Sekarang aku mulai bingung. Apakah ini yang aku inginkan? Setelah beberapa bulan menjalaninya, rasanya ada yang hilang. Tujuan dan mimpi yang dulu aku bangun, pelan - pelan retak, tetapi dengan kuat aku pertahankan. Aku menyukai ini, tetapi rasanya ini bukan passionku. Jadi semakin kupertimbangkan ada sesuatu yang salah. Ada kalanya aku ingin membuat sebuah keputusan besar yang tak pernah terbayangkan oleh diriku apalagi oleh orang disekelilingku. Jadi seiring terus berjalannya waktu, aku masih mencari sebuah jalan keluar yang entah akan membawaku kemana.
Tampilkan postingan dengan label about me. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label about me. Tampilkan semua postingan
Sabtu, 09 November 2013
Different
aku rindu masa - masa kesibukan tak pernah memangkas waktu
ketika aku dengan leluasa memandangi langit kapan saja
memikirkan apa saja yang aku inginkan
memutar ingatan - ingatan tentang kamu, dia dan semua orang yang aku sayang
dan menuliskannya, karena aku hanya bisa merekamnya dengan itu
masa - masa kuliah sungguh berbeda dengan masa putih abu - abu yang lalu
sekarang, penuh kesibukan
penuh perang mental
penuh perang pikiran
dunia yang semakin kau masuki, akan semakin rumit saja
pastinya, hari - hari penuh laporan -,-'
padahal,dulu hari - hariku penuh dengan lamunan
penuh dengan khayalan
penuh dengan langit - langit pagi, siang, maupun petang
dulu aku sering berjalan kaki, melewati sawah yang hijau
memandangi awan - awan bagai penghibur
mengabadikannya sesekali dengan kamera ponsel yang tak terlalu apik
dan dengan senang memandanginya setiap hari
aku masih bisa merasakan hembusan angin dengan riang
sekarang, rasanya bukan lagi dunia aku bisa berleha - leha
pikiran dewasa, tindakan dewasa
kalau dulu mimpi hanya aku bayangkan
sekarang aku menuliskannya
kalau dulu hanya berangan - angan
sekarang aku melakukan tindakannya
kalau dulu tujuanku masih tak jelas
sekarang aku memakunya dengan kuat
sekarang tanpa tujuan pasti
aku takkan pernah bisa meraih apa- apa
karena dunia ini sungguh kejam
banyak lubang tak terlihat di sepanjang jalan
jika tak berjalan sesuai tujuan
hati - hati terjerumus dalam lubang
tertusuk oleh paku
ketika aku dengan leluasa memandangi langit kapan saja
memikirkan apa saja yang aku inginkan
memutar ingatan - ingatan tentang kamu, dia dan semua orang yang aku sayang
dan menuliskannya, karena aku hanya bisa merekamnya dengan itu
masa - masa kuliah sungguh berbeda dengan masa putih abu - abu yang lalu
sekarang, penuh kesibukan
penuh perang mental
penuh perang pikiran
dunia yang semakin kau masuki, akan semakin rumit saja
pastinya, hari - hari penuh laporan -,-'
padahal,dulu hari - hariku penuh dengan lamunan
penuh dengan khayalan
penuh dengan langit - langit pagi, siang, maupun petang
dulu aku sering berjalan kaki, melewati sawah yang hijau
memandangi awan - awan bagai penghibur
mengabadikannya sesekali dengan kamera ponsel yang tak terlalu apik
dan dengan senang memandanginya setiap hari
aku masih bisa merasakan hembusan angin dengan riang
sekarang, rasanya bukan lagi dunia aku bisa berleha - leha
pikiran dewasa, tindakan dewasa
kalau dulu mimpi hanya aku bayangkan
sekarang aku menuliskannya
kalau dulu hanya berangan - angan
sekarang aku melakukan tindakannya
kalau dulu tujuanku masih tak jelas
sekarang aku memakunya dengan kuat
sekarang tanpa tujuan pasti
aku takkan pernah bisa meraih apa- apa
karena dunia ini sungguh kejam
banyak lubang tak terlihat di sepanjang jalan
jika tak berjalan sesuai tujuan
hati - hati terjerumus dalam lubang
tertusuk oleh paku
Jumat, 16 Agustus 2013
Sepotong Masa Lalu
anak laki - laki itu mengingatkanku pada seseorang. kira - kira usianya masih 7 tahun. wajahnya bulat, pipinya lucu ingin kucubit. dia banyak bicara sekarang. amat mengemaskan. jika dia sekarang sudah berumur 7 tahun, berarti kamu juga telah pergi selama 7 tahun. iya, dia adikmu. adikmu yang paling kecil yang sekarang baru saja masuk kelas 1 SD.ketika dia baru saja lahir, atau masih dikandungan ibumu, maaf aku tak ingat dengan jelas, kamu juga menghilang karena kecelakaan itu.
ingatanku ini begitu tak sempurna. aku juga manusia yang mudah lupa. aku hampir lupa raut wajahmu. aku hanya ingat alismu yang aneh, sedikit berlubang ditengahnya. aku mencari - cari foto, tetapi tak pernah kutemukan. jadi aku biarkan saja apa yang aku ingat tetap kuingat, yang aku lupa biarlah menghilang. walaupun kamu orang yang paling tak mengerti perasaanku, tetapi kamu juga yang paling mengerti diriku. aneh yaa??
banyak kenangan yang selalu kuingat hingga kini. kamu menemaniku menguburkan hamsterku yang kupelihara 1 tahun. lalu kita menaruh batu di sekelilingnya, menanami bunga di atasya, menancapkan kayu diatasnya, lalu kita berdoa. kita terlalu kecil untuk tahu bahwa itu konyol dan kekanak - kanakan. dulu kita sama - sama suka bulutangkis bukan. sore itu cerah. angin berhembus walaupun tak terlalu kencang. kamu merentangkan tanganmu, memajamkan mata,merasakan deru angin di udara. katamu kita masih bisa bermain bulutangkis. aku malu saat itu karena kamu bilang lihat koknya, jangan lihat orangnya saat bermain karena aku sering memukul angin. kamu menyindirku yaa??
aku tahu kamu tak suka aku seperti aku menyukaimu. tapi tetap saja, aku menyukaimu.
walaupun begitu terima kasih sudah percaya padaku, terima kasih pernah jadi temanku, terima kasih karena kau seperti adik laki - laki bagiku :) Terima kasih
ingatanku ini begitu tak sempurna. aku juga manusia yang mudah lupa. aku hampir lupa raut wajahmu. aku hanya ingat alismu yang aneh, sedikit berlubang ditengahnya. aku mencari - cari foto, tetapi tak pernah kutemukan. jadi aku biarkan saja apa yang aku ingat tetap kuingat, yang aku lupa biarlah menghilang. walaupun kamu orang yang paling tak mengerti perasaanku, tetapi kamu juga yang paling mengerti diriku. aneh yaa??
banyak kenangan yang selalu kuingat hingga kini. kamu menemaniku menguburkan hamsterku yang kupelihara 1 tahun. lalu kita menaruh batu di sekelilingnya, menanami bunga di atasya, menancapkan kayu diatasnya, lalu kita berdoa. kita terlalu kecil untuk tahu bahwa itu konyol dan kekanak - kanakan. dulu kita sama - sama suka bulutangkis bukan. sore itu cerah. angin berhembus walaupun tak terlalu kencang. kamu merentangkan tanganmu, memajamkan mata,merasakan deru angin di udara. katamu kita masih bisa bermain bulutangkis. aku malu saat itu karena kamu bilang lihat koknya, jangan lihat orangnya saat bermain karena aku sering memukul angin. kamu menyindirku yaa??
aku tahu kamu tak suka aku seperti aku menyukaimu. tapi tetap saja, aku menyukaimu.
walaupun begitu terima kasih sudah percaya padaku, terima kasih pernah jadi temanku, terima kasih karena kau seperti adik laki - laki bagiku :) Terima kasih
Minggu, 04 Agustus 2013
Jika saya bisa, saya ingin...
sesuai judul, jika saya bisa, saya ingin...
1. menulis sebuah novel. tetapi entah mengapabegitu sulit. menulis novel butuh ketekunan, kontinuitas, dan butuh cerita yang menarik dan detail yang jelas.
2. ikut kampus fiksi. kampus fiksi merupakan acara 2 hari di jogja yang diadakan diva press yang membahas tentang kiat2 menulis fiksi, terutama novel. pengen banget ikut. dulu pernah ngajuin naskah buat Just Write trus di tolak. kayaknya harus berjuang lagi.
3. ke china nonton olimpiade bulutangkis. karena saya pengemar bulu tangkis saya ingin sesekali melihat aksi para pebulutangkis dunia. paling tidak di istora senayan, jakarta. hehe
4. nonton moto gp ke philip island. australia merupakan rumah pembalap favorit saya casey stoner. sayangnya dia "lepas helm" di usia muda. semoga dia kembali dimusim 2014
5. merantau. saya ingin merantau tapi tidak kesampaian. semoga suatu saat nanti, jika bekal telah cukup bisa merantau, dan keliling indonesia
6. beli novel. buat mudik. gak ada kesempatan ke toko buku gara2 tugas ospek yang menumpuk. rasanya kalo sebulan gak ada novel baru yang dibaca gimana gitu. hehe
7. cukup sekian apa yang saya ingin, dan semoga bisa tercapai. Amin....
8. eitsss,,, ada lagi. pengen ke lombok. kalo saja tiket pesawat tidak mahal atau pulau lombok itu ada di kebun belakang rumah, saya ingin ke sana sekarang, meet someone :)
1. menulis sebuah novel. tetapi entah mengapabegitu sulit. menulis novel butuh ketekunan, kontinuitas, dan butuh cerita yang menarik dan detail yang jelas.
2. ikut kampus fiksi. kampus fiksi merupakan acara 2 hari di jogja yang diadakan diva press yang membahas tentang kiat2 menulis fiksi, terutama novel. pengen banget ikut. dulu pernah ngajuin naskah buat Just Write trus di tolak. kayaknya harus berjuang lagi.
3. ke china nonton olimpiade bulutangkis. karena saya pengemar bulu tangkis saya ingin sesekali melihat aksi para pebulutangkis dunia. paling tidak di istora senayan, jakarta. hehe
4. nonton moto gp ke philip island. australia merupakan rumah pembalap favorit saya casey stoner. sayangnya dia "lepas helm" di usia muda. semoga dia kembali dimusim 2014
5. merantau. saya ingin merantau tapi tidak kesampaian. semoga suatu saat nanti, jika bekal telah cukup bisa merantau, dan keliling indonesia
6. beli novel. buat mudik. gak ada kesempatan ke toko buku gara2 tugas ospek yang menumpuk. rasanya kalo sebulan gak ada novel baru yang dibaca gimana gitu. hehe
7. cukup sekian apa yang saya ingin, dan semoga bisa tercapai. Amin....
8. eitsss,,, ada lagi. pengen ke lombok. kalo saja tiket pesawat tidak mahal atau pulau lombok itu ada di kebun belakang rumah, saya ingin ke sana sekarang, meet someone :)
Jumat, 02 Agustus 2013
Agustus Wish
sekarang sudah bulan agustus. Ada satu pohon tabeboya yang
sudah mulai berbunga. Hanya pohon itu seorang, sedangkan pohon yang lain di
sepanjang jalan masih berdaun lebat. Dia bersinar sendirian, kuning cemerlang. Sebentar
lagi bulan ramadhan akan usai. Tetapi rasanya belum cukup bagiku memperbaiki
diri. belum maksimal diriku memanfaat momen bulan ramadhan ini. Aku hanya
berharap selepas bulan yang suci ini, diriku akan menjadi manusia yang lebih
baik.
Satu impianku rupanya gagal aku raih. Dulu aku sangat
berharap, tetapi sekarang aku harus bisa menerima. Hidup ini bukan hanya soal
menentukan pilihan, tetapi juga menerima yang ada. Tak ada lagi kekecewaan. Mungkin
saja ini bukan saatnya. Mungkin saja yang aku terima saat ini adalah yang
terbaik untuk masa depan. Aku hanya berharap sebuah kelancaran untuk terus
mencapai apa yang menjadi tujuanku. Bermanfaat bagi kedua orang tuaku,
keluargaku, dan masyarakat di sekitarku. Dan tidak ada yang buruk dengan apa
yang aku terima saat ini. Aku menyukainya.
Walaupun satu impianku tak bisa kuraih, masih ada impian
yang masih bisa aku perjuangkan saat ini. Masih ada. Impianku yang paling
besar. Impian yang sangat ingin aku capai. Semoga saja kali ini aku bisa.
Rabu, 24 Juli 2013
Akhir, Mati
ketika aku sibuk, pada akhirnya aku akan mati dalam kesibukan
ketika aku tak melakukan apa - apa, aku juga akan mati saat aku diam, tak melakukan apa - apa
saat ini aku telah mati bosan
bosan dengan segala macam rutinitas
bingung akan melakukan apa
berpikir terus berpikir
apa yang harus aku lakukan
sebenarnya ada yang harus aku lakukan
tetapi malas selalu saja betah bergelayutan manja
sebenarnya aku ingin menuliskan segalanya
tetapi seakan - akan tinta ini sudah diambang sekarat
habis.... akan penghabisan
tetes terakhir tak kunjung tersisa
walaupun demikian pada akhirnya akan sama saja
akan mati
maaf author sedang bosan dan stress -,-'
ketika aku tak melakukan apa - apa, aku juga akan mati saat aku diam, tak melakukan apa - apa
saat ini aku telah mati bosan
bosan dengan segala macam rutinitas
bingung akan melakukan apa
berpikir terus berpikir
apa yang harus aku lakukan
sebenarnya ada yang harus aku lakukan
tetapi malas selalu saja betah bergelayutan manja
sebenarnya aku ingin menuliskan segalanya
tetapi seakan - akan tinta ini sudah diambang sekarat
habis.... akan penghabisan
tetes terakhir tak kunjung tersisa
walaupun demikian pada akhirnya akan sama saja
akan mati
maaf author sedang bosan dan stress -,-'
Kamis, 27 Juni 2013
A Memories Story
Ini kisah tentang
masa – masa yang takkan terlupakan.
Ketika harmonisasi nada tinggi dan rendah
saling bersahutan.
Kisah kita yang
dipersatukan oleh kekuatan sejarah, diantara bermilyar – milyar jiwa yang
menjalani kehidupan.
Berawal dari sebuah perkenalan manis yang membekas di hati.
Di tempat kita berpijak ini.
Ketika matahari
panas membara, kita menjadi hembusan angin menyejukkan.
Ketika dingin
menggigit – gigit, kita berpelukan saling menghangatkan.
Kita selalu bersatu dalam kesetaraan.
Disetiap sudut
bibirmu ada sebuah senyum yang beku oleh kenangan.
Setiap genggaman tanganmu,
menjadi penguat dalam setiap goncangan.
Kita saling menghapus air mata.
Menyatukan janji untuk menjadi lebih tegar.
Kita saling menertawakan.
Meninggalkan
sementara segala masalah tetap di belakang.
Langkah kaki kita
tak pernah putus.
Terus berjalan lurus kedepan. Lewati jalan – jalan terjal
naik turun.
Memilih di setiap persimpangan hidup.
Walau terkadang kita bingung,
tetapi takkan ada yang bisa menghentikan kita.
Kita adalah kumpulan harapan dan
mimpi nyata, yang berani walaupun itu tinggi.
Terus berusaha,
walaupun itu sulit.
Dengan menguntai doa untuk selalu mengiringi.
Hingga jalan kita
akan sampai sebuah pemberhentian, bukan berarti akhir dari sebuah cerita.
Kita mungkin
takkan lagi bisa mengulang yang pernah terjadi.
Tetapi masih ada memori yang
bisa diputar kembali, sebagai film lama yang abadi.
Permulaan
kehidupan baru saja dimulai, kawan.
Teruskan
melangkah, jalan kita masihlah panjang.
Walaupun kita
takkan lagi bersama. Disuatu titik, kita
kan dipertemukan kembali.
Menceritakan kisah
masing – masing.
untuk teman - teman yang telah menghabiskan 3 tahun bersama, especially @kucingpukpuk. you're my fabulous class.
suatu hari nanti, jika aku lihat foto - foto kita, aku pasti ingat kegokilan kalian,rek :D
also, for my little family @skismansa. aku gak pernah nyesel gabung sama kalian.bisa ketemu orang - orang unik nan ajaib. hihi dan kalian adalah sekelompok orang - orang hebat yang aku kagumi. always miss you all :')
Minggu, 23 Juni 2013
Reflection
Hari ini mendapatkan beberapa pencerahan untuk menyetel
ulang kebiasaan menulis.
- Selama ini aku hanya melihat apa yang aku lihat, tetapi tak pernah mencoba untuk melihat apa yang orang lain lihat
- Aku hanya menunggu inspirasi itu berlabuh, lalu menuliskannya. Tetapi aku jarang sekali mencoba mencari, mengejar, dan menangkap inspirasi itu, lantas menuliskannya
- Aku terlalu banyak berpikir, apa yang harus aku tuliskan, apakah tulisanku mulai berkembang, apakah ini bagus, dan apakah mereka suka ? aku terlalu banyak berpikir
- Aku terlalu mudah menyerah, seperti berjalan di jalan yang lurus bebas hambatan, tetapi tanpa alasan aku membelokkan tujuan
- Menulis itu adalah sebuah proses. Jadi nikmati saja proses itu terus mengalir
Rabu, 05 Juni 2013
Berjuang (lagi!!)
sudah lama gak nulis di blog. -,-'
Haiiiiiiiiii semua. hehe. banyak hal yang telah terlewati dalam 1 bulan terakhir ini. dari kelulusan UN. Alhamdulillah lulus bersama semua teman seperjuangan. Untuk nilainya, jujur gak pernah nyangka. Alhamdulillah lumayan memuaskan. ini semua gak bakal terjadi jika tanpa bantuan dari Allah. kapanpun, dimanapun, selirih apapun, bahkan jika doamu itu hanya kau bisikkan lewat hatimu, percayalah Allah akan mendengar dan mengabulkannya untuk orang - orang yang percaya. Akhirnya sekarang sudah wisuda, sudah 18 tahun juga! 2 tahun lagi kepala 2 umurku. hehe. makin tua aja, tapi belum merasa cukup dewasa.
tetapi bukan berarti setelah lulus dari sekolah, lantas luntang - luntung tanpa melakukan apa - apa. masih banyak yang harus dilakukan untuk kedepannya. agenda paling dekat adalah lolos SBMPTN. tes masuk perguruan tinggi negeri. sayangnya, SNMPTN saya belum lulus, jadi harus berjuang lagi. saat SNMPTN, saya mengambil farmasi Unair. mungkin belum rejekinya, dan mungkin juga saingan saya yang terlampau berat. tetapi saya tidak akan menyerah begitu saja. 1 pintu tertutup, tetapi pintu - pintu lain pasti akan terbuka. harus kembali berusaha semaksimal mungkin dan tak lupa pula berdoa untuk yang terbaik.
setelah dipikir - pikir lagi, ada positifnya juga saya gak lulus SNMPTN, hehe. jadi gak nganggur di rumah. paling tidak harus buka - buka buku lagi, bernostalgia dengan rumus dan teori. bisa lebih memikirkan konsekuensi setiap pilihan dan lebih mempersiapkan diri untuk menerima hasil apapun yang akan diberikan. Yakinlah bahwa Allah yang lebih tahu apa yang terbaik untuk kita di masa depan, untuk diri sendiri, orang tua, dan lingkungan sekitar kita.
Oke,,, bagi yang belum lolos PTN yang diinginkan saat ini. terus berjuang yaa :) jangan mengandalkan nasib baik. jangan mengandalkan hal - hal yang tidak sepantasnnya dilakukan. lakukan usaha dan doa. itu cukup membuktikan kesungguhanmu untuk meraih cita - cita. Selamat berjuang. SBMPTN kurang 11 hari lagi :)
Jumat, 17 Mei 2013
Absurd
Terkadang, malah sering, tulisan saya menjadi absurd, aneh, tidak jelas. Seakan kata - kata yang ada dalam pikiran begitu sulit di jelaskan. Terkadang pikiran menuliskannya dengan begitu menakjubkan. Tetapi ketika aku mengeluarkannya kesan yang ada selalu berbeda
Sabtu, 20 April 2013
Setiap Perjalan telah Miliki Peta
Jika kita berbicara tentang hidup memang tak pernah ada
habisnya. Dari sisi manapun kehidupan itu sungguh mengandung banyak misteri. Manusia
memiliki makna sendiri – sendiri tentang hidup ini. Pikiran, perasaan, dan
panca indra kita diciptakan berbeda dan menangkap gelombang – gelombang yang memang
berbada satu sama lain. Tetapi semestinya ada yang membuat kehidupan ini sama. Mana
yang benar dan salah. Mana yang harus dilakukan dan tak layak dilakukan. Semuanya
semestinya miliki persepsi yang sama. Dan untuk persoalan pilihan hidup, setiap
orang memang berhak memilih jalan hidupnya masing – masing, tetapi ada jalan
hidup yang semestinya dipilih karena kita hidup untuk memilih itu. Jalan hidup
yang penuh cahaya.
Kebebasan berpikir, kebebasan memilih, tetapi seakan – akan kita
lupa ada hal yang membatasinya. Hingga terkadang kebebasan memilih itu
menghilangkan sisi kemanusiaannya. Dan apakah itu benar untuk dilakukan?
Kebenaran menjadi relatif untuk masing – masing orang. Padahal
kebenaran itu jelas – jelas terlihat yang mana. Tetapi kebebasan berpikir kita,
tanpa miliki landasan membuat kita tersesat dan tanpa arah. Kita menganggap
kesalahan itu pilihan hidup kita dan mengatakan ini adalah hidup kita. Jangan
ikut campur dan urus saja hidupmu sendiri!. Itu bebarapa kata yang saya dengar dari beberapa orang. Dan menurut
saya, ini menunjuk kepada kehidupan manusia yang individualis untuk mencapai
tujuan mereka masing – masing. Memang ada saatnya kita menjadi makhluk sosial
dan makhluk individu. Tetapi apakah ini memang pada tempatnya ?
Kita menuntut banyak keadilan. Tetapi kita tak pernah sadar apakah
kelakuan kita sudah mencerminkan sebuah keadilan untuk orang lain. Apakah yang
kita lakukan sesuai dengan kewajiban kita ? dan tidak mengambil hak orang lain
? kita cenderung memikirkan hak – hak yang semestinya kita dapat. Tetapi terkadang
mengabaikan kewajiban yang semestinya harus dilakukan. Keadilan, kejujuran,
saling mengargai sesama, mengingatkan dalam kebajikan, masihkah kita sering
melihatnya dalam kehidupan ini ?
^^
Baru saja saya membaca buku dari Muhammad Husain Haekal dan
lebih menyadarkan saya akan satu hal. Kita semua pasti mengaku beragama,
mengaku beriman, percaya kepada Allah, malaikat, kitabNya, Nabinya, hari akhir
dan takdir. Dan agama itu sendiri mengajarkan kita untuk hidup dan apa yang
harus kita lakukan. KitabNya memuat segala yang harus dilakukan dan mana yang
tidak semestinya kita lakukan. Dan disini pikiran kita dituntut untuk berpikir
lebih dalam, merenunginya bersama, tanpa keluar dari dasar – dasar dan petunjuk
yang telah diberikan oleh Sang Pencipta. Dan masih ada Nabi Besar Muhammad SAW
yang menjadi teladan sempurna untuk manusia. Itulah petunjuk hidup kita sebagai
manusia yang beragama. Tetapi sebagian orang masih sering melupakan bahwa
mereka beragama dan telah mengikrarkan keimanannya. Mereka membuat aturan
sendiri, kebenaran sendiri, tannpa mau tahu dan menutup pikiran akan sekeliling
ala mini, yang memberikan begitu banyak petunjuk untuk kita resapi.
maaf jika bahasa saya berbelit belit, ada kata - kata yang salah, membingungkan, dan menyinggung pembaca. saya masih belajar ^^
Senin, 08 April 2013
H-6, Keep Fighting!!
H-6 menuju waktu yang telah lama dinanti, tetapi juga terasa
terlalu cepat untuk menghampiri. Apakah aku dan kamu sudah siap menghadapi? Apakah
sudah cukup bekal yang telah aku dan kamu kemas? Hingga sedemikian rupa
penuhnya dalam otak kita. Mungkin terkadang kita telah merasa jenuh dan penuh
akan semua kata, kalimat, rumus, dan segala macamnya yang akan kita hadapi
nanti. Tetapi kawan, waktu ini tinggal sedikit lagi. Hanya tinggal menghitung
mundur hari, bahkan jam. Bukan lagi minggu, apalagi bulan. Bahkan itu sudah sangat dekat untuk dibayangkan.
Tidak ada kata terlambat untuk sadar. Jika aku dan kamu pada
detik ini baru sadar apa yang semestinya dilakukan. Lakukan sekarang. Jika
diantara kita, berada diantara orang –
orang yang meremehkan usaha kita, menganggap kecil usaha kita. Jangan bersedih.
Jangan patah semangat. Jangan hiraukan. Ini hidup kita, bukan hidup mereka,
apalagi urusan mereka. Jika ada mereka yang putus berusaha sebelum mencobanya,
mereka adalah orang – orang yang mengakui kekalahan sebelum berperang. Tanpa mereka
sadari mereka telah membuat kekalahan itu untuk mereka sendiri. Dan kita masih
berjuang, tidak untuk memperoleh kemenangan, tetapi untuk mempertahankannya, karena
sebenarnya kemenangan itu telah kita raih disetiap perjalanan.
Kawan, tetaplah berusaha. H-6. Berusahalah dengan usaha yang
semestinya kalian lakukan. Bukan dengan jalan yang lainnya. Pasti kalian tahu bukan
hati kita berbicara apa? Pasti diri kalian tahu apa yang harus kalian lakukan. Tetapi
itu kembali lagi. Maukah aku dan kamu melakukannya? Pilihan kita hanyalah,
menyesal atau bersyukur kemudian. Dan aku berharap rasa syukur akan selalu
menyelimuti kita. Keep Fighting!!
Rabu, 27 Februari 2013
Flash Back
Hari ini aku berjalan kaki pulang kerumah. Melewati hamparan sawah yang masih tersisa disekitar bangunan rumah - rumah yang masih bisa dibilang baru. Walaupun lelah aku rasakan, dan perut mulai meminta haknya, terkadang aku suka berjalan jika pulang ke rumah. Dengan berjalan terkadang inspirasi mengalir begitu saja dengan melihat alam sekitar. Panas matahari terkadang terabaikan dengan adanya hembusan angin alam persawahan. Hari ini aku melintasi sungai seperti biasanya. Aromanya tiba - tiba menempel di ujung penciumanku. Aku mengingat aroma ini. Ini adalah aroma yang mengingatkanku akan masa lalu. Masa kanak - kanak yang bebas dan menyenangkan. Tanpa masalah hanya memikirkan untuk bersenang - senang saja. Ingatanku kembali kemasa lalu, dimana tawa, tangis, dan petualangan menjadi bagian dari hidupku. Masa yang amat aku rindukan, tetapi takkan mungkin terulang.
Aroma sungai itu mengingatkanku akan segalanya. Dulu aku suka sekali bermain dan mencari ikan di sungai bersama teman - teman. Semua sungai di sekitar permukiman saat itu kami jelajahi. Hingga genangan air di sawah kami coba cari ikan di sana. Tak lupa kami selalu membawa ember kecil untuk menampung ikan tangkapan kami serta gelas kecil untuk menangkap ikan. Dengan bermodalkan alat - alat itu, kami terjun ke sungai dan memulai pencarian. Tak jarang kami hanya memakai tangan untuk menangkap ikannya. Ikannya sungguh gesit, tetapi kami juga tak kalah gesit ditambah tak mudah menyerah. Ada jenis ikan yang sangat sulit di cari. Kami menyebutkannya ikan gabus. Dan jika kami mendapatkannya, kami akan sangat kegirangan. Kami keasyikan mencari ikan sampai - sampai terkadang kami terpeleset atau sandal yang kami gunakan terbawa arus sungai. Selain mencari ikan, kami juga terkadang beristirahat di sebuah gubuk bambu di tengah sawah. Didekatnya ada sebuah pohon jambu biji yang buahnya kecil - kecil.
Aku juga sering sekali bersepeda dengan teman - teman. Mencari pohon cerry di perumahan sebelah dan mencari yang banyak buahnya. Kemudian kami memanjat keatasnya dan mengambil buah cerry yang telah matang. Warnanya ada yang kuning, orange, atau yang sangat matang berwarna merah. Kami memanjati setiap pohon tanpa tahu pohon itu milik siapa. Setelah itu, di rumah kami mencampurnya dengan teh. Aku sudah lupa bagaimana rasanya teh itu. hehe
Hal yang juga tidak terlupakan adalah ketika setiap pagi di liburan bulan puasa, kami selalu berpetualang mencari tempat - tempat baru. Melewati sawah - sawah, hutan - hutan bambu, hingga jembatan - jembatan lama yang dulu konon katanya bekas penjajahan belanda. Aku percaya saja dengan penjelasan temanku. Dan semua petualangan yang pernah kami alami, adalah sebuah pengalaman yang takkan pernah aku lupakan.
Tetapi sayangnya sekarang takkan lagi ada waktu - waktu yang menyenangkan seperti masa kecil dulu. Tak ada lagi banyak waktu untuk bersenang - senang dan berkeliaran bebas tanpa ada tujuan pasti. Aku bersyukur bisa membuat memori yang menyenangkan akan masa - masa itu. Memori yang takkan terlupakan sepanjang hidup dan membuat senyuman ketika ingatan itu kembali muncul.
Aroma sungai itu mengingatkanku akan segalanya. Dulu aku suka sekali bermain dan mencari ikan di sungai bersama teman - teman. Semua sungai di sekitar permukiman saat itu kami jelajahi. Hingga genangan air di sawah kami coba cari ikan di sana. Tak lupa kami selalu membawa ember kecil untuk menampung ikan tangkapan kami serta gelas kecil untuk menangkap ikan. Dengan bermodalkan alat - alat itu, kami terjun ke sungai dan memulai pencarian. Tak jarang kami hanya memakai tangan untuk menangkap ikannya. Ikannya sungguh gesit, tetapi kami juga tak kalah gesit ditambah tak mudah menyerah. Ada jenis ikan yang sangat sulit di cari. Kami menyebutkannya ikan gabus. Dan jika kami mendapatkannya, kami akan sangat kegirangan. Kami keasyikan mencari ikan sampai - sampai terkadang kami terpeleset atau sandal yang kami gunakan terbawa arus sungai. Selain mencari ikan, kami juga terkadang beristirahat di sebuah gubuk bambu di tengah sawah. Didekatnya ada sebuah pohon jambu biji yang buahnya kecil - kecil.
Aku juga sering sekali bersepeda dengan teman - teman. Mencari pohon cerry di perumahan sebelah dan mencari yang banyak buahnya. Kemudian kami memanjat keatasnya dan mengambil buah cerry yang telah matang. Warnanya ada yang kuning, orange, atau yang sangat matang berwarna merah. Kami memanjati setiap pohon tanpa tahu pohon itu milik siapa. Setelah itu, di rumah kami mencampurnya dengan teh. Aku sudah lupa bagaimana rasanya teh itu. hehe
Hal yang juga tidak terlupakan adalah ketika setiap pagi di liburan bulan puasa, kami selalu berpetualang mencari tempat - tempat baru. Melewati sawah - sawah, hutan - hutan bambu, hingga jembatan - jembatan lama yang dulu konon katanya bekas penjajahan belanda. Aku percaya saja dengan penjelasan temanku. Dan semua petualangan yang pernah kami alami, adalah sebuah pengalaman yang takkan pernah aku lupakan.
Tetapi sayangnya sekarang takkan lagi ada waktu - waktu yang menyenangkan seperti masa kecil dulu. Tak ada lagi banyak waktu untuk bersenang - senang dan berkeliaran bebas tanpa ada tujuan pasti. Aku bersyukur bisa membuat memori yang menyenangkan akan masa - masa itu. Memori yang takkan terlupakan sepanjang hidup dan membuat senyuman ketika ingatan itu kembali muncul.
Menetas dan Bebas
Terkadang diri saya kurang peka terhadap sekitar. Saya mengakui itu. Orang tua juga sering memberi tahu agar menjadi seorang yang peka. Kesibukan seakan membuat saya lupa akan semua yang terjadi. Minggu - minggu ini menjadi minggu yang sibuk. Tugas - tugas akhir ( yang paling akhir :p) menumpuk dan menuntut untuk diselesaikan sebelum deadline. Mulai dari paper bahasa inggris, ini yang paling berat, dan power poin bahasa indonesia. Ditambah lagi Try Out kota kedua yang menuntut saya harus belajar lebih dan meningkatkan hasil dari Try Out sebelumnya (semoga :)) Hingga saya tidak sadar bahwa ada sesuatu yang baru di rumah. Baru saja hidup dan bebas dari tempurungnya. Mereka meringkuk di dalam kardus yang telah disiapkan ayah dengan diterangi lampu neon kuning yang menghangatkan mereka. Mereka berisik di belakang rumah, tetapi menyenangkan bisa mendengar mereka. Dan ini dia keluarga baru saya :D
Mereka lah keluarga baru saya. Mereka ayam - ayam yang dipelihara ayah dan baru saja menetas beberapa hari yang lalu. Diantara 12 telur yang keluar, merekalah 4 pemenang yang kemudian melihat dunia. Jadi, setiap hari saya suka melihat tingkah lucu mereka di dalam kardus. Bercicit - cicit riang. Mereka bebas dan dapat menikmati hidup. Alhamdulillah, saya juga baru saja bebas dari cengkaraman tugas paper dan Try Out kota. Baru saja saya dan ayam menetas dan bebas :)
Minggu, 24 Februari 2013
Menerima
Beberapa saat yang lalu, saya berfikir, bagaimana jika saya harus menjalani pilihan yang tidak saya sukai ? Saya gelisah karena tidak pernah membayangkan harus menjalani sesuatu yang bukan pilihan saya. Pasti kita semua punya pilihan, dan tentu saja sebagian besar pilihan kita adalah hal yang kita sukai, bukan malah sebaliknya. Terkadang hal yang tidak kita sukai, kita hindari dan malah mentah - mentah kita tolak. Berharap tidak pernah menjalai pilihan itu. Tetapi, saya sadar. Hidup itu bukan sekedar memilih, mana yang saya suka, lalu menjalaninya. Belum tentu. Beberapa kali saya menulis pada postingan saya, bahwa masa depan itu kegaiban. Tidak ada yang tahu bagaimana masa depan itu dengan pasti. Kita hanya bisa memprediksi dan berharap prediksi kita benar. Jadi, mulai sekarang mulailah membuka hati dan pikiran akan kehidupan. Andai kata, saya dan kamu nanti harus menjalani pilihan yang sekarang tidak kamu sukai, persiapkan dirimu untuk kemungkinan terburuk itu. Saatnya saya belajar menerima. Bukan berarti pilihan yang tidak saya sukai itu, tidak bermanfaat. Jika pilihan itu memiliki manfaat untuk banyak hal, apa salahnya untuk mencoba menerima. Bukan berarti saya pesimis tidak akan mendapat sesuatu yang saya inginkan, tetapi tidak ada yang tahu bukan apa yang akan terjadi selanjutnya ? Pilihan masih bisa diperjuangkan pada batas - batas tertentu. Ada waktunya pula kita harus bisa melepas.Terus berdoa dan berjuang. Persiapkan diri untuk kemungkinan terburuk, dan kita akan siap menghadapi segalanya. Tetapi terkadang kemungkinan terburuk yang kita pikirkan itu tidak seburuk yang kita kira. Keep Fighting!! :D
Senin, 04 Februari 2013
Pilihan
orang yang berhasil adalah orang yang mengetahui apa yang diinginkan dirinya. apa yang mampu dirinya lakukan dan tidak mampu ia lakukan. mengetahui siapa sebenarnya dirinya, dan bagaimana rupa dirinya. dia adalah orang yang benar - benar akan berhasil. berusaha dengan sekuat tenaga. mempercayai tidak ada yang tidak mungkin terjadi. setelah itu, menjadikan Allah sebagai sandarannya. mengiringi setiap pilihan dengan doa. berserah sepenuhnya kepada Allah. berharap diberi yang terbaik. berlapang dada menerima segala keadaan. sesungguhnya kita hanyalah manusia yang tidak secara mutlak bisa merubah segalanya. pada akhirnya kita hanya membuat sebuah proses, yang hasilnya adalah sebuah ketentuan. sesungguhnya Allah lah yang tahu segalanya. mana yang terbaik untuk kita. masa depan adalah sebuah kegaiban. kita tak bisa mengintip, kita tak punya kunci. Allah lah yang membawa kunci segalanya. kita yang membuat pilihan. tetapi tidak selamanya itulah pilihan yang tepat. percayalah disetiap kejadian ada hikmahnya, disetiap kegagalan ada pintu lain yang terbuka. disetiap keberhasilan, jalan di depan akan semakin lebar. tetapi terkadang penuh cobaan. percaya pada pilihan, percayalah pada kekuatan doa. serahkan, ikhlaskan,
Jumat, 25 Januari 2013
Saya dan Ide
saya dan ide sering sekali bermain petak umpet. saling berkejaran dan terkadang tidak saling bertemu. ada waktunya ide datang begitu saja. menyeruak dari alam bawah sadar, mendobrak dan melangkahi batas kesadaran saya. ketika pikiran sedang memikirkan yang lain, ide datang dengan kecepatan sepersekian cahaya melalui impuls - impuls yang tak wajar. datang membanjiri, wusshhh.... wusshhhh... wushhhh... dan aku hanya termenung, mengagumi kebrilianan "dunia ideku" yang datang amat jauh dari jangkauan kesadaran. entah datangnya dari mana. dan ide yang pertama kali muncul, ide yang baru saja lahir, bukan dari kesadaran. itulah ide yang paling hebat yang terpikirkan, dan sangat mudah aku lupakan.
saya dan ide sering sekali tidak sikron. ketika saya menguak ide brilian itu lagi, ide itu bahkan tak lagi mengandung 1 persenpun kebrilianan. akal pikiran telah mengotak - atiknya, memfilter segalanya, sehingga tak lagi murni. terkadang ide alam bawah sadar kita lebih bebas, lebih natural. ketika pikiran ikut campur dalam sebuah ide yang bebas itu, sebuah ide takkan pernah lagi sama. setiap kali ide datang menghampiri, membisikkan sebuah imaji, saya selalu tak siap dan membuat frustasi >.<
saya dan ide sering sekali tidak sikron. ketika saya menguak ide brilian itu lagi, ide itu bahkan tak lagi mengandung 1 persenpun kebrilianan. akal pikiran telah mengotak - atiknya, memfilter segalanya, sehingga tak lagi murni. terkadang ide alam bawah sadar kita lebih bebas, lebih natural. ketika pikiran ikut campur dalam sebuah ide yang bebas itu, sebuah ide takkan pernah lagi sama. setiap kali ide datang menghampiri, membisikkan sebuah imaji, saya selalu tak siap dan membuat frustasi >.<
Kamis, 10 Januari 2013
Hidup dalam Cerita
Pernahkah kau membayangkan bahwa hidupmu hanyalah sebuah
mimpi ? aku tak pernah membayangkannya. Dan pernahkah kau berpikir bahwa kau
sebenarnya tidak nyata ? kau hanya seorang lakon yang diciptakan. Kau adalah
seorang tokoh dalam cerita. Kau adalah salah satu tokoh dalam kompleksitas
masalah yang amat besar yang telah dituliskan dalam sebuah kisah. Dan sekarang
kau sedang ada dalam cerita, sedang menjalani cerita tersebut. Kau adalah
seorang tokoh yang hanya berjalan saja mengikuti cerita, jika kau adalah
seorang tokoh yang tidak punya kesadaran. Tetapi bagi tokoh yang sadar akan
petunjuk jalannya cerita, dia akan mematuhi dan mengikuti aturannya. Hingga suatu
saat nanti kita akan sampai pada akhir cerita, lembar penghabisan untuk peran
kita. Tamat. Dan semua ini adalah pilihan, akankah kita menaati aturannya, atau
hanya berjalan saja tanpa tahu apa yang semestinya berjalan dan menghancurkan
ceritanya ? sesungguhnya segalanya telah tertulis dalam sebuah buku besar.
mungkin bagi pembaca hanya bisa meraba - raba apa sebenarnya maksud saya menuliskan ini. tetapi hari ini saya sungguh menyadari sesuatu yang besar dan membuat sebuah pandangan baru akan kehidupan dan itu juga sebuah perabaan. saya hanya menafsirkan akan segala sesuatu yang saya ketahui dengan akal pikiran saya. dan ketika saya berpikir suatu kesadaran datang. saya hanyalah seorang manusia dengan pikiran terbatas. dan tidak tahu apakah pikiran ini benar. Wallahu'alam.
Stagnation
mengapa saya sulit sekali menuliskan sesuatu ? semuanya sudah ada di dalam kepala, tetapi tidak mau keluar.
kemana perginya imajinasi liar saya selama ini ? saya sudah mengundangnya datang, tapi dia tak kunjung muncul juga.
kemana pertanyaan - pertanyaan rancu itu ?
entah sepertinya tertindih dengan deretan angka - angka, formula, dan bahasa2 latin yang tak pernah saya hafal.
ini adalah keadaan yang membuat saya tidak nyaman >.<"
kemana perginya imajinasi liar saya selama ini ? saya sudah mengundangnya datang, tapi dia tak kunjung muncul juga.
kemana pertanyaan - pertanyaan rancu itu ?
entah sepertinya tertindih dengan deretan angka - angka, formula, dan bahasa2 latin yang tak pernah saya hafal.
ini adalah keadaan yang membuat saya tidak nyaman >.<"
Selasa, 01 Januari 2013
1 Januari
tidak terasa bukan sudah tahun 2013 ? itu yang saya rasakan. semakin lama, waktu semakin cepat saja melaju. hingga sepertinya saya belum banyak melakukan perubahan apa - apa, tetapi waktu terus saja, tak mau berhenti sekedar menunggu. karena waktu takkan pernah mau menunggu. tahun 2013 ini, mungkin banyak yang ingin saya capai, tapi saya tidak akan mematok harga mati untuk itu. biar saja keinginan saya itu mengalir, tenang tapi pasti. yang pasti target yang paling dekat sekarang adalah makin rajin belajar. hehe. kemudian lulus UNAS 2013 bersama teman - teman seperjuangan dengan nilai yang memuaskan. hal yang lainnya :
- bisa membanggakan orang tua
- semakin dewasa, peka terhadap sekitar
- meningkatkan kualitas diri
- terus menulis, kalo bisa membuat cerpen lagi, bahkan novel
- menjadi orang yang berguna
- diterima di universitas dan jurusan terbaik --> semoga farmasi UNAIR
1 Januari saya awali dengan menata dan bersih - bersih kamar. tahun baru, suasana baru. me make over kamar ternyata seru juga. menemukan jejak - jejak buku harian masa kelas 6 SD, ketawa ngakak ketika membacanya. ternyata tanpa saya sadari dulu saya alay. hehe. pokoknya gilaa deh. oiya, tahun 2013 no more galau. berusaha berdamai dengan diri sendiri dan melupakan yang tak lagi penting.
- bisa membanggakan orang tua
- semakin dewasa, peka terhadap sekitar
- meningkatkan kualitas diri
- terus menulis, kalo bisa membuat cerpen lagi, bahkan novel
- menjadi orang yang berguna
- diterima di universitas dan jurusan terbaik --> semoga farmasi UNAIR
1 Januari saya awali dengan menata dan bersih - bersih kamar. tahun baru, suasana baru. me make over kamar ternyata seru juga. menemukan jejak - jejak buku harian masa kelas 6 SD, ketawa ngakak ketika membacanya. ternyata tanpa saya sadari dulu saya alay. hehe. pokoknya gilaa deh. oiya, tahun 2013 no more galau. berusaha berdamai dengan diri sendiri dan melupakan yang tak lagi penting.
Langganan:
Postingan (Atom)
Tampilkan postingan dengan label about me. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label about me. Tampilkan semua postingan
Sabtu, 09 November 2013
Di Persimpangan Pikiran
Sekarang aku mulai bingung. Apakah ini yang aku inginkan? Setelah beberapa bulan menjalaninya, rasanya ada yang hilang. Tujuan dan mimpi yang dulu aku bangun, pelan - pelan retak, tetapi dengan kuat aku pertahankan. Aku menyukai ini, tetapi rasanya ini bukan passionku. Jadi semakin kupertimbangkan ada sesuatu yang salah. Ada kalanya aku ingin membuat sebuah keputusan besar yang tak pernah terbayangkan oleh diriku apalagi oleh orang disekelilingku. Jadi seiring terus berjalannya waktu, aku masih mencari sebuah jalan keluar yang entah akan membawaku kemana.
Different
aku rindu masa - masa kesibukan tak pernah memangkas waktu
ketika aku dengan leluasa memandangi langit kapan saja
memikirkan apa saja yang aku inginkan
memutar ingatan - ingatan tentang kamu, dia dan semua orang yang aku sayang
dan menuliskannya, karena aku hanya bisa merekamnya dengan itu
masa - masa kuliah sungguh berbeda dengan masa putih abu - abu yang lalu
sekarang, penuh kesibukan
penuh perang mental
penuh perang pikiran
dunia yang semakin kau masuki, akan semakin rumit saja
pastinya, hari - hari penuh laporan -,-'
padahal,dulu hari - hariku penuh dengan lamunan
penuh dengan khayalan
penuh dengan langit - langit pagi, siang, maupun petang
dulu aku sering berjalan kaki, melewati sawah yang hijau
memandangi awan - awan bagai penghibur
mengabadikannya sesekali dengan kamera ponsel yang tak terlalu apik
dan dengan senang memandanginya setiap hari
aku masih bisa merasakan hembusan angin dengan riang
sekarang, rasanya bukan lagi dunia aku bisa berleha - leha
pikiran dewasa, tindakan dewasa
kalau dulu mimpi hanya aku bayangkan
sekarang aku menuliskannya
kalau dulu hanya berangan - angan
sekarang aku melakukan tindakannya
kalau dulu tujuanku masih tak jelas
sekarang aku memakunya dengan kuat
sekarang tanpa tujuan pasti
aku takkan pernah bisa meraih apa- apa
karena dunia ini sungguh kejam
banyak lubang tak terlihat di sepanjang jalan
jika tak berjalan sesuai tujuan
hati - hati terjerumus dalam lubang
tertusuk oleh paku
ketika aku dengan leluasa memandangi langit kapan saja
memikirkan apa saja yang aku inginkan
memutar ingatan - ingatan tentang kamu, dia dan semua orang yang aku sayang
dan menuliskannya, karena aku hanya bisa merekamnya dengan itu
masa - masa kuliah sungguh berbeda dengan masa putih abu - abu yang lalu
sekarang, penuh kesibukan
penuh perang mental
penuh perang pikiran
dunia yang semakin kau masuki, akan semakin rumit saja
pastinya, hari - hari penuh laporan -,-'
padahal,dulu hari - hariku penuh dengan lamunan
penuh dengan khayalan
penuh dengan langit - langit pagi, siang, maupun petang
dulu aku sering berjalan kaki, melewati sawah yang hijau
memandangi awan - awan bagai penghibur
mengabadikannya sesekali dengan kamera ponsel yang tak terlalu apik
dan dengan senang memandanginya setiap hari
aku masih bisa merasakan hembusan angin dengan riang
sekarang, rasanya bukan lagi dunia aku bisa berleha - leha
pikiran dewasa, tindakan dewasa
kalau dulu mimpi hanya aku bayangkan
sekarang aku menuliskannya
kalau dulu hanya berangan - angan
sekarang aku melakukan tindakannya
kalau dulu tujuanku masih tak jelas
sekarang aku memakunya dengan kuat
sekarang tanpa tujuan pasti
aku takkan pernah bisa meraih apa- apa
karena dunia ini sungguh kejam
banyak lubang tak terlihat di sepanjang jalan
jika tak berjalan sesuai tujuan
hati - hati terjerumus dalam lubang
tertusuk oleh paku
Jumat, 16 Agustus 2013
Sepotong Masa Lalu
anak laki - laki itu mengingatkanku pada seseorang. kira - kira usianya masih 7 tahun. wajahnya bulat, pipinya lucu ingin kucubit. dia banyak bicara sekarang. amat mengemaskan. jika dia sekarang sudah berumur 7 tahun, berarti kamu juga telah pergi selama 7 tahun. iya, dia adikmu. adikmu yang paling kecil yang sekarang baru saja masuk kelas 1 SD.ketika dia baru saja lahir, atau masih dikandungan ibumu, maaf aku tak ingat dengan jelas, kamu juga menghilang karena kecelakaan itu.
ingatanku ini begitu tak sempurna. aku juga manusia yang mudah lupa. aku hampir lupa raut wajahmu. aku hanya ingat alismu yang aneh, sedikit berlubang ditengahnya. aku mencari - cari foto, tetapi tak pernah kutemukan. jadi aku biarkan saja apa yang aku ingat tetap kuingat, yang aku lupa biarlah menghilang. walaupun kamu orang yang paling tak mengerti perasaanku, tetapi kamu juga yang paling mengerti diriku. aneh yaa??
banyak kenangan yang selalu kuingat hingga kini. kamu menemaniku menguburkan hamsterku yang kupelihara 1 tahun. lalu kita menaruh batu di sekelilingnya, menanami bunga di atasya, menancapkan kayu diatasnya, lalu kita berdoa. kita terlalu kecil untuk tahu bahwa itu konyol dan kekanak - kanakan. dulu kita sama - sama suka bulutangkis bukan. sore itu cerah. angin berhembus walaupun tak terlalu kencang. kamu merentangkan tanganmu, memajamkan mata,merasakan deru angin di udara. katamu kita masih bisa bermain bulutangkis. aku malu saat itu karena kamu bilang lihat koknya, jangan lihat orangnya saat bermain karena aku sering memukul angin. kamu menyindirku yaa??
aku tahu kamu tak suka aku seperti aku menyukaimu. tapi tetap saja, aku menyukaimu.
walaupun begitu terima kasih sudah percaya padaku, terima kasih pernah jadi temanku, terima kasih karena kau seperti adik laki - laki bagiku :) Terima kasih
ingatanku ini begitu tak sempurna. aku juga manusia yang mudah lupa. aku hampir lupa raut wajahmu. aku hanya ingat alismu yang aneh, sedikit berlubang ditengahnya. aku mencari - cari foto, tetapi tak pernah kutemukan. jadi aku biarkan saja apa yang aku ingat tetap kuingat, yang aku lupa biarlah menghilang. walaupun kamu orang yang paling tak mengerti perasaanku, tetapi kamu juga yang paling mengerti diriku. aneh yaa??
banyak kenangan yang selalu kuingat hingga kini. kamu menemaniku menguburkan hamsterku yang kupelihara 1 tahun. lalu kita menaruh batu di sekelilingnya, menanami bunga di atasya, menancapkan kayu diatasnya, lalu kita berdoa. kita terlalu kecil untuk tahu bahwa itu konyol dan kekanak - kanakan. dulu kita sama - sama suka bulutangkis bukan. sore itu cerah. angin berhembus walaupun tak terlalu kencang. kamu merentangkan tanganmu, memajamkan mata,merasakan deru angin di udara. katamu kita masih bisa bermain bulutangkis. aku malu saat itu karena kamu bilang lihat koknya, jangan lihat orangnya saat bermain karena aku sering memukul angin. kamu menyindirku yaa??
aku tahu kamu tak suka aku seperti aku menyukaimu. tapi tetap saja, aku menyukaimu.
walaupun begitu terima kasih sudah percaya padaku, terima kasih pernah jadi temanku, terima kasih karena kau seperti adik laki - laki bagiku :) Terima kasih
Minggu, 04 Agustus 2013
Jika saya bisa, saya ingin...
sesuai judul, jika saya bisa, saya ingin...
1. menulis sebuah novel. tetapi entah mengapabegitu sulit. menulis novel butuh ketekunan, kontinuitas, dan butuh cerita yang menarik dan detail yang jelas.
2. ikut kampus fiksi. kampus fiksi merupakan acara 2 hari di jogja yang diadakan diva press yang membahas tentang kiat2 menulis fiksi, terutama novel. pengen banget ikut. dulu pernah ngajuin naskah buat Just Write trus di tolak. kayaknya harus berjuang lagi.
3. ke china nonton olimpiade bulutangkis. karena saya pengemar bulu tangkis saya ingin sesekali melihat aksi para pebulutangkis dunia. paling tidak di istora senayan, jakarta. hehe
4. nonton moto gp ke philip island. australia merupakan rumah pembalap favorit saya casey stoner. sayangnya dia "lepas helm" di usia muda. semoga dia kembali dimusim 2014
5. merantau. saya ingin merantau tapi tidak kesampaian. semoga suatu saat nanti, jika bekal telah cukup bisa merantau, dan keliling indonesia
6. beli novel. buat mudik. gak ada kesempatan ke toko buku gara2 tugas ospek yang menumpuk. rasanya kalo sebulan gak ada novel baru yang dibaca gimana gitu. hehe
7. cukup sekian apa yang saya ingin, dan semoga bisa tercapai. Amin....
8. eitsss,,, ada lagi. pengen ke lombok. kalo saja tiket pesawat tidak mahal atau pulau lombok itu ada di kebun belakang rumah, saya ingin ke sana sekarang, meet someone :)
1. menulis sebuah novel. tetapi entah mengapabegitu sulit. menulis novel butuh ketekunan, kontinuitas, dan butuh cerita yang menarik dan detail yang jelas.
2. ikut kampus fiksi. kampus fiksi merupakan acara 2 hari di jogja yang diadakan diva press yang membahas tentang kiat2 menulis fiksi, terutama novel. pengen banget ikut. dulu pernah ngajuin naskah buat Just Write trus di tolak. kayaknya harus berjuang lagi.
3. ke china nonton olimpiade bulutangkis. karena saya pengemar bulu tangkis saya ingin sesekali melihat aksi para pebulutangkis dunia. paling tidak di istora senayan, jakarta. hehe
4. nonton moto gp ke philip island. australia merupakan rumah pembalap favorit saya casey stoner. sayangnya dia "lepas helm" di usia muda. semoga dia kembali dimusim 2014
5. merantau. saya ingin merantau tapi tidak kesampaian. semoga suatu saat nanti, jika bekal telah cukup bisa merantau, dan keliling indonesia
6. beli novel. buat mudik. gak ada kesempatan ke toko buku gara2 tugas ospek yang menumpuk. rasanya kalo sebulan gak ada novel baru yang dibaca gimana gitu. hehe
7. cukup sekian apa yang saya ingin, dan semoga bisa tercapai. Amin....
8. eitsss,,, ada lagi. pengen ke lombok. kalo saja tiket pesawat tidak mahal atau pulau lombok itu ada di kebun belakang rumah, saya ingin ke sana sekarang, meet someone :)
Jumat, 02 Agustus 2013
Agustus Wish
sekarang sudah bulan agustus. Ada satu pohon tabeboya yang
sudah mulai berbunga. Hanya pohon itu seorang, sedangkan pohon yang lain di
sepanjang jalan masih berdaun lebat. Dia bersinar sendirian, kuning cemerlang. Sebentar
lagi bulan ramadhan akan usai. Tetapi rasanya belum cukup bagiku memperbaiki
diri. belum maksimal diriku memanfaat momen bulan ramadhan ini. Aku hanya
berharap selepas bulan yang suci ini, diriku akan menjadi manusia yang lebih
baik.
Satu impianku rupanya gagal aku raih. Dulu aku sangat
berharap, tetapi sekarang aku harus bisa menerima. Hidup ini bukan hanya soal
menentukan pilihan, tetapi juga menerima yang ada. Tak ada lagi kekecewaan. Mungkin
saja ini bukan saatnya. Mungkin saja yang aku terima saat ini adalah yang
terbaik untuk masa depan. Aku hanya berharap sebuah kelancaran untuk terus
mencapai apa yang menjadi tujuanku. Bermanfaat bagi kedua orang tuaku,
keluargaku, dan masyarakat di sekitarku. Dan tidak ada yang buruk dengan apa
yang aku terima saat ini. Aku menyukainya.
Walaupun satu impianku tak bisa kuraih, masih ada impian
yang masih bisa aku perjuangkan saat ini. Masih ada. Impianku yang paling
besar. Impian yang sangat ingin aku capai. Semoga saja kali ini aku bisa.
Rabu, 24 Juli 2013
Akhir, Mati
ketika aku sibuk, pada akhirnya aku akan mati dalam kesibukan
ketika aku tak melakukan apa - apa, aku juga akan mati saat aku diam, tak melakukan apa - apa
saat ini aku telah mati bosan
bosan dengan segala macam rutinitas
bingung akan melakukan apa
berpikir terus berpikir
apa yang harus aku lakukan
sebenarnya ada yang harus aku lakukan
tetapi malas selalu saja betah bergelayutan manja
sebenarnya aku ingin menuliskan segalanya
tetapi seakan - akan tinta ini sudah diambang sekarat
habis.... akan penghabisan
tetes terakhir tak kunjung tersisa
walaupun demikian pada akhirnya akan sama saja
akan mati
maaf author sedang bosan dan stress -,-'
ketika aku tak melakukan apa - apa, aku juga akan mati saat aku diam, tak melakukan apa - apa
saat ini aku telah mati bosan
bosan dengan segala macam rutinitas
bingung akan melakukan apa
berpikir terus berpikir
apa yang harus aku lakukan
sebenarnya ada yang harus aku lakukan
tetapi malas selalu saja betah bergelayutan manja
sebenarnya aku ingin menuliskan segalanya
tetapi seakan - akan tinta ini sudah diambang sekarat
habis.... akan penghabisan
tetes terakhir tak kunjung tersisa
walaupun demikian pada akhirnya akan sama saja
akan mati
maaf author sedang bosan dan stress -,-'
Kamis, 27 Juni 2013
A Memories Story
Ini kisah tentang
masa – masa yang takkan terlupakan.
Ketika harmonisasi nada tinggi dan rendah
saling bersahutan.
Kisah kita yang
dipersatukan oleh kekuatan sejarah, diantara bermilyar – milyar jiwa yang
menjalani kehidupan.
Berawal dari sebuah perkenalan manis yang membekas di hati.
Di tempat kita berpijak ini.
Ketika matahari
panas membara, kita menjadi hembusan angin menyejukkan.
Ketika dingin
menggigit – gigit, kita berpelukan saling menghangatkan.
Kita selalu bersatu dalam kesetaraan.
Disetiap sudut
bibirmu ada sebuah senyum yang beku oleh kenangan.
Setiap genggaman tanganmu,
menjadi penguat dalam setiap goncangan.
Kita saling menghapus air mata.
Menyatukan janji untuk menjadi lebih tegar.
Kita saling menertawakan.
Meninggalkan
sementara segala masalah tetap di belakang.
Langkah kaki kita
tak pernah putus.
Terus berjalan lurus kedepan. Lewati jalan – jalan terjal
naik turun.
Memilih di setiap persimpangan hidup.
Walau terkadang kita bingung,
tetapi takkan ada yang bisa menghentikan kita.
Kita adalah kumpulan harapan dan
mimpi nyata, yang berani walaupun itu tinggi.
Terus berusaha,
walaupun itu sulit.
Dengan menguntai doa untuk selalu mengiringi.
Hingga jalan kita
akan sampai sebuah pemberhentian, bukan berarti akhir dari sebuah cerita.
Kita mungkin
takkan lagi bisa mengulang yang pernah terjadi.
Tetapi masih ada memori yang
bisa diputar kembali, sebagai film lama yang abadi.
Permulaan
kehidupan baru saja dimulai, kawan.
Teruskan
melangkah, jalan kita masihlah panjang.
Walaupun kita
takkan lagi bersama. Disuatu titik, kita
kan dipertemukan kembali.
Menceritakan kisah
masing – masing.
untuk teman - teman yang telah menghabiskan 3 tahun bersama, especially @kucingpukpuk. you're my fabulous class.
suatu hari nanti, jika aku lihat foto - foto kita, aku pasti ingat kegokilan kalian,rek :D
also, for my little family @skismansa. aku gak pernah nyesel gabung sama kalian.bisa ketemu orang - orang unik nan ajaib. hihi dan kalian adalah sekelompok orang - orang hebat yang aku kagumi. always miss you all :')
Minggu, 23 Juni 2013
Reflection
Hari ini mendapatkan beberapa pencerahan untuk menyetel
ulang kebiasaan menulis.
- Selama ini aku hanya melihat apa yang aku lihat, tetapi tak pernah mencoba untuk melihat apa yang orang lain lihat
- Aku hanya menunggu inspirasi itu berlabuh, lalu menuliskannya. Tetapi aku jarang sekali mencoba mencari, mengejar, dan menangkap inspirasi itu, lantas menuliskannya
- Aku terlalu banyak berpikir, apa yang harus aku tuliskan, apakah tulisanku mulai berkembang, apakah ini bagus, dan apakah mereka suka ? aku terlalu banyak berpikir
- Aku terlalu mudah menyerah, seperti berjalan di jalan yang lurus bebas hambatan, tetapi tanpa alasan aku membelokkan tujuan
- Menulis itu adalah sebuah proses. Jadi nikmati saja proses itu terus mengalir
Rabu, 05 Juni 2013
Berjuang (lagi!!)
sudah lama gak nulis di blog. -,-'
Haiiiiiiiiii semua. hehe. banyak hal yang telah terlewati dalam 1 bulan terakhir ini. dari kelulusan UN. Alhamdulillah lulus bersama semua teman seperjuangan. Untuk nilainya, jujur gak pernah nyangka. Alhamdulillah lumayan memuaskan. ini semua gak bakal terjadi jika tanpa bantuan dari Allah. kapanpun, dimanapun, selirih apapun, bahkan jika doamu itu hanya kau bisikkan lewat hatimu, percayalah Allah akan mendengar dan mengabulkannya untuk orang - orang yang percaya. Akhirnya sekarang sudah wisuda, sudah 18 tahun juga! 2 tahun lagi kepala 2 umurku. hehe. makin tua aja, tapi belum merasa cukup dewasa.
tetapi bukan berarti setelah lulus dari sekolah, lantas luntang - luntung tanpa melakukan apa - apa. masih banyak yang harus dilakukan untuk kedepannya. agenda paling dekat adalah lolos SBMPTN. tes masuk perguruan tinggi negeri. sayangnya, SNMPTN saya belum lulus, jadi harus berjuang lagi. saat SNMPTN, saya mengambil farmasi Unair. mungkin belum rejekinya, dan mungkin juga saingan saya yang terlampau berat. tetapi saya tidak akan menyerah begitu saja. 1 pintu tertutup, tetapi pintu - pintu lain pasti akan terbuka. harus kembali berusaha semaksimal mungkin dan tak lupa pula berdoa untuk yang terbaik.
setelah dipikir - pikir lagi, ada positifnya juga saya gak lulus SNMPTN, hehe. jadi gak nganggur di rumah. paling tidak harus buka - buka buku lagi, bernostalgia dengan rumus dan teori. bisa lebih memikirkan konsekuensi setiap pilihan dan lebih mempersiapkan diri untuk menerima hasil apapun yang akan diberikan. Yakinlah bahwa Allah yang lebih tahu apa yang terbaik untuk kita di masa depan, untuk diri sendiri, orang tua, dan lingkungan sekitar kita.
Oke,,, bagi yang belum lolos PTN yang diinginkan saat ini. terus berjuang yaa :) jangan mengandalkan nasib baik. jangan mengandalkan hal - hal yang tidak sepantasnnya dilakukan. lakukan usaha dan doa. itu cukup membuktikan kesungguhanmu untuk meraih cita - cita. Selamat berjuang. SBMPTN kurang 11 hari lagi :)
Jumat, 17 Mei 2013
Absurd
Terkadang, malah sering, tulisan saya menjadi absurd, aneh, tidak jelas. Seakan kata - kata yang ada dalam pikiran begitu sulit di jelaskan. Terkadang pikiran menuliskannya dengan begitu menakjubkan. Tetapi ketika aku mengeluarkannya kesan yang ada selalu berbeda
Sabtu, 20 April 2013
Setiap Perjalan telah Miliki Peta
Jika kita berbicara tentang hidup memang tak pernah ada
habisnya. Dari sisi manapun kehidupan itu sungguh mengandung banyak misteri. Manusia
memiliki makna sendiri – sendiri tentang hidup ini. Pikiran, perasaan, dan
panca indra kita diciptakan berbeda dan menangkap gelombang – gelombang yang memang
berbada satu sama lain. Tetapi semestinya ada yang membuat kehidupan ini sama. Mana
yang benar dan salah. Mana yang harus dilakukan dan tak layak dilakukan. Semuanya
semestinya miliki persepsi yang sama. Dan untuk persoalan pilihan hidup, setiap
orang memang berhak memilih jalan hidupnya masing – masing, tetapi ada jalan
hidup yang semestinya dipilih karena kita hidup untuk memilih itu. Jalan hidup
yang penuh cahaya.
Kebebasan berpikir, kebebasan memilih, tetapi seakan – akan kita
lupa ada hal yang membatasinya. Hingga terkadang kebebasan memilih itu
menghilangkan sisi kemanusiaannya. Dan apakah itu benar untuk dilakukan?
Kebenaran menjadi relatif untuk masing – masing orang. Padahal
kebenaran itu jelas – jelas terlihat yang mana. Tetapi kebebasan berpikir kita,
tanpa miliki landasan membuat kita tersesat dan tanpa arah. Kita menganggap
kesalahan itu pilihan hidup kita dan mengatakan ini adalah hidup kita. Jangan
ikut campur dan urus saja hidupmu sendiri!. Itu bebarapa kata yang saya dengar dari beberapa orang. Dan menurut
saya, ini menunjuk kepada kehidupan manusia yang individualis untuk mencapai
tujuan mereka masing – masing. Memang ada saatnya kita menjadi makhluk sosial
dan makhluk individu. Tetapi apakah ini memang pada tempatnya ?
Kita menuntut banyak keadilan. Tetapi kita tak pernah sadar apakah
kelakuan kita sudah mencerminkan sebuah keadilan untuk orang lain. Apakah yang
kita lakukan sesuai dengan kewajiban kita ? dan tidak mengambil hak orang lain
? kita cenderung memikirkan hak – hak yang semestinya kita dapat. Tetapi terkadang
mengabaikan kewajiban yang semestinya harus dilakukan. Keadilan, kejujuran,
saling mengargai sesama, mengingatkan dalam kebajikan, masihkah kita sering
melihatnya dalam kehidupan ini ?
^^
Baru saja saya membaca buku dari Muhammad Husain Haekal dan
lebih menyadarkan saya akan satu hal. Kita semua pasti mengaku beragama,
mengaku beriman, percaya kepada Allah, malaikat, kitabNya, Nabinya, hari akhir
dan takdir. Dan agama itu sendiri mengajarkan kita untuk hidup dan apa yang
harus kita lakukan. KitabNya memuat segala yang harus dilakukan dan mana yang
tidak semestinya kita lakukan. Dan disini pikiran kita dituntut untuk berpikir
lebih dalam, merenunginya bersama, tanpa keluar dari dasar – dasar dan petunjuk
yang telah diberikan oleh Sang Pencipta. Dan masih ada Nabi Besar Muhammad SAW
yang menjadi teladan sempurna untuk manusia. Itulah petunjuk hidup kita sebagai
manusia yang beragama. Tetapi sebagian orang masih sering melupakan bahwa
mereka beragama dan telah mengikrarkan keimanannya. Mereka membuat aturan
sendiri, kebenaran sendiri, tannpa mau tahu dan menutup pikiran akan sekeliling
ala mini, yang memberikan begitu banyak petunjuk untuk kita resapi.
maaf jika bahasa saya berbelit belit, ada kata - kata yang salah, membingungkan, dan menyinggung pembaca. saya masih belajar ^^
Senin, 08 April 2013
H-6, Keep Fighting!!
H-6 menuju waktu yang telah lama dinanti, tetapi juga terasa
terlalu cepat untuk menghampiri. Apakah aku dan kamu sudah siap menghadapi? Apakah
sudah cukup bekal yang telah aku dan kamu kemas? Hingga sedemikian rupa
penuhnya dalam otak kita. Mungkin terkadang kita telah merasa jenuh dan penuh
akan semua kata, kalimat, rumus, dan segala macamnya yang akan kita hadapi
nanti. Tetapi kawan, waktu ini tinggal sedikit lagi. Hanya tinggal menghitung
mundur hari, bahkan jam. Bukan lagi minggu, apalagi bulan. Bahkan itu sudah sangat dekat untuk dibayangkan.
Tidak ada kata terlambat untuk sadar. Jika aku dan kamu pada
detik ini baru sadar apa yang semestinya dilakukan. Lakukan sekarang. Jika
diantara kita, berada diantara orang –
orang yang meremehkan usaha kita, menganggap kecil usaha kita. Jangan bersedih.
Jangan patah semangat. Jangan hiraukan. Ini hidup kita, bukan hidup mereka,
apalagi urusan mereka. Jika ada mereka yang putus berusaha sebelum mencobanya,
mereka adalah orang – orang yang mengakui kekalahan sebelum berperang. Tanpa mereka
sadari mereka telah membuat kekalahan itu untuk mereka sendiri. Dan kita masih
berjuang, tidak untuk memperoleh kemenangan, tetapi untuk mempertahankannya, karena
sebenarnya kemenangan itu telah kita raih disetiap perjalanan.
Kawan, tetaplah berusaha. H-6. Berusahalah dengan usaha yang
semestinya kalian lakukan. Bukan dengan jalan yang lainnya. Pasti kalian tahu bukan
hati kita berbicara apa? Pasti diri kalian tahu apa yang harus kalian lakukan. Tetapi
itu kembali lagi. Maukah aku dan kamu melakukannya? Pilihan kita hanyalah,
menyesal atau bersyukur kemudian. Dan aku berharap rasa syukur akan selalu
menyelimuti kita. Keep Fighting!!
Rabu, 27 Februari 2013
Flash Back
Hari ini aku berjalan kaki pulang kerumah. Melewati hamparan sawah yang masih tersisa disekitar bangunan rumah - rumah yang masih bisa dibilang baru. Walaupun lelah aku rasakan, dan perut mulai meminta haknya, terkadang aku suka berjalan jika pulang ke rumah. Dengan berjalan terkadang inspirasi mengalir begitu saja dengan melihat alam sekitar. Panas matahari terkadang terabaikan dengan adanya hembusan angin alam persawahan. Hari ini aku melintasi sungai seperti biasanya. Aromanya tiba - tiba menempel di ujung penciumanku. Aku mengingat aroma ini. Ini adalah aroma yang mengingatkanku akan masa lalu. Masa kanak - kanak yang bebas dan menyenangkan. Tanpa masalah hanya memikirkan untuk bersenang - senang saja. Ingatanku kembali kemasa lalu, dimana tawa, tangis, dan petualangan menjadi bagian dari hidupku. Masa yang amat aku rindukan, tetapi takkan mungkin terulang.
Aroma sungai itu mengingatkanku akan segalanya. Dulu aku suka sekali bermain dan mencari ikan di sungai bersama teman - teman. Semua sungai di sekitar permukiman saat itu kami jelajahi. Hingga genangan air di sawah kami coba cari ikan di sana. Tak lupa kami selalu membawa ember kecil untuk menampung ikan tangkapan kami serta gelas kecil untuk menangkap ikan. Dengan bermodalkan alat - alat itu, kami terjun ke sungai dan memulai pencarian. Tak jarang kami hanya memakai tangan untuk menangkap ikannya. Ikannya sungguh gesit, tetapi kami juga tak kalah gesit ditambah tak mudah menyerah. Ada jenis ikan yang sangat sulit di cari. Kami menyebutkannya ikan gabus. Dan jika kami mendapatkannya, kami akan sangat kegirangan. Kami keasyikan mencari ikan sampai - sampai terkadang kami terpeleset atau sandal yang kami gunakan terbawa arus sungai. Selain mencari ikan, kami juga terkadang beristirahat di sebuah gubuk bambu di tengah sawah. Didekatnya ada sebuah pohon jambu biji yang buahnya kecil - kecil.
Aku juga sering sekali bersepeda dengan teman - teman. Mencari pohon cerry di perumahan sebelah dan mencari yang banyak buahnya. Kemudian kami memanjat keatasnya dan mengambil buah cerry yang telah matang. Warnanya ada yang kuning, orange, atau yang sangat matang berwarna merah. Kami memanjati setiap pohon tanpa tahu pohon itu milik siapa. Setelah itu, di rumah kami mencampurnya dengan teh. Aku sudah lupa bagaimana rasanya teh itu. hehe
Hal yang juga tidak terlupakan adalah ketika setiap pagi di liburan bulan puasa, kami selalu berpetualang mencari tempat - tempat baru. Melewati sawah - sawah, hutan - hutan bambu, hingga jembatan - jembatan lama yang dulu konon katanya bekas penjajahan belanda. Aku percaya saja dengan penjelasan temanku. Dan semua petualangan yang pernah kami alami, adalah sebuah pengalaman yang takkan pernah aku lupakan.
Tetapi sayangnya sekarang takkan lagi ada waktu - waktu yang menyenangkan seperti masa kecil dulu. Tak ada lagi banyak waktu untuk bersenang - senang dan berkeliaran bebas tanpa ada tujuan pasti. Aku bersyukur bisa membuat memori yang menyenangkan akan masa - masa itu. Memori yang takkan terlupakan sepanjang hidup dan membuat senyuman ketika ingatan itu kembali muncul.
Aroma sungai itu mengingatkanku akan segalanya. Dulu aku suka sekali bermain dan mencari ikan di sungai bersama teman - teman. Semua sungai di sekitar permukiman saat itu kami jelajahi. Hingga genangan air di sawah kami coba cari ikan di sana. Tak lupa kami selalu membawa ember kecil untuk menampung ikan tangkapan kami serta gelas kecil untuk menangkap ikan. Dengan bermodalkan alat - alat itu, kami terjun ke sungai dan memulai pencarian. Tak jarang kami hanya memakai tangan untuk menangkap ikannya. Ikannya sungguh gesit, tetapi kami juga tak kalah gesit ditambah tak mudah menyerah. Ada jenis ikan yang sangat sulit di cari. Kami menyebutkannya ikan gabus. Dan jika kami mendapatkannya, kami akan sangat kegirangan. Kami keasyikan mencari ikan sampai - sampai terkadang kami terpeleset atau sandal yang kami gunakan terbawa arus sungai. Selain mencari ikan, kami juga terkadang beristirahat di sebuah gubuk bambu di tengah sawah. Didekatnya ada sebuah pohon jambu biji yang buahnya kecil - kecil.
Aku juga sering sekali bersepeda dengan teman - teman. Mencari pohon cerry di perumahan sebelah dan mencari yang banyak buahnya. Kemudian kami memanjat keatasnya dan mengambil buah cerry yang telah matang. Warnanya ada yang kuning, orange, atau yang sangat matang berwarna merah. Kami memanjati setiap pohon tanpa tahu pohon itu milik siapa. Setelah itu, di rumah kami mencampurnya dengan teh. Aku sudah lupa bagaimana rasanya teh itu. hehe
Hal yang juga tidak terlupakan adalah ketika setiap pagi di liburan bulan puasa, kami selalu berpetualang mencari tempat - tempat baru. Melewati sawah - sawah, hutan - hutan bambu, hingga jembatan - jembatan lama yang dulu konon katanya bekas penjajahan belanda. Aku percaya saja dengan penjelasan temanku. Dan semua petualangan yang pernah kami alami, adalah sebuah pengalaman yang takkan pernah aku lupakan.
Tetapi sayangnya sekarang takkan lagi ada waktu - waktu yang menyenangkan seperti masa kecil dulu. Tak ada lagi banyak waktu untuk bersenang - senang dan berkeliaran bebas tanpa ada tujuan pasti. Aku bersyukur bisa membuat memori yang menyenangkan akan masa - masa itu. Memori yang takkan terlupakan sepanjang hidup dan membuat senyuman ketika ingatan itu kembali muncul.
Menetas dan Bebas
Terkadang diri saya kurang peka terhadap sekitar. Saya mengakui itu. Orang tua juga sering memberi tahu agar menjadi seorang yang peka. Kesibukan seakan membuat saya lupa akan semua yang terjadi. Minggu - minggu ini menjadi minggu yang sibuk. Tugas - tugas akhir ( yang paling akhir :p) menumpuk dan menuntut untuk diselesaikan sebelum deadline. Mulai dari paper bahasa inggris, ini yang paling berat, dan power poin bahasa indonesia. Ditambah lagi Try Out kota kedua yang menuntut saya harus belajar lebih dan meningkatkan hasil dari Try Out sebelumnya (semoga :)) Hingga saya tidak sadar bahwa ada sesuatu yang baru di rumah. Baru saja hidup dan bebas dari tempurungnya. Mereka meringkuk di dalam kardus yang telah disiapkan ayah dengan diterangi lampu neon kuning yang menghangatkan mereka. Mereka berisik di belakang rumah, tetapi menyenangkan bisa mendengar mereka. Dan ini dia keluarga baru saya :D
Mereka lah keluarga baru saya. Mereka ayam - ayam yang dipelihara ayah dan baru saja menetas beberapa hari yang lalu. Diantara 12 telur yang keluar, merekalah 4 pemenang yang kemudian melihat dunia. Jadi, setiap hari saya suka melihat tingkah lucu mereka di dalam kardus. Bercicit - cicit riang. Mereka bebas dan dapat menikmati hidup. Alhamdulillah, saya juga baru saja bebas dari cengkaraman tugas paper dan Try Out kota. Baru saja saya dan ayam menetas dan bebas :)
Minggu, 24 Februari 2013
Menerima
Beberapa saat yang lalu, saya berfikir, bagaimana jika saya harus menjalani pilihan yang tidak saya sukai ? Saya gelisah karena tidak pernah membayangkan harus menjalani sesuatu yang bukan pilihan saya. Pasti kita semua punya pilihan, dan tentu saja sebagian besar pilihan kita adalah hal yang kita sukai, bukan malah sebaliknya. Terkadang hal yang tidak kita sukai, kita hindari dan malah mentah - mentah kita tolak. Berharap tidak pernah menjalai pilihan itu. Tetapi, saya sadar. Hidup itu bukan sekedar memilih, mana yang saya suka, lalu menjalaninya. Belum tentu. Beberapa kali saya menulis pada postingan saya, bahwa masa depan itu kegaiban. Tidak ada yang tahu bagaimana masa depan itu dengan pasti. Kita hanya bisa memprediksi dan berharap prediksi kita benar. Jadi, mulai sekarang mulailah membuka hati dan pikiran akan kehidupan. Andai kata, saya dan kamu nanti harus menjalani pilihan yang sekarang tidak kamu sukai, persiapkan dirimu untuk kemungkinan terburuk itu. Saatnya saya belajar menerima. Bukan berarti pilihan yang tidak saya sukai itu, tidak bermanfaat. Jika pilihan itu memiliki manfaat untuk banyak hal, apa salahnya untuk mencoba menerima. Bukan berarti saya pesimis tidak akan mendapat sesuatu yang saya inginkan, tetapi tidak ada yang tahu bukan apa yang akan terjadi selanjutnya ? Pilihan masih bisa diperjuangkan pada batas - batas tertentu. Ada waktunya pula kita harus bisa melepas.Terus berdoa dan berjuang. Persiapkan diri untuk kemungkinan terburuk, dan kita akan siap menghadapi segalanya. Tetapi terkadang kemungkinan terburuk yang kita pikirkan itu tidak seburuk yang kita kira. Keep Fighting!! :D
Senin, 04 Februari 2013
Pilihan
orang yang berhasil adalah orang yang mengetahui apa yang diinginkan dirinya. apa yang mampu dirinya lakukan dan tidak mampu ia lakukan. mengetahui siapa sebenarnya dirinya, dan bagaimana rupa dirinya. dia adalah orang yang benar - benar akan berhasil. berusaha dengan sekuat tenaga. mempercayai tidak ada yang tidak mungkin terjadi. setelah itu, menjadikan Allah sebagai sandarannya. mengiringi setiap pilihan dengan doa. berserah sepenuhnya kepada Allah. berharap diberi yang terbaik. berlapang dada menerima segala keadaan. sesungguhnya kita hanyalah manusia yang tidak secara mutlak bisa merubah segalanya. pada akhirnya kita hanya membuat sebuah proses, yang hasilnya adalah sebuah ketentuan. sesungguhnya Allah lah yang tahu segalanya. mana yang terbaik untuk kita. masa depan adalah sebuah kegaiban. kita tak bisa mengintip, kita tak punya kunci. Allah lah yang membawa kunci segalanya. kita yang membuat pilihan. tetapi tidak selamanya itulah pilihan yang tepat. percayalah disetiap kejadian ada hikmahnya, disetiap kegagalan ada pintu lain yang terbuka. disetiap keberhasilan, jalan di depan akan semakin lebar. tetapi terkadang penuh cobaan. percaya pada pilihan, percayalah pada kekuatan doa. serahkan, ikhlaskan,
Jumat, 25 Januari 2013
Saya dan Ide
saya dan ide sering sekali bermain petak umpet. saling berkejaran dan terkadang tidak saling bertemu. ada waktunya ide datang begitu saja. menyeruak dari alam bawah sadar, mendobrak dan melangkahi batas kesadaran saya. ketika pikiran sedang memikirkan yang lain, ide datang dengan kecepatan sepersekian cahaya melalui impuls - impuls yang tak wajar. datang membanjiri, wusshhh.... wusshhhh... wushhhh... dan aku hanya termenung, mengagumi kebrilianan "dunia ideku" yang datang amat jauh dari jangkauan kesadaran. entah datangnya dari mana. dan ide yang pertama kali muncul, ide yang baru saja lahir, bukan dari kesadaran. itulah ide yang paling hebat yang terpikirkan, dan sangat mudah aku lupakan.
saya dan ide sering sekali tidak sikron. ketika saya menguak ide brilian itu lagi, ide itu bahkan tak lagi mengandung 1 persenpun kebrilianan. akal pikiran telah mengotak - atiknya, memfilter segalanya, sehingga tak lagi murni. terkadang ide alam bawah sadar kita lebih bebas, lebih natural. ketika pikiran ikut campur dalam sebuah ide yang bebas itu, sebuah ide takkan pernah lagi sama. setiap kali ide datang menghampiri, membisikkan sebuah imaji, saya selalu tak siap dan membuat frustasi >.<
saya dan ide sering sekali tidak sikron. ketika saya menguak ide brilian itu lagi, ide itu bahkan tak lagi mengandung 1 persenpun kebrilianan. akal pikiran telah mengotak - atiknya, memfilter segalanya, sehingga tak lagi murni. terkadang ide alam bawah sadar kita lebih bebas, lebih natural. ketika pikiran ikut campur dalam sebuah ide yang bebas itu, sebuah ide takkan pernah lagi sama. setiap kali ide datang menghampiri, membisikkan sebuah imaji, saya selalu tak siap dan membuat frustasi >.<
Kamis, 10 Januari 2013
Hidup dalam Cerita
Pernahkah kau membayangkan bahwa hidupmu hanyalah sebuah
mimpi ? aku tak pernah membayangkannya. Dan pernahkah kau berpikir bahwa kau
sebenarnya tidak nyata ? kau hanya seorang lakon yang diciptakan. Kau adalah
seorang tokoh dalam cerita. Kau adalah salah satu tokoh dalam kompleksitas
masalah yang amat besar yang telah dituliskan dalam sebuah kisah. Dan sekarang
kau sedang ada dalam cerita, sedang menjalani cerita tersebut. Kau adalah
seorang tokoh yang hanya berjalan saja mengikuti cerita, jika kau adalah
seorang tokoh yang tidak punya kesadaran. Tetapi bagi tokoh yang sadar akan
petunjuk jalannya cerita, dia akan mematuhi dan mengikuti aturannya. Hingga suatu
saat nanti kita akan sampai pada akhir cerita, lembar penghabisan untuk peran
kita. Tamat. Dan semua ini adalah pilihan, akankah kita menaati aturannya, atau
hanya berjalan saja tanpa tahu apa yang semestinya berjalan dan menghancurkan
ceritanya ? sesungguhnya segalanya telah tertulis dalam sebuah buku besar.
mungkin bagi pembaca hanya bisa meraba - raba apa sebenarnya maksud saya menuliskan ini. tetapi hari ini saya sungguh menyadari sesuatu yang besar dan membuat sebuah pandangan baru akan kehidupan dan itu juga sebuah perabaan. saya hanya menafsirkan akan segala sesuatu yang saya ketahui dengan akal pikiran saya. dan ketika saya berpikir suatu kesadaran datang. saya hanyalah seorang manusia dengan pikiran terbatas. dan tidak tahu apakah pikiran ini benar. Wallahu'alam.
Stagnation
mengapa saya sulit sekali menuliskan sesuatu ? semuanya sudah ada di dalam kepala, tetapi tidak mau keluar.
kemana perginya imajinasi liar saya selama ini ? saya sudah mengundangnya datang, tapi dia tak kunjung muncul juga.
kemana pertanyaan - pertanyaan rancu itu ?
entah sepertinya tertindih dengan deretan angka - angka, formula, dan bahasa2 latin yang tak pernah saya hafal.
ini adalah keadaan yang membuat saya tidak nyaman >.<"
kemana perginya imajinasi liar saya selama ini ? saya sudah mengundangnya datang, tapi dia tak kunjung muncul juga.
kemana pertanyaan - pertanyaan rancu itu ?
entah sepertinya tertindih dengan deretan angka - angka, formula, dan bahasa2 latin yang tak pernah saya hafal.
ini adalah keadaan yang membuat saya tidak nyaman >.<"
Selasa, 01 Januari 2013
1 Januari
tidak terasa bukan sudah tahun 2013 ? itu yang saya rasakan. semakin lama, waktu semakin cepat saja melaju. hingga sepertinya saya belum banyak melakukan perubahan apa - apa, tetapi waktu terus saja, tak mau berhenti sekedar menunggu. karena waktu takkan pernah mau menunggu. tahun 2013 ini, mungkin banyak yang ingin saya capai, tapi saya tidak akan mematok harga mati untuk itu. biar saja keinginan saya itu mengalir, tenang tapi pasti. yang pasti target yang paling dekat sekarang adalah makin rajin belajar. hehe. kemudian lulus UNAS 2013 bersama teman - teman seperjuangan dengan nilai yang memuaskan. hal yang lainnya :
- bisa membanggakan orang tua
- semakin dewasa, peka terhadap sekitar
- meningkatkan kualitas diri
- terus menulis, kalo bisa membuat cerpen lagi, bahkan novel
- menjadi orang yang berguna
- diterima di universitas dan jurusan terbaik --> semoga farmasi UNAIR
1 Januari saya awali dengan menata dan bersih - bersih kamar. tahun baru, suasana baru. me make over kamar ternyata seru juga. menemukan jejak - jejak buku harian masa kelas 6 SD, ketawa ngakak ketika membacanya. ternyata tanpa saya sadari dulu saya alay. hehe. pokoknya gilaa deh. oiya, tahun 2013 no more galau. berusaha berdamai dengan diri sendiri dan melupakan yang tak lagi penting.
- bisa membanggakan orang tua
- semakin dewasa, peka terhadap sekitar
- meningkatkan kualitas diri
- terus menulis, kalo bisa membuat cerpen lagi, bahkan novel
- menjadi orang yang berguna
- diterima di universitas dan jurusan terbaik --> semoga farmasi UNAIR
1 Januari saya awali dengan menata dan bersih - bersih kamar. tahun baru, suasana baru. me make over kamar ternyata seru juga. menemukan jejak - jejak buku harian masa kelas 6 SD, ketawa ngakak ketika membacanya. ternyata tanpa saya sadari dulu saya alay. hehe. pokoknya gilaa deh. oiya, tahun 2013 no more galau. berusaha berdamai dengan diri sendiri dan melupakan yang tak lagi penting.
Langganan:
Postingan (Atom)

