Sabtu, 09 November 2013

Different

aku rindu masa - masa kesibukan tak pernah memangkas waktu
ketika aku dengan leluasa memandangi langit kapan saja
memikirkan apa saja yang aku inginkan
memutar ingatan - ingatan tentang kamu, dia dan semua orang yang aku sayang
dan menuliskannya, karena aku hanya bisa merekamnya dengan itu

masa - masa kuliah sungguh berbeda dengan masa putih abu - abu yang lalu
sekarang, penuh kesibukan
penuh perang mental
penuh perang pikiran
dunia yang semakin kau masuki, akan semakin rumit saja
pastinya, hari - hari penuh  laporan -,-'

padahal,dulu hari - hariku penuh dengan lamunan
penuh dengan khayalan
penuh dengan langit - langit pagi, siang, maupun petang
dulu aku sering berjalan kaki, melewati sawah yang hijau
memandangi awan - awan bagai penghibur
mengabadikannya sesekali dengan kamera ponsel yang tak terlalu apik
dan dengan senang memandanginya setiap hari
aku masih bisa merasakan hembusan angin dengan riang

sekarang, rasanya bukan lagi dunia aku bisa berleha - leha
pikiran dewasa, tindakan dewasa
kalau dulu mimpi hanya aku bayangkan
sekarang aku menuliskannya
kalau dulu hanya berangan - angan
sekarang aku melakukan tindakannya
kalau dulu tujuanku masih tak jelas
sekarang aku memakunya dengan kuat
sekarang tanpa tujuan pasti
aku takkan pernah bisa meraih apa- apa
karena dunia ini sungguh kejam
banyak lubang tak terlihat di sepanjang jalan
jika tak berjalan sesuai tujuan
hati - hati terjerumus dalam lubang
tertusuk oleh paku  


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Sabtu, 09 November 2013

Different

aku rindu masa - masa kesibukan tak pernah memangkas waktu
ketika aku dengan leluasa memandangi langit kapan saja
memikirkan apa saja yang aku inginkan
memutar ingatan - ingatan tentang kamu, dia dan semua orang yang aku sayang
dan menuliskannya, karena aku hanya bisa merekamnya dengan itu

masa - masa kuliah sungguh berbeda dengan masa putih abu - abu yang lalu
sekarang, penuh kesibukan
penuh perang mental
penuh perang pikiran
dunia yang semakin kau masuki, akan semakin rumit saja
pastinya, hari - hari penuh  laporan -,-'

padahal,dulu hari - hariku penuh dengan lamunan
penuh dengan khayalan
penuh dengan langit - langit pagi, siang, maupun petang
dulu aku sering berjalan kaki, melewati sawah yang hijau
memandangi awan - awan bagai penghibur
mengabadikannya sesekali dengan kamera ponsel yang tak terlalu apik
dan dengan senang memandanginya setiap hari
aku masih bisa merasakan hembusan angin dengan riang

sekarang, rasanya bukan lagi dunia aku bisa berleha - leha
pikiran dewasa, tindakan dewasa
kalau dulu mimpi hanya aku bayangkan
sekarang aku menuliskannya
kalau dulu hanya berangan - angan
sekarang aku melakukan tindakannya
kalau dulu tujuanku masih tak jelas
sekarang aku memakunya dengan kuat
sekarang tanpa tujuan pasti
aku takkan pernah bisa meraih apa- apa
karena dunia ini sungguh kejam
banyak lubang tak terlihat di sepanjang jalan
jika tak berjalan sesuai tujuan
hati - hati terjerumus dalam lubang
tertusuk oleh paku  


Tidak ada komentar:

Posting Komentar