Kamis, 11 Oktober 2012

Rain Poem


di dalam khayalku aku bertanya kepada hujan
"hujan, apakah kau bisa ?
apakah kau bisa melakukan sesuatu pada diriku ?
jika aku menggenggam setiap bulirmu, apakah aku bisa melepas masa lalu ?
jika kau menumpahkan dirimu kepadaku, apakah kau bisa mengikis hatiku ?
mengikisnya seperti batu yang kukuh
hatiku telah membatu, hujan

tapi aku tak yakin, hujan
kau bisa menghanyutkan segalanya
termasuk segala emosiku ini
air mataku saja tak pernah mampu

hujan, kau malah makin membuatnya semakin nyata
semakin membuatnya segalanya meluap
tak bisa dibendung lagi"

di luar sana, hujan di awal oktober
terus saja terjun ke bumi
di dalam sini, sekelumit rasa
terus saja menghujam, mencabik - cabik

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Kamis, 11 Oktober 2012

Rain Poem


di dalam khayalku aku bertanya kepada hujan
"hujan, apakah kau bisa ?
apakah kau bisa melakukan sesuatu pada diriku ?
jika aku menggenggam setiap bulirmu, apakah aku bisa melepas masa lalu ?
jika kau menumpahkan dirimu kepadaku, apakah kau bisa mengikis hatiku ?
mengikisnya seperti batu yang kukuh
hatiku telah membatu, hujan

tapi aku tak yakin, hujan
kau bisa menghanyutkan segalanya
termasuk segala emosiku ini
air mataku saja tak pernah mampu

hujan, kau malah makin membuatnya semakin nyata
semakin membuatnya segalanya meluap
tak bisa dibendung lagi"

di luar sana, hujan di awal oktober
terus saja terjun ke bumi
di dalam sini, sekelumit rasa
terus saja menghujam, mencabik - cabik

Tidak ada komentar:

Posting Komentar