Rabu, 27 Februari 2013

Menetas dan Bebas

Terkadang diri saya kurang peka terhadap sekitar. Saya mengakui itu. Orang tua juga sering memberi tahu agar menjadi seorang yang peka. Kesibukan seakan membuat saya lupa akan semua yang terjadi. Minggu - minggu ini menjadi minggu yang sibuk. Tugas - tugas akhir ( yang paling akhir :p) menumpuk dan menuntut untuk  diselesaikan sebelum deadline. Mulai dari paper bahasa inggris, ini yang paling berat, dan power poin bahasa indonesia. Ditambah lagi Try Out kota kedua yang menuntut saya harus belajar lebih dan meningkatkan hasil dari Try Out sebelumnya (semoga :)) Hingga saya tidak sadar bahwa ada sesuatu yang baru di rumah. Baru saja hidup dan bebas dari tempurungnya. Mereka meringkuk di dalam kardus yang telah disiapkan ayah dengan  diterangi lampu neon kuning yang menghangatkan mereka. Mereka berisik di belakang rumah, tetapi menyenangkan bisa mendengar mereka. Dan ini dia keluarga baru saya :D



Mereka lah keluarga baru saya. Mereka ayam - ayam yang dipelihara ayah dan baru saja menetas beberapa hari yang lalu. Diantara 12 telur yang keluar, merekalah 4 pemenang yang kemudian melihat dunia. Jadi, setiap hari saya suka melihat tingkah lucu mereka di dalam kardus. Bercicit - cicit riang. Mereka bebas dan dapat menikmati hidup. Alhamdulillah, saya juga baru saja bebas dari cengkaraman tugas paper dan Try Out kota. Baru saja saya dan ayam menetas dan bebas :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Rabu, 27 Februari 2013

Menetas dan Bebas

Terkadang diri saya kurang peka terhadap sekitar. Saya mengakui itu. Orang tua juga sering memberi tahu agar menjadi seorang yang peka. Kesibukan seakan membuat saya lupa akan semua yang terjadi. Minggu - minggu ini menjadi minggu yang sibuk. Tugas - tugas akhir ( yang paling akhir :p) menumpuk dan menuntut untuk  diselesaikan sebelum deadline. Mulai dari paper bahasa inggris, ini yang paling berat, dan power poin bahasa indonesia. Ditambah lagi Try Out kota kedua yang menuntut saya harus belajar lebih dan meningkatkan hasil dari Try Out sebelumnya (semoga :)) Hingga saya tidak sadar bahwa ada sesuatu yang baru di rumah. Baru saja hidup dan bebas dari tempurungnya. Mereka meringkuk di dalam kardus yang telah disiapkan ayah dengan  diterangi lampu neon kuning yang menghangatkan mereka. Mereka berisik di belakang rumah, tetapi menyenangkan bisa mendengar mereka. Dan ini dia keluarga baru saya :D



Mereka lah keluarga baru saya. Mereka ayam - ayam yang dipelihara ayah dan baru saja menetas beberapa hari yang lalu. Diantara 12 telur yang keluar, merekalah 4 pemenang yang kemudian melihat dunia. Jadi, setiap hari saya suka melihat tingkah lucu mereka di dalam kardus. Bercicit - cicit riang. Mereka bebas dan dapat menikmati hidup. Alhamdulillah, saya juga baru saja bebas dari cengkaraman tugas paper dan Try Out kota. Baru saja saya dan ayam menetas dan bebas :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar