Sekarang aku mulai bingung. Apakah ini yang aku inginkan? Setelah beberapa bulan menjalaninya, rasanya ada yang hilang. Tujuan dan mimpi yang dulu aku bangun, pelan - pelan retak, tetapi dengan kuat aku pertahankan. Aku menyukai ini, tetapi rasanya ini bukan passionku. Jadi semakin kupertimbangkan ada sesuatu yang salah. Ada kalanya aku ingin membuat sebuah keputusan besar yang tak pernah terbayangkan oleh diriku apalagi oleh orang disekelilingku. Jadi seiring terus berjalannya waktu, aku masih mencari sebuah jalan keluar yang entah akan membawaku kemana.
Sabtu, 09 November 2013
Tentang.....
Kisah cinta tak selamanya indah
Terkadang ada yang berakhir menyedihkan
Tetapi bukan berarti harus berakhir dengan tangisan
penyesalan dan terlupakan
Biarlah menjadi kenangan yang memberimu pelajaran
Menjadikan dirimu lebih kuat
dan siap menghadapi segala badai cobaan
Lupakan tentang cinta bertepuk sebelah tangan
bagaimanapun cinta, tetaplah sebuah perasaan istimewa
membuatmu tersenyum senang dengan hal - hal kecil yang biasa
tertikam rasa sakit hati tak beralasan
dirundung rindu setiap malam
lelehkan air mata dalam keheningan
Jika kau ingat itu
tersenyumlah.... belajarlah...
ambillah hikmah
tatap setiap waktumu untuk cinta yang lebih berharga
dan tetaplah diam
hingga waktunya tiba untuk cintamu yang lebih indah
Terkadang ada yang berakhir menyedihkan
Tetapi bukan berarti harus berakhir dengan tangisan
penyesalan dan terlupakan
Biarlah menjadi kenangan yang memberimu pelajaran
Menjadikan dirimu lebih kuat
dan siap menghadapi segala badai cobaan
Lupakan tentang cinta bertepuk sebelah tangan
bagaimanapun cinta, tetaplah sebuah perasaan istimewa
membuatmu tersenyum senang dengan hal - hal kecil yang biasa
tertikam rasa sakit hati tak beralasan
dirundung rindu setiap malam
lelehkan air mata dalam keheningan
Jika kau ingat itu
tersenyumlah.... belajarlah...
ambillah hikmah
tatap setiap waktumu untuk cinta yang lebih berharga
dan tetaplah diam
hingga waktunya tiba untuk cintamu yang lebih indah
Different
aku rindu masa - masa kesibukan tak pernah memangkas waktu
ketika aku dengan leluasa memandangi langit kapan saja
memikirkan apa saja yang aku inginkan
memutar ingatan - ingatan tentang kamu, dia dan semua orang yang aku sayang
dan menuliskannya, karena aku hanya bisa merekamnya dengan itu
masa - masa kuliah sungguh berbeda dengan masa putih abu - abu yang lalu
sekarang, penuh kesibukan
penuh perang mental
penuh perang pikiran
dunia yang semakin kau masuki, akan semakin rumit saja
pastinya, hari - hari penuh laporan -,-'
padahal,dulu hari - hariku penuh dengan lamunan
penuh dengan khayalan
penuh dengan langit - langit pagi, siang, maupun petang
dulu aku sering berjalan kaki, melewati sawah yang hijau
memandangi awan - awan bagai penghibur
mengabadikannya sesekali dengan kamera ponsel yang tak terlalu apik
dan dengan senang memandanginya setiap hari
aku masih bisa merasakan hembusan angin dengan riang
sekarang, rasanya bukan lagi dunia aku bisa berleha - leha
pikiran dewasa, tindakan dewasa
kalau dulu mimpi hanya aku bayangkan
sekarang aku menuliskannya
kalau dulu hanya berangan - angan
sekarang aku melakukan tindakannya
kalau dulu tujuanku masih tak jelas
sekarang aku memakunya dengan kuat
sekarang tanpa tujuan pasti
aku takkan pernah bisa meraih apa- apa
karena dunia ini sungguh kejam
banyak lubang tak terlihat di sepanjang jalan
jika tak berjalan sesuai tujuan
hati - hati terjerumus dalam lubang
tertusuk oleh paku
ketika aku dengan leluasa memandangi langit kapan saja
memikirkan apa saja yang aku inginkan
memutar ingatan - ingatan tentang kamu, dia dan semua orang yang aku sayang
dan menuliskannya, karena aku hanya bisa merekamnya dengan itu
masa - masa kuliah sungguh berbeda dengan masa putih abu - abu yang lalu
sekarang, penuh kesibukan
penuh perang mental
penuh perang pikiran
dunia yang semakin kau masuki, akan semakin rumit saja
pastinya, hari - hari penuh laporan -,-'
padahal,dulu hari - hariku penuh dengan lamunan
penuh dengan khayalan
penuh dengan langit - langit pagi, siang, maupun petang
dulu aku sering berjalan kaki, melewati sawah yang hijau
memandangi awan - awan bagai penghibur
mengabadikannya sesekali dengan kamera ponsel yang tak terlalu apik
dan dengan senang memandanginya setiap hari
aku masih bisa merasakan hembusan angin dengan riang
sekarang, rasanya bukan lagi dunia aku bisa berleha - leha
pikiran dewasa, tindakan dewasa
kalau dulu mimpi hanya aku bayangkan
sekarang aku menuliskannya
kalau dulu hanya berangan - angan
sekarang aku melakukan tindakannya
kalau dulu tujuanku masih tak jelas
sekarang aku memakunya dengan kuat
sekarang tanpa tujuan pasti
aku takkan pernah bisa meraih apa- apa
karena dunia ini sungguh kejam
banyak lubang tak terlihat di sepanjang jalan
jika tak berjalan sesuai tujuan
hati - hati terjerumus dalam lubang
tertusuk oleh paku
Selasa, 10 September 2013
Dilema Mahasiswa Baru
Akhirnya ospek telah selesai dilalui. Seperti biasa, acara
diisi dengan upacara pembukaan, pengenalan kehidupan kampus, struktur
organisasi, organisasi kemahasisiwaa, aturan – aturan, dan lain – lain. tetapi
tidak ketinggalan pula selalu ada bagian senior yang akan menjadi semacam
polisi yang katanya akan menjaga kedisiplinan para mahasiswa baru. Polisi –
polisi ini berteriak – teriak, marah – marah, dan memberikan tekanan mental
walaupun tidak ada fisik. Mungkin bagi saya ini hal biasa. Tinggal masuk
telinga kanan, keluar telinga kiri. Jika ada yang memang bermanfaat masukkan ke
dalam hati.
Alasan dari sebuah ospek dari kacamata para mahasiswa lama,
mungkin untuk membentuk karakter maba, kedisiplinan, dan agar mahasiswa tidak
berbuat macam – macam. Tetapi secara langsung pula ini menunjukkan sebuah
senioritas dan ajang balas dendam. Selain
itu banyak hal – hal yang semestinya tidak perlu dan ada aturan – aturan yang
aneh dan tidak masuk akal. Di universitas saya yang begitulah adanya, ada adu
jargon dengan fakultas lain. tujuannya untuk apa? menurut saya ini hanya semata
– mata menunjukkan sebuah arogansi masing – masing fakultas. Ada daerah
teritori. Ini apa lagi? bukannya dengan begitu banyak fakultas dan jurusan di
universitas saya, kami tetap di bawah satu langit universitas. Ada lagi yang
tidak saya pahami. Ada area steril mahasiswa baru. ini untuk apa? pembeda
antara maba dan mala? Terserah lah.
Sejujurnya saya sedikit kaget dengan kehidupan kampus yang
seperti itu. sampai ada ketegangan antar panitia lain fakultas, dan konflik –
konflik yang terjadi yang saya dengar baru – baru ini. Entah itu sungguhan atau
hanya membuat sensasi untuk kami, mahasiswa baru. Yang jelas saya ingin segera
melewati masa – masa saya menjadi mahasiswa baru dan menjadi mahasiswa yang
bermanfaat.
Senin, 02 September 2013
Random
Tidak banyak yang bisa aku ceritakan selain liburan yang membosankan. Dipenuhi dengan tugas - tugas ospek yang terkadang mulai memuakkan. Disaat semua teman - teman sudah bilang mabuk karena kuliah, aku mabuk karena liburan. Pekerjaanku tiap hari bersih - bersih rumah lalu keluar. Bukan untuk jalan - jalan, atau makan - makan, apalagi nonton bioskop (ada satu film dink. Percy Jackson :p) tetapi kumpul - kumpul bersama teman - teman sejurusan. Kadang - kadang di kampusku yang radak gak jelas, sampai di alun - alun kota malang kayak kawanan lagi piknik tanpa alas.
Mungkin teman - temanku banyak yang sudah berubah. Tetapi apakah aku juga harus berubah? Berubahlah menjadi lebih baik lagi. Menjadi lebih dewasa lagi. Mencari pertemuan - pertemuan baru, selepas perpisahan - perpisahan lalu. Dan saatnya lakukan apa yang benar - benar aku suka dan menjadi impianku. Masa depan mungkin akan berjalan begitu panjang. Tidak ada yang tahu. Tetapi tetaplah berusaha dan berdoa selalu.
I think, this is very random -,-
Mungkin teman - temanku banyak yang sudah berubah. Tetapi apakah aku juga harus berubah? Berubahlah menjadi lebih baik lagi. Menjadi lebih dewasa lagi. Mencari pertemuan - pertemuan baru, selepas perpisahan - perpisahan lalu. Dan saatnya lakukan apa yang benar - benar aku suka dan menjadi impianku. Masa depan mungkin akan berjalan begitu panjang. Tidak ada yang tahu. Tetapi tetaplah berusaha dan berdoa selalu.
I think, this is very random -,-
Langganan:
Postingan (Atom)
Sabtu, 09 November 2013
Di Persimpangan Pikiran
Sekarang aku mulai bingung. Apakah ini yang aku inginkan? Setelah beberapa bulan menjalaninya, rasanya ada yang hilang. Tujuan dan mimpi yang dulu aku bangun, pelan - pelan retak, tetapi dengan kuat aku pertahankan. Aku menyukai ini, tetapi rasanya ini bukan passionku. Jadi semakin kupertimbangkan ada sesuatu yang salah. Ada kalanya aku ingin membuat sebuah keputusan besar yang tak pernah terbayangkan oleh diriku apalagi oleh orang disekelilingku. Jadi seiring terus berjalannya waktu, aku masih mencari sebuah jalan keluar yang entah akan membawaku kemana.
Tentang.....
Kisah cinta tak selamanya indah
Terkadang ada yang berakhir menyedihkan
Tetapi bukan berarti harus berakhir dengan tangisan
penyesalan dan terlupakan
Biarlah menjadi kenangan yang memberimu pelajaran
Menjadikan dirimu lebih kuat
dan siap menghadapi segala badai cobaan
Lupakan tentang cinta bertepuk sebelah tangan
bagaimanapun cinta, tetaplah sebuah perasaan istimewa
membuatmu tersenyum senang dengan hal - hal kecil yang biasa
tertikam rasa sakit hati tak beralasan
dirundung rindu setiap malam
lelehkan air mata dalam keheningan
Jika kau ingat itu
tersenyumlah.... belajarlah...
ambillah hikmah
tatap setiap waktumu untuk cinta yang lebih berharga
dan tetaplah diam
hingga waktunya tiba untuk cintamu yang lebih indah
Terkadang ada yang berakhir menyedihkan
Tetapi bukan berarti harus berakhir dengan tangisan
penyesalan dan terlupakan
Biarlah menjadi kenangan yang memberimu pelajaran
Menjadikan dirimu lebih kuat
dan siap menghadapi segala badai cobaan
Lupakan tentang cinta bertepuk sebelah tangan
bagaimanapun cinta, tetaplah sebuah perasaan istimewa
membuatmu tersenyum senang dengan hal - hal kecil yang biasa
tertikam rasa sakit hati tak beralasan
dirundung rindu setiap malam
lelehkan air mata dalam keheningan
Jika kau ingat itu
tersenyumlah.... belajarlah...
ambillah hikmah
tatap setiap waktumu untuk cinta yang lebih berharga
dan tetaplah diam
hingga waktunya tiba untuk cintamu yang lebih indah
Different
aku rindu masa - masa kesibukan tak pernah memangkas waktu
ketika aku dengan leluasa memandangi langit kapan saja
memikirkan apa saja yang aku inginkan
memutar ingatan - ingatan tentang kamu, dia dan semua orang yang aku sayang
dan menuliskannya, karena aku hanya bisa merekamnya dengan itu
masa - masa kuliah sungguh berbeda dengan masa putih abu - abu yang lalu
sekarang, penuh kesibukan
penuh perang mental
penuh perang pikiran
dunia yang semakin kau masuki, akan semakin rumit saja
pastinya, hari - hari penuh laporan -,-'
padahal,dulu hari - hariku penuh dengan lamunan
penuh dengan khayalan
penuh dengan langit - langit pagi, siang, maupun petang
dulu aku sering berjalan kaki, melewati sawah yang hijau
memandangi awan - awan bagai penghibur
mengabadikannya sesekali dengan kamera ponsel yang tak terlalu apik
dan dengan senang memandanginya setiap hari
aku masih bisa merasakan hembusan angin dengan riang
sekarang, rasanya bukan lagi dunia aku bisa berleha - leha
pikiran dewasa, tindakan dewasa
kalau dulu mimpi hanya aku bayangkan
sekarang aku menuliskannya
kalau dulu hanya berangan - angan
sekarang aku melakukan tindakannya
kalau dulu tujuanku masih tak jelas
sekarang aku memakunya dengan kuat
sekarang tanpa tujuan pasti
aku takkan pernah bisa meraih apa- apa
karena dunia ini sungguh kejam
banyak lubang tak terlihat di sepanjang jalan
jika tak berjalan sesuai tujuan
hati - hati terjerumus dalam lubang
tertusuk oleh paku
ketika aku dengan leluasa memandangi langit kapan saja
memikirkan apa saja yang aku inginkan
memutar ingatan - ingatan tentang kamu, dia dan semua orang yang aku sayang
dan menuliskannya, karena aku hanya bisa merekamnya dengan itu
masa - masa kuliah sungguh berbeda dengan masa putih abu - abu yang lalu
sekarang, penuh kesibukan
penuh perang mental
penuh perang pikiran
dunia yang semakin kau masuki, akan semakin rumit saja
pastinya, hari - hari penuh laporan -,-'
padahal,dulu hari - hariku penuh dengan lamunan
penuh dengan khayalan
penuh dengan langit - langit pagi, siang, maupun petang
dulu aku sering berjalan kaki, melewati sawah yang hijau
memandangi awan - awan bagai penghibur
mengabadikannya sesekali dengan kamera ponsel yang tak terlalu apik
dan dengan senang memandanginya setiap hari
aku masih bisa merasakan hembusan angin dengan riang
sekarang, rasanya bukan lagi dunia aku bisa berleha - leha
pikiran dewasa, tindakan dewasa
kalau dulu mimpi hanya aku bayangkan
sekarang aku menuliskannya
kalau dulu hanya berangan - angan
sekarang aku melakukan tindakannya
kalau dulu tujuanku masih tak jelas
sekarang aku memakunya dengan kuat
sekarang tanpa tujuan pasti
aku takkan pernah bisa meraih apa- apa
karena dunia ini sungguh kejam
banyak lubang tak terlihat di sepanjang jalan
jika tak berjalan sesuai tujuan
hati - hati terjerumus dalam lubang
tertusuk oleh paku
Selasa, 10 September 2013
Dilema Mahasiswa Baru
Akhirnya ospek telah selesai dilalui. Seperti biasa, acara
diisi dengan upacara pembukaan, pengenalan kehidupan kampus, struktur
organisasi, organisasi kemahasisiwaa, aturan – aturan, dan lain – lain. tetapi
tidak ketinggalan pula selalu ada bagian senior yang akan menjadi semacam
polisi yang katanya akan menjaga kedisiplinan para mahasiswa baru. Polisi –
polisi ini berteriak – teriak, marah – marah, dan memberikan tekanan mental
walaupun tidak ada fisik. Mungkin bagi saya ini hal biasa. Tinggal masuk
telinga kanan, keluar telinga kiri. Jika ada yang memang bermanfaat masukkan ke
dalam hati.
Alasan dari sebuah ospek dari kacamata para mahasiswa lama,
mungkin untuk membentuk karakter maba, kedisiplinan, dan agar mahasiswa tidak
berbuat macam – macam. Tetapi secara langsung pula ini menunjukkan sebuah
senioritas dan ajang balas dendam. Selain
itu banyak hal – hal yang semestinya tidak perlu dan ada aturan – aturan yang
aneh dan tidak masuk akal. Di universitas saya yang begitulah adanya, ada adu
jargon dengan fakultas lain. tujuannya untuk apa? menurut saya ini hanya semata
– mata menunjukkan sebuah arogansi masing – masing fakultas. Ada daerah
teritori. Ini apa lagi? bukannya dengan begitu banyak fakultas dan jurusan di
universitas saya, kami tetap di bawah satu langit universitas. Ada lagi yang
tidak saya pahami. Ada area steril mahasiswa baru. ini untuk apa? pembeda
antara maba dan mala? Terserah lah.
Sejujurnya saya sedikit kaget dengan kehidupan kampus yang
seperti itu. sampai ada ketegangan antar panitia lain fakultas, dan konflik –
konflik yang terjadi yang saya dengar baru – baru ini. Entah itu sungguhan atau
hanya membuat sensasi untuk kami, mahasiswa baru. Yang jelas saya ingin segera
melewati masa – masa saya menjadi mahasiswa baru dan menjadi mahasiswa yang
bermanfaat.
Senin, 02 September 2013
Random
Tidak banyak yang bisa aku ceritakan selain liburan yang membosankan. Dipenuhi dengan tugas - tugas ospek yang terkadang mulai memuakkan. Disaat semua teman - teman sudah bilang mabuk karena kuliah, aku mabuk karena liburan. Pekerjaanku tiap hari bersih - bersih rumah lalu keluar. Bukan untuk jalan - jalan, atau makan - makan, apalagi nonton bioskop (ada satu film dink. Percy Jackson :p) tetapi kumpul - kumpul bersama teman - teman sejurusan. Kadang - kadang di kampusku yang radak gak jelas, sampai di alun - alun kota malang kayak kawanan lagi piknik tanpa alas.
Mungkin teman - temanku banyak yang sudah berubah. Tetapi apakah aku juga harus berubah? Berubahlah menjadi lebih baik lagi. Menjadi lebih dewasa lagi. Mencari pertemuan - pertemuan baru, selepas perpisahan - perpisahan lalu. Dan saatnya lakukan apa yang benar - benar aku suka dan menjadi impianku. Masa depan mungkin akan berjalan begitu panjang. Tidak ada yang tahu. Tetapi tetaplah berusaha dan berdoa selalu.
I think, this is very random -,-
Mungkin teman - temanku banyak yang sudah berubah. Tetapi apakah aku juga harus berubah? Berubahlah menjadi lebih baik lagi. Menjadi lebih dewasa lagi. Mencari pertemuan - pertemuan baru, selepas perpisahan - perpisahan lalu. Dan saatnya lakukan apa yang benar - benar aku suka dan menjadi impianku. Masa depan mungkin akan berjalan begitu panjang. Tidak ada yang tahu. Tetapi tetaplah berusaha dan berdoa selalu.
I think, this is very random -,-
Langganan:
Postingan (Atom)