Sabtu, 27 April 2013
Putri Tidur
Selasa, 16 Oktober 2012
Rain Poem #2
Kamis, 11 Oktober 2012
Rain Poem
di dalam khayalku aku bertanya kepada hujan
"hujan, apakah kau bisa ?
apakah kau bisa melakukan sesuatu pada diriku ?
jika aku menggenggam setiap bulirmu, apakah aku bisa melepas masa lalu ?
jika kau menumpahkan dirimu kepadaku, apakah kau bisa mengikis hatiku ?
mengikisnya seperti batu yang kukuh
hatiku telah membatu, hujan
tapi aku tak yakin, hujan
kau bisa menghanyutkan segalanya
termasuk segala emosiku ini
air mataku saja tak pernah mampu
hujan, kau malah makin membuatnya semakin nyata
semakin membuatnya segalanya meluap
tak bisa dibendung lagi"
di luar sana, hujan di awal oktober
terus saja terjun ke bumi
di dalam sini, sekelumit rasa
terus saja menghujam, mencabik - cabik
Rabu, 04 Juli 2012
Sahabat
Selasa, 03 Juli 2012
Angin Senja
Senin, 04 Juni 2012
Tak Sama
Jumat, 04 Mei 2012
Terima Kasih, Ayah
Dari putrimu ini, yang selalu mendoakan untukmu. Semoga kau panjang umur, sehat selalu, dan diberi kemudahan dalam hidup. Selamat Ulang Tahun, Ayah. Terima kasih untuk segalanya
Dari putrimu :)
Kamis, 19 April 2012
Hanya UntukMu
Di awal kelahiranku
Kuucapkan kalimat itu
Kuucapkan janji suci itu
Kuberjanji sampai mati kepadaNya
Dengan mengucap dua kalimat syahadat
Di alam bawah sadarku maupun di bawah sadarku
Di awal langkah kehidupanku
Ku berniat hanya untukNya
Setiap langkah kaki
Berharap selalu ada di jalan yang lurus
Jalan menuju Tuhan Semesta Alam
Tak lupa pula
Mengharap ridho dariNya
Di setiap waktu
Di setiap sujudku
Hanya sujud kepada diriMu
Sang Pemberi Kehidupan dalam jiwaku
Kuserahkan diriku
Kurendahkan diriku
dihadapanMu Yang Maha Agung
Di setiap dzikir – dzikirku
Aku ikut memuji kebesaranMu
Bersama angin yang berhembus
Bersama matahari yang terbit
Bersama rumput – rumput yang bergoyang
Bersama dinginnya udara
Aku mohon ampun padaMu
Atas segala dosa yang tak terkira
Yang aku lakukan setiap detiknya
Aku bersyukur padaMu
Atas segala nikmat yang melimpah
Yang kau berikan padaku
Tak terbatas, tak terhitung jumlahnya
Dan akan nikmat yang paling indah ini
Yang menjadi penyejuk keringnya jiwa
Obat sakitnya hati
Penjernih keruhnya pikiran
Penunjuk jalan kebenaran
Alhamdullilah kuucapkan kepadaMu
Ya Allah,,,
Atas nikmat islamku ini
Atas nikmat imanku ini
Yang terkadang masih terombang – ambing
Oleh ombak dilautan dunia yang kejam
Ku berjanji padaMu, Ya Allah
Akan selalu kujaga keyakinan ini
Akan selalu kutiti jalan kebenaran ini
Hanya untuk kembali lagi kepadaMu
Tempat segalanya akan kembali
Minggu, 01 April 2012
Bintang Hati
Kuputar kembali lagu tentangmu
Yang mampu menghadirkan bayangan fana dirimu
Yang tak lagi berjiwa dalam diriku
Karena diriku telah merelakanmu pergi
Menghilang bersama hembusan angin malam
Terhanyut jauh bersama derasnya hujan
Engkau yang dulu pernah membawa angin rindu
Disetiap malam yang sunyi dan sendu
Masuk dan berputar – putar dalam labirin hati
Akhirnya berhasil keluar
Menemukan sebuah pintu
Menutupnya dan meninggalkannya pergi
Tetapi tetap meninggalkan jejak
Yang tercetak jelas, tanpa bisa kuhapus dengan mudah
Kecuali aku hilang ingatan
Dalam panorama langit malam, bertabur bintang
Bintang yang paling terang mulai meredup
Hanya tinggal setitik kecil cahaya, terabaikan
Tak lagi menjadi pusat keindahan
Hanya dianggap pernah ada dimasa lalu
Itulah dirimu
Tergantikan bintang baru yang lebih indah
Dengan sinarnya yang menyilaukan
Berkelip – kelip menggoda
Bagai menawarkan harapan baru
Tetapi, apalah artinya jika semua bintang seperti dirimu
Hanya menawarkan keindahan sesaat
Dan menghilang setelahnya
Aku ingin bintang yang paling bersinar
Tak pernah meredup dimakan kegelapan
Memberikan kehangatan dan hidup
Untuk diriku dan sekelilingku
Seperti matahari
Untuk menjadi bintang hati
Rabu, 21 Maret 2012
Tulisan ini
Tulisan ini
Ditulis dengan jari seorang manusia
Yang berlari – lari liar seenaknya
Berasal dari pemikiran seorang manusia
Yang tak berpikir panjang
Mengeluarkannya seenak jidatnya
Yang terlintas dalam pikiran
Tak pernah dipikirkannya ulang
Seperti filter rusak yang meloloskan segala yang ada
Tulisan ini
Ditulis dengan perasaan seorang manusia
Yang tercampur dengan emosi yang tak pernah padam
Perasaan yang selalu terabaikan
Tak pernah tersampaikan
Dan perasaan yang tak pernah menuntut balas
Perasaan yang hanya bisa berharap
Tapi hanyalah sebuah harapan kosong
Tanpa wujud yang begitu nyata
Tulisan ini
Hanyalah sebuah gema dalam pikiran
Sebuah angin – anginan tak diundang
Lewat begitu saja
Tanpa mau tau keadaan
Tanpa mau kembali jika terlupakan
Dan tak pernah tersampaikan dengan tepat
Tak tersampaikan dengan indah
Tak pernah berasa istimewa
Hanya sebuah tulisan biasa
Yang sulit dijelaskan
Tetapi, tulisan ini
Adalah jiwa seorang manusia
Memori hidup seorang manusia
Yang tak pernah bisa mengungkapkannya di lisan
Hanya bisa tertulis dalam untaian kata
Yang terkadang tetap masih tak bisa dimengerti jugaKamis, 08 Maret 2012
Tersenyumlah
Pagi akan menyambutmu dengan ceria
Mataharikan menyinarimu dengan kehangatannya
Burung – burung berkicau ribut terdengar riang
Anginkan membelaimu dengan kesejukkan
Tersenyumlah..
Setiap langkah kaki akan terasa ringan
Penglihatanmu akan menemukan keindahan
Nyanyian alam memanjakan pendengaran
Bersenandung lemah mengiringi dirimu
Tersenyumlah..
Setiap masalah akan sesaat terlupakan
Walaupun kepala akan meledak
Sakit hati perlahan – lahan temukan obatnya
Walaupun hati telah tersayat – sayat dalam
Tersenyumlah..
Untuknya yang melukai
Untuknya yang kau lukai
Untuknya yang kau benci
Dan untuknya yang kau cintai
Tersenyumlah..
Saat bahagiamu dan sedihmu
Saat kebangkitanmu dan keterpurukanmu
Saat jatuh cinta dan patah hatimu
Tetaplah kembangkan senyummu
Dengan penuh keikhlasan dan kerendahan hatiRabu, 07 Maret 2012
Berlari
Matahari bersinar dibalik awan
Menyongsong langkah kaki yang telah mulai melangkah
Tanah basah karena awan yang menumpahkan tangis
Seketika kering tak berbekas
Udara pagi dingin menusuk kulit
Dilapisi kabut tipis yang menghalangi pandangan
Langkah kakinya tak pernah berhenti
Lama kelamaan malah semakin mantap
Terus berlari tanpa belas kasihan
Padahal peluh sudah membanjiri raga
Nafas naik turun tak karuan
Kaki lelah tak ingin lagi melangkah
Tetapi apa daya seluruh raga
Jika sang pemiliknya masih belum menghendaki
Terus berlari dan berlari
Pikiran memang keras kepala
Tetap ingin melangkah tak kenal lelah
Padahal sudah tahu bahwa badan tak kuat
Tetapi jika pikiran tak keras kepala
Bagaimana jiwa dan raga akan kuat
Jiwa akan melayang – layang bebas
Dan raga lemah tak berdaya
Dibawah semangat nan mengebu –gebu
Sang pelari terus melaju
Menembus waktu, melampaui batas
Meninggalkan masa lalu, menyongsong masa depan
Hingga akhir batas terlihat di depan mata
Dirimu, yang Kukagumi
Dari balik mataku selalu ada dirimu
Dari mata turun ke hati
Tetapi ini bukan cinta
Aneh bukan ??
Ini hanya rasa kagum semata
Yang takkan berubah lebih dari itu
Aku tak tau sejak kapan aku kagum padamu
Dari balik lensa mataku
Kulihat kau seorang sosok yang membuatku kagum
Dirimu pemimpin yang bekerja keras
Yang selalu bertanggung jawab
Tetapi disisi lain kau tetaplah manusia biasa
Yang tak luput dari kekurangan
Dari balik dedaunan
Di pingir lapangan
Aku melintas bagaikan angin yang berhembus samar
Tanpa sengaja melihat dirimu yang menjadi objek perhatianku
Kuhentikan langkah kaki sejenak
Melihat dirimu yang melempar bola lonjong itu
Bola melayang ke seberang lainnya
Dan akan mendarat kembali di tanganmu
Aku tersenyum melihatmu bermain di lapangan
Tanpa ku tak tau sebabnya dengan pasti
Kuharap kau akan menjadi penyejuk hati yang gersang ini
Menjadi hujan di tengah kemarau panjang
Genangan oasis di tengah padang
Menjadi penghalang ombak di pesisir pantai
Ketika pikiranku menjadi alpa
Terkadang terbersit dirimu yang berjarak beberapa kelas dari tempatku
Dan menjadi objek tulisanku
Seperti saat ini
Dan kuharap kau akan lebih sering menjadi tulisanku
Agar aku tak terbelenggu
Dalam monotonnya tulisanku
Jumat, 02 Maret 2012
Ditengah Keterbatasan
Tuhan,
Kau memberikan kami kehidupan
Kami yang menjalani segalanya
Tetapi diriMu lah yang menentukan segalanya
Untuk apa sebenarnya kehidupan kami ini
Untuk apa sebenarnya segala cobaan ini
Yang tak henti – hentinya mendera kepada para hambaMu
Yang tak berdaya ditengah keterbatasan yang dimiliki
Tuhan,
Aku teriris melihat mereka, sekaligus kagum dalam satu waktu
Melihat mereka yang terjebak keterpurukan ekonomi
Yang mencekik di tengah kehidupan yang telah begitu terhimpit
Tetapi mereka tetap berani bermimpi ditengah keterbatasan ekonomi
Mimpi mereka menjadi sebuah semangat tersendiri
Untuk keluar dari belenggu yang terus membayangi
Untuk mengubah takdir dari bawah menuju ke atas
Tuhan,
Aku ikut menderita merasakan sakitnya
Mereka yang harus kau beri penyakit
Yang bersarang dalam tubuh yang tak pernah mereka inginkan
Harus rela menerima rasa perih setiap saat
Tak pernah bisa membagi rasa sakit mereka pada sekitarnya
Dan selalu tabah merasakannya
Tetapi, semangat mereka sungguh luar biasa
Ditengah keterbatasan fisik
Malah merekalah yang lebih mengerti bagaimana makna hidup yang sebenarnya
Merekalah yang tau bagaimana memanfaatkan hidup dengan sebaik – baiknya
Karena mereka tau hidup mereka tak sebentar
Dan tak ada lagi yang lebih penting daripada hidup mereka
Tuhan,
Jika aku melihat, membaca, mempelajari segala problematika hidup
Di dunia ini
Aku bersyukur kepadaMu
Memberiku kehidupan yang lebih dari layak
Memberikan tubuh yang sehat dengan sedikit keterbatasan
Tetapi,aku tau Tuhan
Tak ada manusia yang tak memiliki keterbatasan
Tak ada manusia yang selamanya menderita dan selamanya bahagia
Hidup ini bagaikan pegunungan yang harus didaki
Jika kami daki terus menerus, puncaknya akan kami raih
Tetapi terkadang kami lupa setelah puncak masih ada lembah
Yang dapat menjatuhkan kapanpun kami lengah
Aku takjub pada mereka, Ya Allah
Dengan semangat mereka
Dengan kesabaran, ketabahan, dan kegigihan mereka
Ditengah keterbatasan
Diriku saja yang tidak ditengah keterbatasan seperti mereka
Masih tak bisa memanfaatkan kehidupan ini
Jadi, Ya Allah
Berilah aku segala sesuatu yang baik bagiku
Berilah aku jalan untuk mimpi – mimpiku
Dan berilah aku petunjuk untuk menuju kehadapanMu
Ditengah keterbatasan yang tak terelakkan ini
Rabu, 22 Februari 2012
Sendiri dalam Malam
Dingin udara mulai menusuk
Semilir angin lembut mulai membelaiku
Gelapnya langit malam tetap menjadi pemandangan paling indah
Yang diciptakanNya
Bertabur bintang, diterangi sinar bulan
Senandung alam mengalun merdu ditengah sunyinya suasana
Khitmat dan penuh perasaan
Rasa takut terkadang menyusup dalam pikiran
Tetapi, tak terasa begitu menakutkan karena kehadiranNya
Yang selalu ada dimanapun kita berada
Mata ini mulai tak kuat lagi bertahan untuk terbuka
Kubaringkan jiwa dan raga dalam peristirahatan
Tak lupa kupanjatkan doa sebelum menutup mata
Semoga terlindung dari segala hal
Dan mimpi – mimpi buruk yang tak kuinginkan
Perlahan – lahan kesadaran mulai sirna
Dan menuju kealam bawah sadar
Selasa, 21 Februari 2012
Tak Semestinya
Sepertinya lukaku semakin parah
kembali terasa sakit seperti dulu
Mengiris – iris hati hingga rasanya pilu
Aku tak tau sebenarnya apa yang membuatku seperti ini
Hanya melihat namamu saja rasanya sudah membuat jantung meledak
Mulut diam seribu bahasa
Pikiran kosong tak berdaya
Hanya bisa mengagumi semua yang ada didepan mata
Aku mengakui ini memang tak benar
Benar – benar salah
Tak seharusnya hatiku seperti ini
Karena hati hanyalah milik Sang Pencipta
Sang Penguasa hati manusia
Hanya Dialah yang membolak – balikan hati manusia
Tak pantas diriku untuk merasa seperti ini karena dirimu
Dan tak pantas pula dirimu membuatku seperti ini
Ya, Tuhan
Mohon ampunilah hambamu ini
Seorang hamba yang memiliki hati yang rapuh
Dan masih sering melupakanMu
Senin, 20 Februari 2012
Hujan
Hari ini hujan sangat deras.
Aku duduk dekat jendela dan menatap kosong pada lebatnya hujan.
Entah mengapa hujanpun tak bisa mengalihkan pikiranku darimu.
Setiap tetes air seperti menyiratkan perasaan rindu ini.
Setiap hembus angin menambah perihnya hati ini.
Ohhh,,, sebenarnya apakah yang terjadi padaku ?
sebuah pepatah mengatakan
“Cinta bukan mengajar kita lemah, tetapi membangkitkan kekuatan.
Cinta bukan mengajar kita menghinakan diri, tetapi menghembuskan kegagahan.
Cinta bukan melemahkan semangat, tetapi membangkitkan semangat”.
Tapi mengapa semua yang kurasakan adalah kebalikannya ?
lalu apalah artinya semua ini ?
Tetapi sepertinya aku tau sekarang.
Cinta memang terkadang melemahkan kita, tetapi bukan itulah yang kita lihat dari cinta,
yaitu bagaimana kita menjadi kuat setelah kita lemah oleh cinta.
Selasa, 14 Februari 2012
You Make Me Confused
Kau yang misterius
Siapakah dia yang kau temui kemarin ?
Siapa yang membuat statusmu begitu galau ?
Apakah benar dia ada disekolahku ?
Tapi mengapa aku tak pernah terpikir siapapun ?
Kau bilang kamu tiap minggu datang kesekolahku ?
Tapi mengapa aku tak pernah melihatmu ?
Apakah ini hanya kesalahpahaman belaka ?
Aku jadi bingung memikirkannya
Siapa dia yang tak menganggapmu
Yang membuatmu jatuh hati sejak pertama bertemu
Dan juga membuatmu patah hati akhir – akhir ini
Apakah kau tahu
Aku mati penasaran sekarang
Tak tau apa yang harus aku lakukan
Apakah aku harus melupakanmu ?
Pindah ke lain hati ?
Aku juga sepertimu
Mencintai seseorang sejak lama
Dan mendapatkan patah hati yang juga tak sebentar
Walaupun aku hanya jatuh cinta kepadamu 2 tahun
Tapi sepertinya aku tak bisa harus melupakan semua ini sekarang
Jadi tolong beri aku waktu
Suatu hari mungkin aku akan mendapatkan yang terbaik
Kamu yang anti pacaran,
Aku suka prinsipmu
Kata – katamu yang polos
Mengatakan bahwa “ jika boleh pacaran mungkin sekarang pacarku udah banyak ^^v “
Mungkin kira – kira seperti itu
Aku tersenyum membacanya
Tersenyum dikejauhan
Tanpa pernah kau tahu
Kita mungkin sama di banyak hal
Tapi tak mungkin kau akan menyadarinya
Malang, 14 Februari 2012
Selasa, 07 Februari 2012
Bait Rindu
Malam semakin larut
Kesunyian semakin menjadi – jadi
Sesuatu tiba – tiba menyusup dalam dinginnya malam
Tanpa bisa dihentikan lagi
Kerinduan ini tak terbendung lagi sekarang, kawan
Ingin selalu mengingat segalanya
Hari – hari kita dulu yang begitu indah
Dan telah terukir dalam memori – memori waktu yang tak mungkin terulang lagi
Hey, teman
Kau yang selalu memanggilku lumba – lumba
Dan hanya kau yang memanggilku seperti itu
Aku yang selalu memanggilmu sapi
Dan selau memperdebatkan sapi dan lumba – lumba
Dulu, tiap hari kita bertemu
Tiap hari kita tertawa bersama
Menangis bersama dan menghapusnya bersama
Tak pernah kulupakan akan persahabatan kita
Karena kaulah satu – satunya yang selalu ada untuk aku
Hey, teman
Yang ku kenal secara tiba – tiba
Dan menjadi akrab secara tiba – tiba
Kau selalu membuatku tertawa
Kau selalu membuatku nyaman
Kau yang terkadang selalu terkena pukulan mautku
Tetapi tak pernah mengeluh akan hal itu
Kau yang selalu berbagi denganku
Dan kau yang selalu memikirkan semuanya secara dewasa
Hey, teman
Kau penuh semangat
Semangatmu juga menular pada orang sekitarmu
Kamu yang tak pernah marah
Dan selalu membantu semua kesusahan
Yang mengajariku merajut
Yang juga selalu mengagumi keindahan alam ini
Dan mengabadikan semua kenangan kita dalam lensa kameramu
Hey, teman
Kau tuan penyair
Yang dulu tak pernah ku anggap
Yang dulu sering mengirimiku pesan
Membuatku tidak tidur hanya karena menunggu balasan pesanmu
Yang membuatku disangka orang gila
Karena semua tentangmu selalu membuatku tersenyum
Yang selalu memenuhi ruang rinduku
Dan memenuhi hari – hari ku dengan bait rindumu
Ku berharap teman,
Kita tak berakhir disini
Kita tak berakhir begitu saja
Walaupun kita jauh disana, tetapi kan tetap akan dihati
Kuberharap teman,
Kita diberi kesempatan bertemu lagi
Melepas rindu, dan mengulang semua memori
Yang pernah terukir indah dalam lembaran hidup
Untuk semua teman – teman lamaku :
Inas, yang selalu bersemangat dalam segala hal. Memberikan inspirasi bagi setiap orang. Rani, teman sebangkuku yang unyuuu banget. Hehe. bisa buat aku ketawa ngakak. Dan yang manggil aku lumba – lumba (hanya kamu yang seperti itu ), piepin, yang dulu kita belajar bareng, les bareng, makan bareng, ngujub bareng #ehhh. Tak pukul barang. Haha. Nabila, maafkan saya karena terlalu sering memukulmu dulu. Saya temanmu yang jahat. Hehe. arifa, teman sebangku saya yang pinter, rajin, punya cita – cita tinggi. Salut deh J. Dan untuk tuan penyair, you make me crazy. Huft. Aku tak tau kapan akan dapat melupakanmu. Tapi yang jelas terima kasih telah membuat aku senyum, jadi ceritaku, penginspirasiku, and everything. ingin rasanya mengulang masa - masa indah itu teman :) dan semua teman saya yang tak bisa saya sebutkan satu – satu. I miss u all :*.
Kamis, 26 Januari 2012
Jatuh Cinta itu....
Jatuh cinta itu begitu saja
Pertemuan kita begitu singkat
Tetapi kenangan yang membekas begitu mendalam
Waktu adalah saksi yang terus berjalan
Dan mengetahui bagaimana hati berubah dan takkan pernah sama
Jatuh cinta itu tak masuk akal
Dia tidak begitu tampan
Dia tidak terlalu pintar
Dia tidak sangatlah hebat
Tetapi kau tetap menyukainya
Pikiran dan hatimu akan selalu bertentangan
Tetapi terkadang untuk urusan yang satu ini
Hati akan selalu menang
Jatuh cinta itu menyangkut perasaan
bukan logika
cinta bukanlah rumus matematika
yang kau akan tau itu benar atau salah
kau akan bingung jika memikirkan
benarkah ini maupun salahkah ini
bahkan terkadang kau tak bisa membedakan benar dan salah
itu akan terasa benar jika perasaanmu menjadi tenang
dan kau akan merasa ada yang salah jika kau selalu gelisah
Jatuh cinta itu emosi sesaat
Kau menangis padahal dia tak melihatmu menangis
Kau marah saat dia tak pernah bermaksud membuatmu marah
Apakah kau tak berpikir itu semua sia – sia ?
Emosi yang hanya akan memperkeruh pikiran
Dan hanya akan menambah luka
Kau akan menyadarinya bahwa itu benar – benar
Sia – sia belaka
Tetapi,
Jatuh cinta itu sebuah kehidupan
Kau bersemangat hanya karena melihatnya
Kau tersenyum dengan mendengar suaranya
Detak jantungmu melonjak senang saat bersamanya
Hari – harimu akan selalu berwarna
Tak pernah menjadi hitam putih tanpa makna
Sabtu, 27 April 2013
Putri Tidur
Selasa, 16 Oktober 2012
Rain Poem #2
Kamis, 11 Oktober 2012
Rain Poem
di dalam khayalku aku bertanya kepada hujan
"hujan, apakah kau bisa ?
apakah kau bisa melakukan sesuatu pada diriku ?
jika aku menggenggam setiap bulirmu, apakah aku bisa melepas masa lalu ?
jika kau menumpahkan dirimu kepadaku, apakah kau bisa mengikis hatiku ?
mengikisnya seperti batu yang kukuh
hatiku telah membatu, hujan
tapi aku tak yakin, hujan
kau bisa menghanyutkan segalanya
termasuk segala emosiku ini
air mataku saja tak pernah mampu
hujan, kau malah makin membuatnya semakin nyata
semakin membuatnya segalanya meluap
tak bisa dibendung lagi"
di luar sana, hujan di awal oktober
terus saja terjun ke bumi
di dalam sini, sekelumit rasa
terus saja menghujam, mencabik - cabik
Rabu, 04 Juli 2012
Sahabat
Selasa, 03 Juli 2012
Angin Senja
Senin, 04 Juni 2012
Tak Sama
Jumat, 04 Mei 2012
Terima Kasih, Ayah
Dari putrimu ini, yang selalu mendoakan untukmu. Semoga kau panjang umur, sehat selalu, dan diberi kemudahan dalam hidup. Selamat Ulang Tahun, Ayah. Terima kasih untuk segalanya
Dari putrimu :)
Kamis, 19 April 2012
Hanya UntukMu
Di awal kelahiranku
Kuucapkan kalimat itu
Kuucapkan janji suci itu
Kuberjanji sampai mati kepadaNya
Dengan mengucap dua kalimat syahadat
Di alam bawah sadarku maupun di bawah sadarku
Di awal langkah kehidupanku
Ku berniat hanya untukNya
Setiap langkah kaki
Berharap selalu ada di jalan yang lurus
Jalan menuju Tuhan Semesta Alam
Tak lupa pula
Mengharap ridho dariNya
Di setiap waktu
Di setiap sujudku
Hanya sujud kepada diriMu
Sang Pemberi Kehidupan dalam jiwaku
Kuserahkan diriku
Kurendahkan diriku
dihadapanMu Yang Maha Agung
Di setiap dzikir – dzikirku
Aku ikut memuji kebesaranMu
Bersama angin yang berhembus
Bersama matahari yang terbit
Bersama rumput – rumput yang bergoyang
Bersama dinginnya udara
Aku mohon ampun padaMu
Atas segala dosa yang tak terkira
Yang aku lakukan setiap detiknya
Aku bersyukur padaMu
Atas segala nikmat yang melimpah
Yang kau berikan padaku
Tak terbatas, tak terhitung jumlahnya
Dan akan nikmat yang paling indah ini
Yang menjadi penyejuk keringnya jiwa
Obat sakitnya hati
Penjernih keruhnya pikiran
Penunjuk jalan kebenaran
Alhamdullilah kuucapkan kepadaMu
Ya Allah,,,
Atas nikmat islamku ini
Atas nikmat imanku ini
Yang terkadang masih terombang – ambing
Oleh ombak dilautan dunia yang kejam
Ku berjanji padaMu, Ya Allah
Akan selalu kujaga keyakinan ini
Akan selalu kutiti jalan kebenaran ini
Hanya untuk kembali lagi kepadaMu
Tempat segalanya akan kembali
Minggu, 01 April 2012
Bintang Hati
Kuputar kembali lagu tentangmu
Yang mampu menghadirkan bayangan fana dirimu
Yang tak lagi berjiwa dalam diriku
Karena diriku telah merelakanmu pergi
Menghilang bersama hembusan angin malam
Terhanyut jauh bersama derasnya hujan
Engkau yang dulu pernah membawa angin rindu
Disetiap malam yang sunyi dan sendu
Masuk dan berputar – putar dalam labirin hati
Akhirnya berhasil keluar
Menemukan sebuah pintu
Menutupnya dan meninggalkannya pergi
Tetapi tetap meninggalkan jejak
Yang tercetak jelas, tanpa bisa kuhapus dengan mudah
Kecuali aku hilang ingatan
Dalam panorama langit malam, bertabur bintang
Bintang yang paling terang mulai meredup
Hanya tinggal setitik kecil cahaya, terabaikan
Tak lagi menjadi pusat keindahan
Hanya dianggap pernah ada dimasa lalu
Itulah dirimu
Tergantikan bintang baru yang lebih indah
Dengan sinarnya yang menyilaukan
Berkelip – kelip menggoda
Bagai menawarkan harapan baru
Tetapi, apalah artinya jika semua bintang seperti dirimu
Hanya menawarkan keindahan sesaat
Dan menghilang setelahnya
Aku ingin bintang yang paling bersinar
Tak pernah meredup dimakan kegelapan
Memberikan kehangatan dan hidup
Untuk diriku dan sekelilingku
Seperti matahari
Untuk menjadi bintang hati
Rabu, 21 Maret 2012
Tulisan ini
Tulisan ini
Ditulis dengan jari seorang manusia
Yang berlari – lari liar seenaknya
Berasal dari pemikiran seorang manusia
Yang tak berpikir panjang
Mengeluarkannya seenak jidatnya
Yang terlintas dalam pikiran
Tak pernah dipikirkannya ulang
Seperti filter rusak yang meloloskan segala yang ada
Tulisan ini
Ditulis dengan perasaan seorang manusia
Yang tercampur dengan emosi yang tak pernah padam
Perasaan yang selalu terabaikan
Tak pernah tersampaikan
Dan perasaan yang tak pernah menuntut balas
Perasaan yang hanya bisa berharap
Tapi hanyalah sebuah harapan kosong
Tanpa wujud yang begitu nyata
Tulisan ini
Hanyalah sebuah gema dalam pikiran
Sebuah angin – anginan tak diundang
Lewat begitu saja
Tanpa mau tau keadaan
Tanpa mau kembali jika terlupakan
Dan tak pernah tersampaikan dengan tepat
Tak tersampaikan dengan indah
Tak pernah berasa istimewa
Hanya sebuah tulisan biasa
Yang sulit dijelaskan
Tetapi, tulisan ini
Adalah jiwa seorang manusia
Memori hidup seorang manusia
Yang tak pernah bisa mengungkapkannya di lisan
Hanya bisa tertulis dalam untaian kata
Yang terkadang tetap masih tak bisa dimengerti jugaKamis, 08 Maret 2012
Tersenyumlah
Pagi akan menyambutmu dengan ceria
Mataharikan menyinarimu dengan kehangatannya
Burung – burung berkicau ribut terdengar riang
Anginkan membelaimu dengan kesejukkan
Tersenyumlah..
Setiap langkah kaki akan terasa ringan
Penglihatanmu akan menemukan keindahan
Nyanyian alam memanjakan pendengaran
Bersenandung lemah mengiringi dirimu
Tersenyumlah..
Setiap masalah akan sesaat terlupakan
Walaupun kepala akan meledak
Sakit hati perlahan – lahan temukan obatnya
Walaupun hati telah tersayat – sayat dalam
Tersenyumlah..
Untuknya yang melukai
Untuknya yang kau lukai
Untuknya yang kau benci
Dan untuknya yang kau cintai
Tersenyumlah..
Saat bahagiamu dan sedihmu
Saat kebangkitanmu dan keterpurukanmu
Saat jatuh cinta dan patah hatimu
Tetaplah kembangkan senyummu
Dengan penuh keikhlasan dan kerendahan hatiRabu, 07 Maret 2012
Berlari
Matahari bersinar dibalik awan
Menyongsong langkah kaki yang telah mulai melangkah
Tanah basah karena awan yang menumpahkan tangis
Seketika kering tak berbekas
Udara pagi dingin menusuk kulit
Dilapisi kabut tipis yang menghalangi pandangan
Langkah kakinya tak pernah berhenti
Lama kelamaan malah semakin mantap
Terus berlari tanpa belas kasihan
Padahal peluh sudah membanjiri raga
Nafas naik turun tak karuan
Kaki lelah tak ingin lagi melangkah
Tetapi apa daya seluruh raga
Jika sang pemiliknya masih belum menghendaki
Terus berlari dan berlari
Pikiran memang keras kepala
Tetap ingin melangkah tak kenal lelah
Padahal sudah tahu bahwa badan tak kuat
Tetapi jika pikiran tak keras kepala
Bagaimana jiwa dan raga akan kuat
Jiwa akan melayang – layang bebas
Dan raga lemah tak berdaya
Dibawah semangat nan mengebu –gebu
Sang pelari terus melaju
Menembus waktu, melampaui batas
Meninggalkan masa lalu, menyongsong masa depan
Hingga akhir batas terlihat di depan mata
Dirimu, yang Kukagumi
Dari balik mataku selalu ada dirimu
Dari mata turun ke hati
Tetapi ini bukan cinta
Aneh bukan ??
Ini hanya rasa kagum semata
Yang takkan berubah lebih dari itu
Aku tak tau sejak kapan aku kagum padamu
Dari balik lensa mataku
Kulihat kau seorang sosok yang membuatku kagum
Dirimu pemimpin yang bekerja keras
Yang selalu bertanggung jawab
Tetapi disisi lain kau tetaplah manusia biasa
Yang tak luput dari kekurangan
Dari balik dedaunan
Di pingir lapangan
Aku melintas bagaikan angin yang berhembus samar
Tanpa sengaja melihat dirimu yang menjadi objek perhatianku
Kuhentikan langkah kaki sejenak
Melihat dirimu yang melempar bola lonjong itu
Bola melayang ke seberang lainnya
Dan akan mendarat kembali di tanganmu
Aku tersenyum melihatmu bermain di lapangan
Tanpa ku tak tau sebabnya dengan pasti
Kuharap kau akan menjadi penyejuk hati yang gersang ini
Menjadi hujan di tengah kemarau panjang
Genangan oasis di tengah padang
Menjadi penghalang ombak di pesisir pantai
Ketika pikiranku menjadi alpa
Terkadang terbersit dirimu yang berjarak beberapa kelas dari tempatku
Dan menjadi objek tulisanku
Seperti saat ini
Dan kuharap kau akan lebih sering menjadi tulisanku
Agar aku tak terbelenggu
Dalam monotonnya tulisanku
Jumat, 02 Maret 2012
Ditengah Keterbatasan
Tuhan,
Kau memberikan kami kehidupan
Kami yang menjalani segalanya
Tetapi diriMu lah yang menentukan segalanya
Untuk apa sebenarnya kehidupan kami ini
Untuk apa sebenarnya segala cobaan ini
Yang tak henti – hentinya mendera kepada para hambaMu
Yang tak berdaya ditengah keterbatasan yang dimiliki
Tuhan,
Aku teriris melihat mereka, sekaligus kagum dalam satu waktu
Melihat mereka yang terjebak keterpurukan ekonomi
Yang mencekik di tengah kehidupan yang telah begitu terhimpit
Tetapi mereka tetap berani bermimpi ditengah keterbatasan ekonomi
Mimpi mereka menjadi sebuah semangat tersendiri
Untuk keluar dari belenggu yang terus membayangi
Untuk mengubah takdir dari bawah menuju ke atas
Tuhan,
Aku ikut menderita merasakan sakitnya
Mereka yang harus kau beri penyakit
Yang bersarang dalam tubuh yang tak pernah mereka inginkan
Harus rela menerima rasa perih setiap saat
Tak pernah bisa membagi rasa sakit mereka pada sekitarnya
Dan selalu tabah merasakannya
Tetapi, semangat mereka sungguh luar biasa
Ditengah keterbatasan fisik
Malah merekalah yang lebih mengerti bagaimana makna hidup yang sebenarnya
Merekalah yang tau bagaimana memanfaatkan hidup dengan sebaik – baiknya
Karena mereka tau hidup mereka tak sebentar
Dan tak ada lagi yang lebih penting daripada hidup mereka
Tuhan,
Jika aku melihat, membaca, mempelajari segala problematika hidup
Di dunia ini
Aku bersyukur kepadaMu
Memberiku kehidupan yang lebih dari layak
Memberikan tubuh yang sehat dengan sedikit keterbatasan
Tetapi,aku tau Tuhan
Tak ada manusia yang tak memiliki keterbatasan
Tak ada manusia yang selamanya menderita dan selamanya bahagia
Hidup ini bagaikan pegunungan yang harus didaki
Jika kami daki terus menerus, puncaknya akan kami raih
Tetapi terkadang kami lupa setelah puncak masih ada lembah
Yang dapat menjatuhkan kapanpun kami lengah
Aku takjub pada mereka, Ya Allah
Dengan semangat mereka
Dengan kesabaran, ketabahan, dan kegigihan mereka
Ditengah keterbatasan
Diriku saja yang tidak ditengah keterbatasan seperti mereka
Masih tak bisa memanfaatkan kehidupan ini
Jadi, Ya Allah
Berilah aku segala sesuatu yang baik bagiku
Berilah aku jalan untuk mimpi – mimpiku
Dan berilah aku petunjuk untuk menuju kehadapanMu
Ditengah keterbatasan yang tak terelakkan ini
Rabu, 22 Februari 2012
Sendiri dalam Malam
Dingin udara mulai menusuk
Semilir angin lembut mulai membelaiku
Gelapnya langit malam tetap menjadi pemandangan paling indah
Yang diciptakanNya
Bertabur bintang, diterangi sinar bulan
Senandung alam mengalun merdu ditengah sunyinya suasana
Khitmat dan penuh perasaan
Rasa takut terkadang menyusup dalam pikiran
Tetapi, tak terasa begitu menakutkan karena kehadiranNya
Yang selalu ada dimanapun kita berada
Mata ini mulai tak kuat lagi bertahan untuk terbuka
Kubaringkan jiwa dan raga dalam peristirahatan
Tak lupa kupanjatkan doa sebelum menutup mata
Semoga terlindung dari segala hal
Dan mimpi – mimpi buruk yang tak kuinginkan
Perlahan – lahan kesadaran mulai sirna
Dan menuju kealam bawah sadar
Selasa, 21 Februari 2012
Tak Semestinya
Sepertinya lukaku semakin parah
kembali terasa sakit seperti dulu
Mengiris – iris hati hingga rasanya pilu
Aku tak tau sebenarnya apa yang membuatku seperti ini
Hanya melihat namamu saja rasanya sudah membuat jantung meledak
Mulut diam seribu bahasa
Pikiran kosong tak berdaya
Hanya bisa mengagumi semua yang ada didepan mata
Aku mengakui ini memang tak benar
Benar – benar salah
Tak seharusnya hatiku seperti ini
Karena hati hanyalah milik Sang Pencipta
Sang Penguasa hati manusia
Hanya Dialah yang membolak – balikan hati manusia
Tak pantas diriku untuk merasa seperti ini karena dirimu
Dan tak pantas pula dirimu membuatku seperti ini
Ya, Tuhan
Mohon ampunilah hambamu ini
Seorang hamba yang memiliki hati yang rapuh
Dan masih sering melupakanMu
Senin, 20 Februari 2012
Hujan
Hari ini hujan sangat deras.
Aku duduk dekat jendela dan menatap kosong pada lebatnya hujan.
Entah mengapa hujanpun tak bisa mengalihkan pikiranku darimu.
Setiap tetes air seperti menyiratkan perasaan rindu ini.
Setiap hembus angin menambah perihnya hati ini.
Ohhh,,, sebenarnya apakah yang terjadi padaku ?
sebuah pepatah mengatakan
“Cinta bukan mengajar kita lemah, tetapi membangkitkan kekuatan.
Cinta bukan mengajar kita menghinakan diri, tetapi menghembuskan kegagahan.
Cinta bukan melemahkan semangat, tetapi membangkitkan semangat”.
Tapi mengapa semua yang kurasakan adalah kebalikannya ?
lalu apalah artinya semua ini ?
Tetapi sepertinya aku tau sekarang.
Cinta memang terkadang melemahkan kita, tetapi bukan itulah yang kita lihat dari cinta,
yaitu bagaimana kita menjadi kuat setelah kita lemah oleh cinta.
Selasa, 14 Februari 2012
You Make Me Confused
Kau yang misterius
Siapakah dia yang kau temui kemarin ?
Siapa yang membuat statusmu begitu galau ?
Apakah benar dia ada disekolahku ?
Tapi mengapa aku tak pernah terpikir siapapun ?
Kau bilang kamu tiap minggu datang kesekolahku ?
Tapi mengapa aku tak pernah melihatmu ?
Apakah ini hanya kesalahpahaman belaka ?
Aku jadi bingung memikirkannya
Siapa dia yang tak menganggapmu
Yang membuatmu jatuh hati sejak pertama bertemu
Dan juga membuatmu patah hati akhir – akhir ini
Apakah kau tahu
Aku mati penasaran sekarang
Tak tau apa yang harus aku lakukan
Apakah aku harus melupakanmu ?
Pindah ke lain hati ?
Aku juga sepertimu
Mencintai seseorang sejak lama
Dan mendapatkan patah hati yang juga tak sebentar
Walaupun aku hanya jatuh cinta kepadamu 2 tahun
Tapi sepertinya aku tak bisa harus melupakan semua ini sekarang
Jadi tolong beri aku waktu
Suatu hari mungkin aku akan mendapatkan yang terbaik
Kamu yang anti pacaran,
Aku suka prinsipmu
Kata – katamu yang polos
Mengatakan bahwa “ jika boleh pacaran mungkin sekarang pacarku udah banyak ^^v “
Mungkin kira – kira seperti itu
Aku tersenyum membacanya
Tersenyum dikejauhan
Tanpa pernah kau tahu
Kita mungkin sama di banyak hal
Tapi tak mungkin kau akan menyadarinya
Malang, 14 Februari 2012
Selasa, 07 Februari 2012
Bait Rindu
Malam semakin larut
Kesunyian semakin menjadi – jadi
Sesuatu tiba – tiba menyusup dalam dinginnya malam
Tanpa bisa dihentikan lagi
Kerinduan ini tak terbendung lagi sekarang, kawan
Ingin selalu mengingat segalanya
Hari – hari kita dulu yang begitu indah
Dan telah terukir dalam memori – memori waktu yang tak mungkin terulang lagi
Hey, teman
Kau yang selalu memanggilku lumba – lumba
Dan hanya kau yang memanggilku seperti itu
Aku yang selalu memanggilmu sapi
Dan selau memperdebatkan sapi dan lumba – lumba
Dulu, tiap hari kita bertemu
Tiap hari kita tertawa bersama
Menangis bersama dan menghapusnya bersama
Tak pernah kulupakan akan persahabatan kita
Karena kaulah satu – satunya yang selalu ada untuk aku
Hey, teman
Yang ku kenal secara tiba – tiba
Dan menjadi akrab secara tiba – tiba
Kau selalu membuatku tertawa
Kau selalu membuatku nyaman
Kau yang terkadang selalu terkena pukulan mautku
Tetapi tak pernah mengeluh akan hal itu
Kau yang selalu berbagi denganku
Dan kau yang selalu memikirkan semuanya secara dewasa
Hey, teman
Kau penuh semangat
Semangatmu juga menular pada orang sekitarmu
Kamu yang tak pernah marah
Dan selalu membantu semua kesusahan
Yang mengajariku merajut
Yang juga selalu mengagumi keindahan alam ini
Dan mengabadikan semua kenangan kita dalam lensa kameramu
Hey, teman
Kau tuan penyair
Yang dulu tak pernah ku anggap
Yang dulu sering mengirimiku pesan
Membuatku tidak tidur hanya karena menunggu balasan pesanmu
Yang membuatku disangka orang gila
Karena semua tentangmu selalu membuatku tersenyum
Yang selalu memenuhi ruang rinduku
Dan memenuhi hari – hari ku dengan bait rindumu
Ku berharap teman,
Kita tak berakhir disini
Kita tak berakhir begitu saja
Walaupun kita jauh disana, tetapi kan tetap akan dihati
Kuberharap teman,
Kita diberi kesempatan bertemu lagi
Melepas rindu, dan mengulang semua memori
Yang pernah terukir indah dalam lembaran hidup
Untuk semua teman – teman lamaku :
Inas, yang selalu bersemangat dalam segala hal. Memberikan inspirasi bagi setiap orang. Rani, teman sebangkuku yang unyuuu banget. Hehe. bisa buat aku ketawa ngakak. Dan yang manggil aku lumba – lumba (hanya kamu yang seperti itu ), piepin, yang dulu kita belajar bareng, les bareng, makan bareng, ngujub bareng #ehhh. Tak pukul barang. Haha. Nabila, maafkan saya karena terlalu sering memukulmu dulu. Saya temanmu yang jahat. Hehe. arifa, teman sebangku saya yang pinter, rajin, punya cita – cita tinggi. Salut deh J. Dan untuk tuan penyair, you make me crazy. Huft. Aku tak tau kapan akan dapat melupakanmu. Tapi yang jelas terima kasih telah membuat aku senyum, jadi ceritaku, penginspirasiku, and everything. ingin rasanya mengulang masa - masa indah itu teman :) dan semua teman saya yang tak bisa saya sebutkan satu – satu. I miss u all :*.
Kamis, 26 Januari 2012
Jatuh Cinta itu....
Jatuh cinta itu begitu saja
Pertemuan kita begitu singkat
Tetapi kenangan yang membekas begitu mendalam
Waktu adalah saksi yang terus berjalan
Dan mengetahui bagaimana hati berubah dan takkan pernah sama
Jatuh cinta itu tak masuk akal
Dia tidak begitu tampan
Dia tidak terlalu pintar
Dia tidak sangatlah hebat
Tetapi kau tetap menyukainya
Pikiran dan hatimu akan selalu bertentangan
Tetapi terkadang untuk urusan yang satu ini
Hati akan selalu menang
Jatuh cinta itu menyangkut perasaan
bukan logika
cinta bukanlah rumus matematika
yang kau akan tau itu benar atau salah
kau akan bingung jika memikirkan
benarkah ini maupun salahkah ini
bahkan terkadang kau tak bisa membedakan benar dan salah
itu akan terasa benar jika perasaanmu menjadi tenang
dan kau akan merasa ada yang salah jika kau selalu gelisah
Jatuh cinta itu emosi sesaat
Kau menangis padahal dia tak melihatmu menangis
Kau marah saat dia tak pernah bermaksud membuatmu marah
Apakah kau tak berpikir itu semua sia – sia ?
Emosi yang hanya akan memperkeruh pikiran
Dan hanya akan menambah luka
Kau akan menyadarinya bahwa itu benar – benar
Sia – sia belaka
Tetapi,
Jatuh cinta itu sebuah kehidupan
Kau bersemangat hanya karena melihatnya
Kau tersenyum dengan mendengar suaranya
Detak jantungmu melonjak senang saat bersamanya
Hari – harimu akan selalu berwarna
Tak pernah menjadi hitam putih tanpa makna


