang sudah bulan agustus. Ada satu pohon tabeboya yang
sudah mulai berbunga. Hanya pohon itu seorang, sedangkan pohon yang lain di
sepanjang jalan masih berdaun lebat. Dia bersinar sendirian, kuning cemerlang. Sebentar
lagi bulan ramadhan akan usai. Tetapi rasanya belum cukup bagiku memperbaiki
diri. belum maksimal diriku memanfaat momen bulan ramadhan ini. Aku hanya
berharap selepas bulan yang suci ini, diriku akan menjadi manusia yang lebih
baik.
Satu impianku rupanya gagal aku raih. Dulu aku sangat
berharap, tetapi sekarang aku harus bisa menerima. Hidup ini bukan hanya soal
menentukan pilihan, tetapi juga menerima yang ada. Tak ada lagi kekecewaan. Mungkin
saja ini bukan saatnya. Mungkin saja yang aku terima saat ini adalah yang
terbaik untuk masa depan. Aku hanya berharap sebuah kelancaran untuk terus
mencapai apa yang menjadi tujuanku. Bermanfaat bagi kedua orang tuaku,
keluargaku, dan masyarakat di sekitarku. Dan tidak ada yang buruk dengan apa
yang aku terima saat ini. Aku menyukainya.
Walaupun satu impianku tak bisa kuraih, masih ada impian
yang masih bisa aku perjuangkan saat ini. Masih ada. Impianku yang paling
besar. Impian yang sangat ingin aku capai. Semoga saja kali ini aku bisa.
Rabu, 24 Juli 2013
Akhir, Mati
ketika aku sibuk, pada akhirnya aku akan mati dalam kesibukan
ketika aku tak melakukan apa - apa, aku juga akan mati saat aku diam, tak melakukan apa - apa
saat ini aku telah mati bosan
bosan dengan segala macam rutinitas
bingung akan melakukan apa
berpikir terus berpikir
apa yang harus aku lakukan
sebenarnya ada yang harus aku lakukan
tetapi malas selalu saja betah bergelayutan manja
sebenarnya aku ingin menuliskan segalanya
tetapi seakan - akan tinta ini sudah diambang sekarat
habis.... akan penghabisan
tetes terakhir tak kunjung tersisa
walaupun demikian pada akhirnya akan sama saja
akan mati
maaf author sedang bosan dan stress -,-'
ketika aku tak melakukan apa - apa, aku juga akan mati saat aku diam, tak melakukan apa - apa
saat ini aku telah mati bosan
bosan dengan segala macam rutinitas
bingung akan melakukan apa
berpikir terus berpikir
apa yang harus aku lakukan
sebenarnya ada yang harus aku lakukan
tetapi malas selalu saja betah bergelayutan manja
sebenarnya aku ingin menuliskan segalanya
tetapi seakan - akan tinta ini sudah diambang sekarat
habis.... akan penghabisan
tetes terakhir tak kunjung tersisa
walaupun demikian pada akhirnya akan sama saja
akan mati
maaf author sedang bosan dan stress -,-'
Senin, 08 Juli 2013
Mimpi, Dunia Ilusi
Ketika malam memelukku dengan selimutnya yang dingin. Mataku
mulai terserang kantuk tak terampuni . Dan akupun mulai memejamkan mata. Kegelapan
menggantikan terangnya dunia. Aku terus memejamkan mata. Memaksa mataku untuk
segera tertidur. Tetapi entah mengapa aku tak pernah sadar kapan aku mulai
tertidur. Aku tak pernah tahu bagaimana aku bisa jatuh tertidur. Yang aku tahu
aku hanya tertelan ke dalam dunia mimpiku, yang terkadang menjadi dunia yang
kuidam – idamkan atau bahkan menjadi sebuah bencana. Aku terlempar ketengah –
tengah konflik yang tak pernah aku pahami. Semuanya berputar – putar di
sekelilingku. Orang – orang yang kukenal maupun yang tak pernah kulihat
sebelumnya. Aku tak pernah tahu apa penyebab semua kegaduhan ini. Aku hanya
terus saja mengikuti alur cerita seakan – akan aku tahu segalanya. Di sini aku
tak bisa mengendalikan diri. Ketika aku terus berlari mengikuti apa yag sedang
terjadi, tiba – tiba semuanya berubah. Konflik berganti lagi. aku melompat –
lompat terus, menjadi tokoh dalam setiap cerita hanya dalam hitungan jam. Tak pernah
ada penyelesaian dalam dunia itu.
Konflik hanya dibiarkan menjadi konflik. Tanpa pernah ada awal dan akhir. Selalu
berakhir dengan kembalinya aku ke dalam kenyataan. Lalu di manakah dunia yang
semalam aku arungi? Terkadang aku ingin tahu kelanjutan kehidupan itu, atau
tepatnya ilusi diriku di dunia itu. Tetapi aku tak pernah lagi sanggup
menemukannya walaupun aku berulang kali memejamkan mata dan jatuh ke dalam
ketidak sadaran.
Kamis, 27 Juni 2013
A Memories Story
Ini kisah tentang
masa – masa yang takkan terlupakan.
Ketika harmonisasi nada tinggi dan rendah
saling bersahutan.
Kisah kita yang
dipersatukan oleh kekuatan sejarah, diantara bermilyar – milyar jiwa yang
menjalani kehidupan.
Berawal dari sebuah perkenalan manis yang membekas di hati.
Di tempat kita berpijak ini.
Ketika matahari
panas membara, kita menjadi hembusan angin menyejukkan.
Ketika dingin
menggigit – gigit, kita berpelukan saling menghangatkan.
Kita selalu bersatu dalam kesetaraan.
Disetiap sudut
bibirmu ada sebuah senyum yang beku oleh kenangan.
Setiap genggaman tanganmu,
menjadi penguat dalam setiap goncangan.
Kita saling menghapus air mata.
Menyatukan janji untuk menjadi lebih tegar.
Kita saling menertawakan.
Meninggalkan
sementara segala masalah tetap di belakang.
Langkah kaki kita
tak pernah putus.
Terus berjalan lurus kedepan. Lewati jalan – jalan terjal
naik turun.
Memilih di setiap persimpangan hidup.
Walau terkadang kita bingung,
tetapi takkan ada yang bisa menghentikan kita.
Kita adalah kumpulan harapan dan
mimpi nyata, yang berani walaupun itu tinggi.
Terus berusaha,
walaupun itu sulit.
Dengan menguntai doa untuk selalu mengiringi.
Hingga jalan kita
akan sampai sebuah pemberhentian, bukan berarti akhir dari sebuah cerita.
Kita mungkin
takkan lagi bisa mengulang yang pernah terjadi.
Tetapi masih ada memori yang
bisa diputar kembali, sebagai film lama yang abadi.
Permulaan
kehidupan baru saja dimulai, kawan.
Teruskan
melangkah, jalan kita masihlah panjang.
Walaupun kita
takkan lagi bersama. Disuatu titik, kita
kan dipertemukan kembali.
Menceritakan kisah
masing – masing.
untuk teman - teman yang telah menghabiskan 3 tahun bersama, especially @kucingpukpuk. you're my fabulous class.
suatu hari nanti, jika aku lihat foto - foto kita, aku pasti ingat kegokilan kalian,rek :D
also, for my little family @skismansa. aku gak pernah nyesel gabung sama kalian.bisa ketemu orang - orang unik nan ajaib. hihi dan kalian adalah sekelompok orang - orang hebat yang aku kagumi. always miss you all :')
Rabu, 26 Juni 2013
Bulan Terus Menyaksikan Hidupku
Bulan ikut menyaksikan pertunjukan hidupku
Betapa aku berusaha keras,
Menggapai impianku yang terus melambung
Membendung segala yang datang dan pergi
Bertubi – tubi
Hingga menangkis serangan tajam
Dan tak pernah terduga
Aku tak peduli meski napasku
Tinggal satu – satu
Aku hanya diam
Berusaha dengan terus bersabar
Hingga saatnya nanti
Aku ikut melambung bersama impianku
Berhasil membendung yang datang dan pergi
Dan membalas serangan dengan yang lebih tajam
Karena aku bukanlah
pecundang
Aku adalah pemenang untuk diriku sendiri
Bulan masih saja menyaksikan pertunjukan hidupku
Meski pagi telah bergulir bersamaku
Minggu, 23 Juni 2013
Benang
seluruh kehidupan ini, jika kau rangkum seluruhnya
aku pikir itu akan menjadi rumit
ibarat benang kusut dengan banyak ujung
jika kau ambil semua ujungnya, akan semakin rumit
satu sel saja yang tak kasat mata, miliki kehidupan
banyak jiwa banyak sudut pandang
ambillah satu ujung benang saja
lalu telusuri sepanjang benang
hingga kau temukan ujung benang yang lainnya
itu akan lebih sederhana
jadilah diri sendiri
yakinilah satu jalan yang pasti
dan peganglah erat benang yang kau tarik
aku pikir itu akan menjadi rumit
ibarat benang kusut dengan banyak ujung
jika kau ambil semua ujungnya, akan semakin rumit
satu sel saja yang tak kasat mata, miliki kehidupan
banyak jiwa banyak sudut pandang
ambillah satu ujung benang saja
lalu telusuri sepanjang benang
hingga kau temukan ujung benang yang lainnya
itu akan lebih sederhana
jadilah diri sendiri
yakinilah satu jalan yang pasti
dan peganglah erat benang yang kau tarik
Jumat, 21 Juni 2013
I wish
jangan pernah meremehkan mimpi
walaupun itu terlalu tinggi
suatu hari nanti mungkin kau akan temukan jalan untuk meraihnya
tidak ada yang tahu apa yang akan terjadi esok dan seterusnya
jangan pernah meremehkan harapan
walapun terbisik amat lirih di dalam hati
harapan itu membuatmu terus hidup
sekalipun kau putus asa
kau takkan pernah berhenti berharap
sebelum kau ada di liang lahat
kau akan terus berharap
Allah itu Maha Mendengar
walaupun doamu kau ucapkan lirih dalam hati
Allah mendengarnya
ketika kau tak yakin doa itu akan terkabulkan
Allah akan mengabulkannya di waktu yang tepat
lebih daripada yang kau minta
walaupun itu terlalu tinggi
suatu hari nanti mungkin kau akan temukan jalan untuk meraihnya
tidak ada yang tahu apa yang akan terjadi esok dan seterusnya
jangan pernah meremehkan harapan
walapun terbisik amat lirih di dalam hati
harapan itu membuatmu terus hidup
sekalipun kau putus asa
kau takkan pernah berhenti berharap
sebelum kau ada di liang lahat
kau akan terus berharap
Allah itu Maha Mendengar
walaupun doamu kau ucapkan lirih dalam hati
Allah mendengarnya
ketika kau tak yakin doa itu akan terkabulkan
Allah akan mengabulkannya di waktu yang tepat
lebih daripada yang kau minta
Syair Imam Syafi'i #1
Biarkan hari terus berlari
Tetaplah jadi manusia mulia, apa pun yang terjadi
Janganlah galau dengan tiap kejadian sehari - hari
Karena tak ada yang abadi, semua kan datang dan pergi
Jadilah pemberani melawan rasa takutmu sendiri
Karena lapang dan tulus adalah dirimu sejati
Janganlah pandang hina musuhmu
Karena jika ia menghinamu, itu ujian tersendiri bagimu
Takkah abadi segala suka serta lara
Takkan kekal segala sengsara serta sejahtera
Merantaulah.Gapailah setinggi - tingginya impianmu
Bepergianlah. Maka ada lima keutamaan untukmu
Melipur duka dan memulai penghidupan baru
Memperkaya budi, pergaulan yang terpuji
serta meluaskan ilmu
Syair Imam Syafi'i dari novel Rantau 1 Muara by A.Fuadi
Jumat, 17 Mei 2013
Absurd
Terkadang, malah sering, tulisan saya menjadi absurd, aneh, tidak jelas. Seakan kata - kata yang ada dalam pikiran begitu sulit di jelaskan. Terkadang pikiran menuliskannya dengan begitu menakjubkan. Tetapi ketika aku mengeluarkannya kesan yang ada selalu berbeda
Waktu
apakah sebenarnya waktu ?
slih bergantinya siang dan malam
tenggelamnya matahari dan mulai tampaknya bulan
perputaran jarum jam pada angka 1 sampai 12, dua putaran
atau apa yang tepat ?
kami saling berkejaran
menembus hari ini, esok, lusa, dan terus ke masa depan
terus berputar, mengatur jalannya sejarah
dia berjalan semakin cepat
dan aku semakin kehabisan usia
slih bergantinya siang dan malam
tenggelamnya matahari dan mulai tampaknya bulan
perputaran jarum jam pada angka 1 sampai 12, dua putaran
atau apa yang tepat ?
kami saling berkejaran
menembus hari ini, esok, lusa, dan terus ke masa depan
terus berputar, mengatur jalannya sejarah
dia berjalan semakin cepat
dan aku semakin kehabisan usia
Kamis, 02 Mei 2013
Inspirasi
Itu hanyalah sekawanan rumput yang bergoyang
Atau sebaris panjang semut merah
Kadangkala pula hanya bentukan awan yang berjala
Mataku menangkapnya, dan secepat kilat
Gelombangnya menjalar hingga ke pikiran
Mungkin itu hanyalah desah angin yang tak sengaja lewat
Membawa beberapa obrolan
Telingaku menangkapnya, dan seketika ingin terus
mendengarnya
Mungkin itu hanyalah aroma tanah
ataukah aroma udara selepas hujan
Juga aroma khas lautan luas
Aroma apapun itu
yang mampir sejenak dalam penciuman
Aku juga bisa menangkapnya,
Ingin terus mengingat aromanya
Dalam bentuk yang berbeda
Mungkin itu hanyalah hal – hal wajar
Tetapi membuat ketertarikan,
Terus terpikirkan,
Hingga mengundang imaji nyata
dan itulah secercah yang kucari
Jika aku lebih membuka mata
Menyiapkan telinga, menajamkan penciuman
dan melapangkan hati
Telah begitu dekat
Itu yang kusebut – sebut. Inspirasi
Sabtu, 27 April 2013
Putri Tidur
Latar belakangnya adalah
Langit biru yang terbentang luas di sebelah barat
Dia tertidur di tanah menyedekapkan tangan
Dengan kaki tertanam abadi di tanah
Walaupun langit kan mengelap
Hujan turun, serta badai mengamuk
Dia kan tetap berbaring disana
Walaupun bumi bergoncang hebat
Merobohkan segala yang ada
Dia kan tetap diam, tak bergerak
Walapun air bah menyapu daratan
Dia akan tetap tinggal
Dia tak punya mata untuk melihat
Dia tak punya hidung sebagai penciumannya
Dia tak punya mulut untuk membicarakan segalanya
Dia hanya punya raga dalam siluet nyatanya
Dan aku juga tak yakin, apakah alam memberikan sebagian
jiwanya ?
Putri akan terus tertidur
Akan terus seperti itu
Jika ia terbangun
Aku tak tahu apa artinya itu
Mungkin kemudian aku yang ganti tertidur
Sabtu, 20 April 2013
Setiap Perjalan telah Miliki Peta
Jika kita berbicara tentang hidup memang tak pernah ada
habisnya. Dari sisi manapun kehidupan itu sungguh mengandung banyak misteri. Manusia
memiliki makna sendiri – sendiri tentang hidup ini. Pikiran, perasaan, dan
panca indra kita diciptakan berbeda dan menangkap gelombang – gelombang yang memang
berbada satu sama lain. Tetapi semestinya ada yang membuat kehidupan ini sama. Mana
yang benar dan salah. Mana yang harus dilakukan dan tak layak dilakukan. Semuanya
semestinya miliki persepsi yang sama. Dan untuk persoalan pilihan hidup, setiap
orang memang berhak memilih jalan hidupnya masing – masing, tetapi ada jalan
hidup yang semestinya dipilih karena kita hidup untuk memilih itu. Jalan hidup
yang penuh cahaya.
Kebebasan berpikir, kebebasan memilih, tetapi seakan – akan kita
lupa ada hal yang membatasinya. Hingga terkadang kebebasan memilih itu
menghilangkan sisi kemanusiaannya. Dan apakah itu benar untuk dilakukan?
Kebenaran menjadi relatif untuk masing – masing orang. Padahal
kebenaran itu jelas – jelas terlihat yang mana. Tetapi kebebasan berpikir kita,
tanpa miliki landasan membuat kita tersesat dan tanpa arah. Kita menganggap
kesalahan itu pilihan hidup kita dan mengatakan ini adalah hidup kita. Jangan
ikut campur dan urus saja hidupmu sendiri!. Itu bebarapa kata yang saya dengar dari beberapa orang. Dan menurut
saya, ini menunjuk kepada kehidupan manusia yang individualis untuk mencapai
tujuan mereka masing – masing. Memang ada saatnya kita menjadi makhluk sosial
dan makhluk individu. Tetapi apakah ini memang pada tempatnya ?
Kita menuntut banyak keadilan. Tetapi kita tak pernah sadar apakah
kelakuan kita sudah mencerminkan sebuah keadilan untuk orang lain. Apakah yang
kita lakukan sesuai dengan kewajiban kita ? dan tidak mengambil hak orang lain
? kita cenderung memikirkan hak – hak yang semestinya kita dapat. Tetapi terkadang
mengabaikan kewajiban yang semestinya harus dilakukan. Keadilan, kejujuran,
saling mengargai sesama, mengingatkan dalam kebajikan, masihkah kita sering
melihatnya dalam kehidupan ini ?
^^
Baru saja saya membaca buku dari Muhammad Husain Haekal dan
lebih menyadarkan saya akan satu hal. Kita semua pasti mengaku beragama,
mengaku beriman, percaya kepada Allah, malaikat, kitabNya, Nabinya, hari akhir
dan takdir. Dan agama itu sendiri mengajarkan kita untuk hidup dan apa yang
harus kita lakukan. KitabNya memuat segala yang harus dilakukan dan mana yang
tidak semestinya kita lakukan. Dan disini pikiran kita dituntut untuk berpikir
lebih dalam, merenunginya bersama, tanpa keluar dari dasar – dasar dan petunjuk
yang telah diberikan oleh Sang Pencipta. Dan masih ada Nabi Besar Muhammad SAW
yang menjadi teladan sempurna untuk manusia. Itulah petunjuk hidup kita sebagai
manusia yang beragama. Tetapi sebagian orang masih sering melupakan bahwa
mereka beragama dan telah mengikrarkan keimanannya. Mereka membuat aturan
sendiri, kebenaran sendiri, tannpa mau tahu dan menutup pikiran akan sekeliling
ala mini, yang memberikan begitu banyak petunjuk untuk kita resapi.
maaf jika bahasa saya berbelit belit, ada kata - kata yang salah, membingungkan, dan menyinggung pembaca. saya masih belajar ^^
Senin, 08 April 2013
H-6, Keep Fighting!!
H-6 menuju waktu yang telah lama dinanti, tetapi juga terasa
terlalu cepat untuk menghampiri. Apakah aku dan kamu sudah siap menghadapi? Apakah
sudah cukup bekal yang telah aku dan kamu kemas? Hingga sedemikian rupa
penuhnya dalam otak kita. Mungkin terkadang kita telah merasa jenuh dan penuh
akan semua kata, kalimat, rumus, dan segala macamnya yang akan kita hadapi
nanti. Tetapi kawan, waktu ini tinggal sedikit lagi. Hanya tinggal menghitung
mundur hari, bahkan jam. Bukan lagi minggu, apalagi bulan. Bahkan itu sudah sangat dekat untuk dibayangkan.
Tidak ada kata terlambat untuk sadar. Jika aku dan kamu pada
detik ini baru sadar apa yang semestinya dilakukan. Lakukan sekarang. Jika
diantara kita, berada diantara orang –
orang yang meremehkan usaha kita, menganggap kecil usaha kita. Jangan bersedih.
Jangan patah semangat. Jangan hiraukan. Ini hidup kita, bukan hidup mereka,
apalagi urusan mereka. Jika ada mereka yang putus berusaha sebelum mencobanya,
mereka adalah orang – orang yang mengakui kekalahan sebelum berperang. Tanpa mereka
sadari mereka telah membuat kekalahan itu untuk mereka sendiri. Dan kita masih
berjuang, tidak untuk memperoleh kemenangan, tetapi untuk mempertahankannya, karena
sebenarnya kemenangan itu telah kita raih disetiap perjalanan.
Kawan, tetaplah berusaha. H-6. Berusahalah dengan usaha yang
semestinya kalian lakukan. Bukan dengan jalan yang lainnya. Pasti kalian tahu bukan
hati kita berbicara apa? Pasti diri kalian tahu apa yang harus kalian lakukan. Tetapi
itu kembali lagi. Maukah aku dan kamu melakukannya? Pilihan kita hanyalah,
menyesal atau bersyukur kemudian. Dan aku berharap rasa syukur akan selalu
menyelimuti kita. Keep Fighting!!
Langganan:
Postingan (Atom)
Tampilkan postingan dengan label Just Write. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Just Write. Tampilkan semua postingan
Sabtu, 09 November 2013
Tentang.....
Kisah cinta tak selamanya indah
Terkadang ada yang berakhir menyedihkan
Tetapi bukan berarti harus berakhir dengan tangisan
penyesalan dan terlupakan
Biarlah menjadi kenangan yang memberimu pelajaran
Menjadikan dirimu lebih kuat
dan siap menghadapi segala badai cobaan
Lupakan tentang cinta bertepuk sebelah tangan
bagaimanapun cinta, tetaplah sebuah perasaan istimewa
membuatmu tersenyum senang dengan hal - hal kecil yang biasa
tertikam rasa sakit hati tak beralasan
dirundung rindu setiap malam
lelehkan air mata dalam keheningan
Jika kau ingat itu
tersenyumlah.... belajarlah...
ambillah hikmah
tatap setiap waktumu untuk cinta yang lebih berharga
dan tetaplah diam
hingga waktunya tiba untuk cintamu yang lebih indah
Terkadang ada yang berakhir menyedihkan
Tetapi bukan berarti harus berakhir dengan tangisan
penyesalan dan terlupakan
Biarlah menjadi kenangan yang memberimu pelajaran
Menjadikan dirimu lebih kuat
dan siap menghadapi segala badai cobaan
Lupakan tentang cinta bertepuk sebelah tangan
bagaimanapun cinta, tetaplah sebuah perasaan istimewa
membuatmu tersenyum senang dengan hal - hal kecil yang biasa
tertikam rasa sakit hati tak beralasan
dirundung rindu setiap malam
lelehkan air mata dalam keheningan
Jika kau ingat itu
tersenyumlah.... belajarlah...
ambillah hikmah
tatap setiap waktumu untuk cinta yang lebih berharga
dan tetaplah diam
hingga waktunya tiba untuk cintamu yang lebih indah
Different
aku rindu masa - masa kesibukan tak pernah memangkas waktu
ketika aku dengan leluasa memandangi langit kapan saja
memikirkan apa saja yang aku inginkan
memutar ingatan - ingatan tentang kamu, dia dan semua orang yang aku sayang
dan menuliskannya, karena aku hanya bisa merekamnya dengan itu
masa - masa kuliah sungguh berbeda dengan masa putih abu - abu yang lalu
sekarang, penuh kesibukan
penuh perang mental
penuh perang pikiran
dunia yang semakin kau masuki, akan semakin rumit saja
pastinya, hari - hari penuh laporan -,-'
padahal,dulu hari - hariku penuh dengan lamunan
penuh dengan khayalan
penuh dengan langit - langit pagi, siang, maupun petang
dulu aku sering berjalan kaki, melewati sawah yang hijau
memandangi awan - awan bagai penghibur
mengabadikannya sesekali dengan kamera ponsel yang tak terlalu apik
dan dengan senang memandanginya setiap hari
aku masih bisa merasakan hembusan angin dengan riang
sekarang, rasanya bukan lagi dunia aku bisa berleha - leha
pikiran dewasa, tindakan dewasa
kalau dulu mimpi hanya aku bayangkan
sekarang aku menuliskannya
kalau dulu hanya berangan - angan
sekarang aku melakukan tindakannya
kalau dulu tujuanku masih tak jelas
sekarang aku memakunya dengan kuat
sekarang tanpa tujuan pasti
aku takkan pernah bisa meraih apa- apa
karena dunia ini sungguh kejam
banyak lubang tak terlihat di sepanjang jalan
jika tak berjalan sesuai tujuan
hati - hati terjerumus dalam lubang
tertusuk oleh paku
ketika aku dengan leluasa memandangi langit kapan saja
memikirkan apa saja yang aku inginkan
memutar ingatan - ingatan tentang kamu, dia dan semua orang yang aku sayang
dan menuliskannya, karena aku hanya bisa merekamnya dengan itu
masa - masa kuliah sungguh berbeda dengan masa putih abu - abu yang lalu
sekarang, penuh kesibukan
penuh perang mental
penuh perang pikiran
dunia yang semakin kau masuki, akan semakin rumit saja
pastinya, hari - hari penuh laporan -,-'
padahal,dulu hari - hariku penuh dengan lamunan
penuh dengan khayalan
penuh dengan langit - langit pagi, siang, maupun petang
dulu aku sering berjalan kaki, melewati sawah yang hijau
memandangi awan - awan bagai penghibur
mengabadikannya sesekali dengan kamera ponsel yang tak terlalu apik
dan dengan senang memandanginya setiap hari
aku masih bisa merasakan hembusan angin dengan riang
sekarang, rasanya bukan lagi dunia aku bisa berleha - leha
pikiran dewasa, tindakan dewasa
kalau dulu mimpi hanya aku bayangkan
sekarang aku menuliskannya
kalau dulu hanya berangan - angan
sekarang aku melakukan tindakannya
kalau dulu tujuanku masih tak jelas
sekarang aku memakunya dengan kuat
sekarang tanpa tujuan pasti
aku takkan pernah bisa meraih apa- apa
karena dunia ini sungguh kejam
banyak lubang tak terlihat di sepanjang jalan
jika tak berjalan sesuai tujuan
hati - hati terjerumus dalam lubang
tertusuk oleh paku
Selasa, 10 September 2013
Dilema Mahasiswa Baru
Akhirnya ospek telah selesai dilalui. Seperti biasa, acara
diisi dengan upacara pembukaan, pengenalan kehidupan kampus, struktur
organisasi, organisasi kemahasisiwaa, aturan – aturan, dan lain – lain. tetapi
tidak ketinggalan pula selalu ada bagian senior yang akan menjadi semacam
polisi yang katanya akan menjaga kedisiplinan para mahasiswa baru. Polisi –
polisi ini berteriak – teriak, marah – marah, dan memberikan tekanan mental
walaupun tidak ada fisik. Mungkin bagi saya ini hal biasa. Tinggal masuk
telinga kanan, keluar telinga kiri. Jika ada yang memang bermanfaat masukkan ke
dalam hati.
Alasan dari sebuah ospek dari kacamata para mahasiswa lama,
mungkin untuk membentuk karakter maba, kedisiplinan, dan agar mahasiswa tidak
berbuat macam – macam. Tetapi secara langsung pula ini menunjukkan sebuah
senioritas dan ajang balas dendam. Selain
itu banyak hal – hal yang semestinya tidak perlu dan ada aturan – aturan yang
aneh dan tidak masuk akal. Di universitas saya yang begitulah adanya, ada adu
jargon dengan fakultas lain. tujuannya untuk apa? menurut saya ini hanya semata
– mata menunjukkan sebuah arogansi masing – masing fakultas. Ada daerah
teritori. Ini apa lagi? bukannya dengan begitu banyak fakultas dan jurusan di
universitas saya, kami tetap di bawah satu langit universitas. Ada lagi yang
tidak saya pahami. Ada area steril mahasiswa baru. ini untuk apa? pembeda
antara maba dan mala? Terserah lah.
Sejujurnya saya sedikit kaget dengan kehidupan kampus yang
seperti itu. sampai ada ketegangan antar panitia lain fakultas, dan konflik –
konflik yang terjadi yang saya dengar baru – baru ini. Entah itu sungguhan atau
hanya membuat sensasi untuk kami, mahasiswa baru. Yang jelas saya ingin segera
melewati masa – masa saya menjadi mahasiswa baru dan menjadi mahasiswa yang
bermanfaat.
Senin, 02 September 2013
Random
Tidak banyak yang bisa aku ceritakan selain liburan yang membosankan. Dipenuhi dengan tugas - tugas ospek yang terkadang mulai memuakkan. Disaat semua teman - teman sudah bilang mabuk karena kuliah, aku mabuk karena liburan. Pekerjaanku tiap hari bersih - bersih rumah lalu keluar. Bukan untuk jalan - jalan, atau makan - makan, apalagi nonton bioskop (ada satu film dink. Percy Jackson :p) tetapi kumpul - kumpul bersama teman - teman sejurusan. Kadang - kadang di kampusku yang radak gak jelas, sampai di alun - alun kota malang kayak kawanan lagi piknik tanpa alas.
Mungkin teman - temanku banyak yang sudah berubah. Tetapi apakah aku juga harus berubah? Berubahlah menjadi lebih baik lagi. Menjadi lebih dewasa lagi. Mencari pertemuan - pertemuan baru, selepas perpisahan - perpisahan lalu. Dan saatnya lakukan apa yang benar - benar aku suka dan menjadi impianku. Masa depan mungkin akan berjalan begitu panjang. Tidak ada yang tahu. Tetapi tetaplah berusaha dan berdoa selalu.
I think, this is very random -,-
Mungkin teman - temanku banyak yang sudah berubah. Tetapi apakah aku juga harus berubah? Berubahlah menjadi lebih baik lagi. Menjadi lebih dewasa lagi. Mencari pertemuan - pertemuan baru, selepas perpisahan - perpisahan lalu. Dan saatnya lakukan apa yang benar - benar aku suka dan menjadi impianku. Masa depan mungkin akan berjalan begitu panjang. Tidak ada yang tahu. Tetapi tetaplah berusaha dan berdoa selalu.
I think, this is very random -,-
Sabtu, 24 Agustus 2013
Sastra Air
menulis itu seperti jalannya air di sebuah sungai
biarkan terus mengalir deras
tetapi tetap terkendalikan
jangan biarkan air berakhir di sebuah kubangan
karena yang terpikirkan akan selalu sama
tanpa pernah mengalir, hanya terus menguap,
dan tidak melihat hal - hal yang terus berubah
cerita itu bagaikan lautan luas
terkadang tenang, dengan selingan ombak
tapi ada saatnya badai mulai menerjang
dan pada akhirnya akan mereda dan membawa kelegaan
puisi itu bagaikan air dalam hamparan danau luas
di permukaannya terlihat dangkal
tetapi bermakna dalam dan mengena
mengajak pikiran berkelana
mengarungi segala penjuru jiwa
biarkan terus mengalir deras
tetapi tetap terkendalikan
jangan biarkan air berakhir di sebuah kubangan
karena yang terpikirkan akan selalu sama
tanpa pernah mengalir, hanya terus menguap,
dan tidak melihat hal - hal yang terus berubah
cerita itu bagaikan lautan luas
terkadang tenang, dengan selingan ombak
tapi ada saatnya badai mulai menerjang
dan pada akhirnya akan mereda dan membawa kelegaan
puisi itu bagaikan air dalam hamparan danau luas
di permukaannya terlihat dangkal
tetapi bermakna dalam dan mengena
mengajak pikiran berkelana
mengarungi segala penjuru jiwa
Jumat, 16 Agustus 2013
Sepotong Masa Lalu
anak laki - laki itu mengingatkanku pada seseorang. kira - kira usianya masih 7 tahun. wajahnya bulat, pipinya lucu ingin kucubit. dia banyak bicara sekarang. amat mengemaskan. jika dia sekarang sudah berumur 7 tahun, berarti kamu juga telah pergi selama 7 tahun. iya, dia adikmu. adikmu yang paling kecil yang sekarang baru saja masuk kelas 1 SD.ketika dia baru saja lahir, atau masih dikandungan ibumu, maaf aku tak ingat dengan jelas, kamu juga menghilang karena kecelakaan itu.
ingatanku ini begitu tak sempurna. aku juga manusia yang mudah lupa. aku hampir lupa raut wajahmu. aku hanya ingat alismu yang aneh, sedikit berlubang ditengahnya. aku mencari - cari foto, tetapi tak pernah kutemukan. jadi aku biarkan saja apa yang aku ingat tetap kuingat, yang aku lupa biarlah menghilang. walaupun kamu orang yang paling tak mengerti perasaanku, tetapi kamu juga yang paling mengerti diriku. aneh yaa??
banyak kenangan yang selalu kuingat hingga kini. kamu menemaniku menguburkan hamsterku yang kupelihara 1 tahun. lalu kita menaruh batu di sekelilingnya, menanami bunga di atasya, menancapkan kayu diatasnya, lalu kita berdoa. kita terlalu kecil untuk tahu bahwa itu konyol dan kekanak - kanakan. dulu kita sama - sama suka bulutangkis bukan. sore itu cerah. angin berhembus walaupun tak terlalu kencang. kamu merentangkan tanganmu, memajamkan mata,merasakan deru angin di udara. katamu kita masih bisa bermain bulutangkis. aku malu saat itu karena kamu bilang lihat koknya, jangan lihat orangnya saat bermain karena aku sering memukul angin. kamu menyindirku yaa??
aku tahu kamu tak suka aku seperti aku menyukaimu. tapi tetap saja, aku menyukaimu.
walaupun begitu terima kasih sudah percaya padaku, terima kasih pernah jadi temanku, terima kasih karena kau seperti adik laki - laki bagiku :) Terima kasih
ingatanku ini begitu tak sempurna. aku juga manusia yang mudah lupa. aku hampir lupa raut wajahmu. aku hanya ingat alismu yang aneh, sedikit berlubang ditengahnya. aku mencari - cari foto, tetapi tak pernah kutemukan. jadi aku biarkan saja apa yang aku ingat tetap kuingat, yang aku lupa biarlah menghilang. walaupun kamu orang yang paling tak mengerti perasaanku, tetapi kamu juga yang paling mengerti diriku. aneh yaa??
banyak kenangan yang selalu kuingat hingga kini. kamu menemaniku menguburkan hamsterku yang kupelihara 1 tahun. lalu kita menaruh batu di sekelilingnya, menanami bunga di atasya, menancapkan kayu diatasnya, lalu kita berdoa. kita terlalu kecil untuk tahu bahwa itu konyol dan kekanak - kanakan. dulu kita sama - sama suka bulutangkis bukan. sore itu cerah. angin berhembus walaupun tak terlalu kencang. kamu merentangkan tanganmu, memajamkan mata,merasakan deru angin di udara. katamu kita masih bisa bermain bulutangkis. aku malu saat itu karena kamu bilang lihat koknya, jangan lihat orangnya saat bermain karena aku sering memukul angin. kamu menyindirku yaa??
aku tahu kamu tak suka aku seperti aku menyukaimu. tapi tetap saja, aku menyukaimu.
walaupun begitu terima kasih sudah percaya padaku, terima kasih pernah jadi temanku, terima kasih karena kau seperti adik laki - laki bagiku :) Terima kasih
Jumat, 02 Agustus 2013
Agustus Wish
sekarang sudah bulan agustus. Ada satu pohon tabeboya yang
sudah mulai berbunga. Hanya pohon itu seorang, sedangkan pohon yang lain di
sepanjang jalan masih berdaun lebat. Dia bersinar sendirian, kuning cemerlang. Sebentar
lagi bulan ramadhan akan usai. Tetapi rasanya belum cukup bagiku memperbaiki
diri. belum maksimal diriku memanfaat momen bulan ramadhan ini. Aku hanya
berharap selepas bulan yang suci ini, diriku akan menjadi manusia yang lebih
baik.
Satu impianku rupanya gagal aku raih. Dulu aku sangat
berharap, tetapi sekarang aku harus bisa menerima. Hidup ini bukan hanya soal
menentukan pilihan, tetapi juga menerima yang ada. Tak ada lagi kekecewaan. Mungkin
saja ini bukan saatnya. Mungkin saja yang aku terima saat ini adalah yang
terbaik untuk masa depan. Aku hanya berharap sebuah kelancaran untuk terus
mencapai apa yang menjadi tujuanku. Bermanfaat bagi kedua orang tuaku,
keluargaku, dan masyarakat di sekitarku. Dan tidak ada yang buruk dengan apa
yang aku terima saat ini. Aku menyukainya.
Walaupun satu impianku tak bisa kuraih, masih ada impian
yang masih bisa aku perjuangkan saat ini. Masih ada. Impianku yang paling
besar. Impian yang sangat ingin aku capai. Semoga saja kali ini aku bisa.
Rabu, 24 Juli 2013
Akhir, Mati
ketika aku sibuk, pada akhirnya aku akan mati dalam kesibukan
ketika aku tak melakukan apa - apa, aku juga akan mati saat aku diam, tak melakukan apa - apa
saat ini aku telah mati bosan
bosan dengan segala macam rutinitas
bingung akan melakukan apa
berpikir terus berpikir
apa yang harus aku lakukan
sebenarnya ada yang harus aku lakukan
tetapi malas selalu saja betah bergelayutan manja
sebenarnya aku ingin menuliskan segalanya
tetapi seakan - akan tinta ini sudah diambang sekarat
habis.... akan penghabisan
tetes terakhir tak kunjung tersisa
walaupun demikian pada akhirnya akan sama saja
akan mati
maaf author sedang bosan dan stress -,-'
ketika aku tak melakukan apa - apa, aku juga akan mati saat aku diam, tak melakukan apa - apa
saat ini aku telah mati bosan
bosan dengan segala macam rutinitas
bingung akan melakukan apa
berpikir terus berpikir
apa yang harus aku lakukan
sebenarnya ada yang harus aku lakukan
tetapi malas selalu saja betah bergelayutan manja
sebenarnya aku ingin menuliskan segalanya
tetapi seakan - akan tinta ini sudah diambang sekarat
habis.... akan penghabisan
tetes terakhir tak kunjung tersisa
walaupun demikian pada akhirnya akan sama saja
akan mati
maaf author sedang bosan dan stress -,-'
Senin, 08 Juli 2013
Mimpi, Dunia Ilusi
Ketika malam memelukku dengan selimutnya yang dingin. Mataku
mulai terserang kantuk tak terampuni . Dan akupun mulai memejamkan mata. Kegelapan
menggantikan terangnya dunia. Aku terus memejamkan mata. Memaksa mataku untuk
segera tertidur. Tetapi entah mengapa aku tak pernah sadar kapan aku mulai
tertidur. Aku tak pernah tahu bagaimana aku bisa jatuh tertidur. Yang aku tahu
aku hanya tertelan ke dalam dunia mimpiku, yang terkadang menjadi dunia yang
kuidam – idamkan atau bahkan menjadi sebuah bencana. Aku terlempar ketengah –
tengah konflik yang tak pernah aku pahami. Semuanya berputar – putar di
sekelilingku. Orang – orang yang kukenal maupun yang tak pernah kulihat
sebelumnya. Aku tak pernah tahu apa penyebab semua kegaduhan ini. Aku hanya
terus saja mengikuti alur cerita seakan – akan aku tahu segalanya. Di sini aku
tak bisa mengendalikan diri. Ketika aku terus berlari mengikuti apa yag sedang
terjadi, tiba – tiba semuanya berubah. Konflik berganti lagi. aku melompat –
lompat terus, menjadi tokoh dalam setiap cerita hanya dalam hitungan jam. Tak pernah
ada penyelesaian dalam dunia itu.
Konflik hanya dibiarkan menjadi konflik. Tanpa pernah ada awal dan akhir. Selalu
berakhir dengan kembalinya aku ke dalam kenyataan. Lalu di manakah dunia yang
semalam aku arungi? Terkadang aku ingin tahu kelanjutan kehidupan itu, atau
tepatnya ilusi diriku di dunia itu. Tetapi aku tak pernah lagi sanggup
menemukannya walaupun aku berulang kali memejamkan mata dan jatuh ke dalam
ketidak sadaran.
Kamis, 27 Juni 2013
A Memories Story
Ini kisah tentang
masa – masa yang takkan terlupakan.
Ketika harmonisasi nada tinggi dan rendah
saling bersahutan.
Kisah kita yang
dipersatukan oleh kekuatan sejarah, diantara bermilyar – milyar jiwa yang
menjalani kehidupan.
Berawal dari sebuah perkenalan manis yang membekas di hati.
Di tempat kita berpijak ini.
Ketika matahari
panas membara, kita menjadi hembusan angin menyejukkan.
Ketika dingin
menggigit – gigit, kita berpelukan saling menghangatkan.
Kita selalu bersatu dalam kesetaraan.
Disetiap sudut
bibirmu ada sebuah senyum yang beku oleh kenangan.
Setiap genggaman tanganmu,
menjadi penguat dalam setiap goncangan.
Kita saling menghapus air mata.
Menyatukan janji untuk menjadi lebih tegar.
Kita saling menertawakan.
Meninggalkan
sementara segala masalah tetap di belakang.
Langkah kaki kita
tak pernah putus.
Terus berjalan lurus kedepan. Lewati jalan – jalan terjal
naik turun.
Memilih di setiap persimpangan hidup.
Walau terkadang kita bingung,
tetapi takkan ada yang bisa menghentikan kita.
Kita adalah kumpulan harapan dan
mimpi nyata, yang berani walaupun itu tinggi.
Terus berusaha,
walaupun itu sulit.
Dengan menguntai doa untuk selalu mengiringi.
Hingga jalan kita
akan sampai sebuah pemberhentian, bukan berarti akhir dari sebuah cerita.
Kita mungkin
takkan lagi bisa mengulang yang pernah terjadi.
Tetapi masih ada memori yang
bisa diputar kembali, sebagai film lama yang abadi.
Permulaan
kehidupan baru saja dimulai, kawan.
Teruskan
melangkah, jalan kita masihlah panjang.
Walaupun kita
takkan lagi bersama. Disuatu titik, kita
kan dipertemukan kembali.
Menceritakan kisah
masing – masing.
untuk teman - teman yang telah menghabiskan 3 tahun bersama, especially @kucingpukpuk. you're my fabulous class.
suatu hari nanti, jika aku lihat foto - foto kita, aku pasti ingat kegokilan kalian,rek :D
also, for my little family @skismansa. aku gak pernah nyesel gabung sama kalian.bisa ketemu orang - orang unik nan ajaib. hihi dan kalian adalah sekelompok orang - orang hebat yang aku kagumi. always miss you all :')
Rabu, 26 Juni 2013
Bulan Terus Menyaksikan Hidupku
Bulan ikut menyaksikan pertunjukan hidupku
Betapa aku berusaha keras,
Menggapai impianku yang terus melambung
Membendung segala yang datang dan pergi
Bertubi – tubi
Hingga menangkis serangan tajam
Dan tak pernah terduga
Aku tak peduli meski napasku
Tinggal satu – satu
Aku hanya diam
Berusaha dengan terus bersabar
Hingga saatnya nanti
Aku ikut melambung bersama impianku
Berhasil membendung yang datang dan pergi
Dan membalas serangan dengan yang lebih tajam
Karena aku bukanlah
pecundang
Aku adalah pemenang untuk diriku sendiri
Bulan masih saja menyaksikan pertunjukan hidupku
Meski pagi telah bergulir bersamaku
Minggu, 23 Juni 2013
Benang
seluruh kehidupan ini, jika kau rangkum seluruhnya
aku pikir itu akan menjadi rumit
ibarat benang kusut dengan banyak ujung
jika kau ambil semua ujungnya, akan semakin rumit
satu sel saja yang tak kasat mata, miliki kehidupan
banyak jiwa banyak sudut pandang
ambillah satu ujung benang saja
lalu telusuri sepanjang benang
hingga kau temukan ujung benang yang lainnya
itu akan lebih sederhana
jadilah diri sendiri
yakinilah satu jalan yang pasti
dan peganglah erat benang yang kau tarik
aku pikir itu akan menjadi rumit
ibarat benang kusut dengan banyak ujung
jika kau ambil semua ujungnya, akan semakin rumit
satu sel saja yang tak kasat mata, miliki kehidupan
banyak jiwa banyak sudut pandang
ambillah satu ujung benang saja
lalu telusuri sepanjang benang
hingga kau temukan ujung benang yang lainnya
itu akan lebih sederhana
jadilah diri sendiri
yakinilah satu jalan yang pasti
dan peganglah erat benang yang kau tarik
Jumat, 21 Juni 2013
I wish
jangan pernah meremehkan mimpi
walaupun itu terlalu tinggi
suatu hari nanti mungkin kau akan temukan jalan untuk meraihnya
tidak ada yang tahu apa yang akan terjadi esok dan seterusnya
jangan pernah meremehkan harapan
walapun terbisik amat lirih di dalam hati
harapan itu membuatmu terus hidup
sekalipun kau putus asa
kau takkan pernah berhenti berharap
sebelum kau ada di liang lahat
kau akan terus berharap
Allah itu Maha Mendengar
walaupun doamu kau ucapkan lirih dalam hati
Allah mendengarnya
ketika kau tak yakin doa itu akan terkabulkan
Allah akan mengabulkannya di waktu yang tepat
lebih daripada yang kau minta
walaupun itu terlalu tinggi
suatu hari nanti mungkin kau akan temukan jalan untuk meraihnya
tidak ada yang tahu apa yang akan terjadi esok dan seterusnya
jangan pernah meremehkan harapan
walapun terbisik amat lirih di dalam hati
harapan itu membuatmu terus hidup
sekalipun kau putus asa
kau takkan pernah berhenti berharap
sebelum kau ada di liang lahat
kau akan terus berharap
Allah itu Maha Mendengar
walaupun doamu kau ucapkan lirih dalam hati
Allah mendengarnya
ketika kau tak yakin doa itu akan terkabulkan
Allah akan mengabulkannya di waktu yang tepat
lebih daripada yang kau minta
Syair Imam Syafi'i #1
Biarkan hari terus berlari
Tetaplah jadi manusia mulia, apa pun yang terjadi
Janganlah galau dengan tiap kejadian sehari - hari
Karena tak ada yang abadi, semua kan datang dan pergi
Jadilah pemberani melawan rasa takutmu sendiri
Karena lapang dan tulus adalah dirimu sejati
Janganlah pandang hina musuhmu
Karena jika ia menghinamu, itu ujian tersendiri bagimu
Takkah abadi segala suka serta lara
Takkan kekal segala sengsara serta sejahtera
Merantaulah.Gapailah setinggi - tingginya impianmu
Bepergianlah. Maka ada lima keutamaan untukmu
Melipur duka dan memulai penghidupan baru
Memperkaya budi, pergaulan yang terpuji
serta meluaskan ilmu
Syair Imam Syafi'i dari novel Rantau 1 Muara by A.Fuadi
Jumat, 17 Mei 2013
Absurd
Terkadang, malah sering, tulisan saya menjadi absurd, aneh, tidak jelas. Seakan kata - kata yang ada dalam pikiran begitu sulit di jelaskan. Terkadang pikiran menuliskannya dengan begitu menakjubkan. Tetapi ketika aku mengeluarkannya kesan yang ada selalu berbeda
Waktu
apakah sebenarnya waktu ?
slih bergantinya siang dan malam
tenggelamnya matahari dan mulai tampaknya bulan
perputaran jarum jam pada angka 1 sampai 12, dua putaran
atau apa yang tepat ?
kami saling berkejaran
menembus hari ini, esok, lusa, dan terus ke masa depan
terus berputar, mengatur jalannya sejarah
dia berjalan semakin cepat
dan aku semakin kehabisan usia
slih bergantinya siang dan malam
tenggelamnya matahari dan mulai tampaknya bulan
perputaran jarum jam pada angka 1 sampai 12, dua putaran
atau apa yang tepat ?
kami saling berkejaran
menembus hari ini, esok, lusa, dan terus ke masa depan
terus berputar, mengatur jalannya sejarah
dia berjalan semakin cepat
dan aku semakin kehabisan usia
Kamis, 02 Mei 2013
Inspirasi
Itu hanyalah sekawanan rumput yang bergoyang
Atau sebaris panjang semut merah
Kadangkala pula hanya bentukan awan yang berjala
Mataku menangkapnya, dan secepat kilat
Gelombangnya menjalar hingga ke pikiran
Mungkin itu hanyalah desah angin yang tak sengaja lewat
Membawa beberapa obrolan
Telingaku menangkapnya, dan seketika ingin terus
mendengarnya
Mungkin itu hanyalah aroma tanah
ataukah aroma udara selepas hujan
Juga aroma khas lautan luas
Aroma apapun itu
yang mampir sejenak dalam penciuman
Aku juga bisa menangkapnya,
Ingin terus mengingat aromanya
Dalam bentuk yang berbeda
Mungkin itu hanyalah hal – hal wajar
Tetapi membuat ketertarikan,
Terus terpikirkan,
Hingga mengundang imaji nyata
dan itulah secercah yang kucari
Jika aku lebih membuka mata
Menyiapkan telinga, menajamkan penciuman
dan melapangkan hati
Telah begitu dekat
Itu yang kusebut – sebut. Inspirasi
Sabtu, 27 April 2013
Putri Tidur
Latar belakangnya adalah
Langit biru yang terbentang luas di sebelah barat
Dia tertidur di tanah menyedekapkan tangan
Dengan kaki tertanam abadi di tanah
Walaupun langit kan mengelap
Hujan turun, serta badai mengamuk
Dia kan tetap berbaring disana
Walaupun bumi bergoncang hebat
Merobohkan segala yang ada
Dia kan tetap diam, tak bergerak
Walapun air bah menyapu daratan
Dia akan tetap tinggal
Dia tak punya mata untuk melihat
Dia tak punya hidung sebagai penciumannya
Dia tak punya mulut untuk membicarakan segalanya
Dia hanya punya raga dalam siluet nyatanya
Dan aku juga tak yakin, apakah alam memberikan sebagian
jiwanya ?
Putri akan terus tertidur
Akan terus seperti itu
Jika ia terbangun
Aku tak tahu apa artinya itu
Mungkin kemudian aku yang ganti tertidur
Sabtu, 20 April 2013
Setiap Perjalan telah Miliki Peta
Jika kita berbicara tentang hidup memang tak pernah ada
habisnya. Dari sisi manapun kehidupan itu sungguh mengandung banyak misteri. Manusia
memiliki makna sendiri – sendiri tentang hidup ini. Pikiran, perasaan, dan
panca indra kita diciptakan berbeda dan menangkap gelombang – gelombang yang memang
berbada satu sama lain. Tetapi semestinya ada yang membuat kehidupan ini sama. Mana
yang benar dan salah. Mana yang harus dilakukan dan tak layak dilakukan. Semuanya
semestinya miliki persepsi yang sama. Dan untuk persoalan pilihan hidup, setiap
orang memang berhak memilih jalan hidupnya masing – masing, tetapi ada jalan
hidup yang semestinya dipilih karena kita hidup untuk memilih itu. Jalan hidup
yang penuh cahaya.
Kebebasan berpikir, kebebasan memilih, tetapi seakan – akan kita
lupa ada hal yang membatasinya. Hingga terkadang kebebasan memilih itu
menghilangkan sisi kemanusiaannya. Dan apakah itu benar untuk dilakukan?
Kebenaran menjadi relatif untuk masing – masing orang. Padahal
kebenaran itu jelas – jelas terlihat yang mana. Tetapi kebebasan berpikir kita,
tanpa miliki landasan membuat kita tersesat dan tanpa arah. Kita menganggap
kesalahan itu pilihan hidup kita dan mengatakan ini adalah hidup kita. Jangan
ikut campur dan urus saja hidupmu sendiri!. Itu bebarapa kata yang saya dengar dari beberapa orang. Dan menurut
saya, ini menunjuk kepada kehidupan manusia yang individualis untuk mencapai
tujuan mereka masing – masing. Memang ada saatnya kita menjadi makhluk sosial
dan makhluk individu. Tetapi apakah ini memang pada tempatnya ?
Kita menuntut banyak keadilan. Tetapi kita tak pernah sadar apakah
kelakuan kita sudah mencerminkan sebuah keadilan untuk orang lain. Apakah yang
kita lakukan sesuai dengan kewajiban kita ? dan tidak mengambil hak orang lain
? kita cenderung memikirkan hak – hak yang semestinya kita dapat. Tetapi terkadang
mengabaikan kewajiban yang semestinya harus dilakukan. Keadilan, kejujuran,
saling mengargai sesama, mengingatkan dalam kebajikan, masihkah kita sering
melihatnya dalam kehidupan ini ?
^^
Baru saja saya membaca buku dari Muhammad Husain Haekal dan
lebih menyadarkan saya akan satu hal. Kita semua pasti mengaku beragama,
mengaku beriman, percaya kepada Allah, malaikat, kitabNya, Nabinya, hari akhir
dan takdir. Dan agama itu sendiri mengajarkan kita untuk hidup dan apa yang
harus kita lakukan. KitabNya memuat segala yang harus dilakukan dan mana yang
tidak semestinya kita lakukan. Dan disini pikiran kita dituntut untuk berpikir
lebih dalam, merenunginya bersama, tanpa keluar dari dasar – dasar dan petunjuk
yang telah diberikan oleh Sang Pencipta. Dan masih ada Nabi Besar Muhammad SAW
yang menjadi teladan sempurna untuk manusia. Itulah petunjuk hidup kita sebagai
manusia yang beragama. Tetapi sebagian orang masih sering melupakan bahwa
mereka beragama dan telah mengikrarkan keimanannya. Mereka membuat aturan
sendiri, kebenaran sendiri, tannpa mau tahu dan menutup pikiran akan sekeliling
ala mini, yang memberikan begitu banyak petunjuk untuk kita resapi.
maaf jika bahasa saya berbelit belit, ada kata - kata yang salah, membingungkan, dan menyinggung pembaca. saya masih belajar ^^
Senin, 08 April 2013
H-6, Keep Fighting!!
H-6 menuju waktu yang telah lama dinanti, tetapi juga terasa
terlalu cepat untuk menghampiri. Apakah aku dan kamu sudah siap menghadapi? Apakah
sudah cukup bekal yang telah aku dan kamu kemas? Hingga sedemikian rupa
penuhnya dalam otak kita. Mungkin terkadang kita telah merasa jenuh dan penuh
akan semua kata, kalimat, rumus, dan segala macamnya yang akan kita hadapi
nanti. Tetapi kawan, waktu ini tinggal sedikit lagi. Hanya tinggal menghitung
mundur hari, bahkan jam. Bukan lagi minggu, apalagi bulan. Bahkan itu sudah sangat dekat untuk dibayangkan.
Tidak ada kata terlambat untuk sadar. Jika aku dan kamu pada
detik ini baru sadar apa yang semestinya dilakukan. Lakukan sekarang. Jika
diantara kita, berada diantara orang –
orang yang meremehkan usaha kita, menganggap kecil usaha kita. Jangan bersedih.
Jangan patah semangat. Jangan hiraukan. Ini hidup kita, bukan hidup mereka,
apalagi urusan mereka. Jika ada mereka yang putus berusaha sebelum mencobanya,
mereka adalah orang – orang yang mengakui kekalahan sebelum berperang. Tanpa mereka
sadari mereka telah membuat kekalahan itu untuk mereka sendiri. Dan kita masih
berjuang, tidak untuk memperoleh kemenangan, tetapi untuk mempertahankannya, karena
sebenarnya kemenangan itu telah kita raih disetiap perjalanan.
Kawan, tetaplah berusaha. H-6. Berusahalah dengan usaha yang
semestinya kalian lakukan. Bukan dengan jalan yang lainnya. Pasti kalian tahu bukan
hati kita berbicara apa? Pasti diri kalian tahu apa yang harus kalian lakukan. Tetapi
itu kembali lagi. Maukah aku dan kamu melakukannya? Pilihan kita hanyalah,
menyesal atau bersyukur kemudian. Dan aku berharap rasa syukur akan selalu
menyelimuti kita. Keep Fighting!!
Langganan:
Postingan (Atom)