Senin, 22 Oktober 2012

Bangkit

aku hampir menyerah
menyalahkan segala keadaan
marah kepada diri sendiri
dan ingin membuang segala yang ada di hadapan
merasa tak pernah adil
kerja kerasku dibalas dengan tidak setimpal, menurutku
aku hampir saja menangis
mendengar beliau mulai bicara
terkesan kecewa
mau dibawa kemana semua ini
aku hampir saja menyerah
tetapi kesadaran segera tiba
ini bukanlah hukuman,  mungkin saja
ini bukanlah ketidak adilan
ini adalah awal sebuah lecutan
lecutan semangat, untuk bangkit
menjadi lebih baik, sebaik yang aku bisa
umpan untuk mengobarkan api yang hampir padam
menjadi lebih dahsyat
hingga suatu saat aku akan tahan cobaan
mengambil hikmah di balik segala ujian
berdiri tegar, diterpa badai angin
tak kan menyerah, akan selalu kuat

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Senin, 22 Oktober 2012

Bangkit

aku hampir menyerah
menyalahkan segala keadaan
marah kepada diri sendiri
dan ingin membuang segala yang ada di hadapan
merasa tak pernah adil
kerja kerasku dibalas dengan tidak setimpal, menurutku
aku hampir saja menangis
mendengar beliau mulai bicara
terkesan kecewa
mau dibawa kemana semua ini
aku hampir saja menyerah
tetapi kesadaran segera tiba
ini bukanlah hukuman,  mungkin saja
ini bukanlah ketidak adilan
ini adalah awal sebuah lecutan
lecutan semangat, untuk bangkit
menjadi lebih baik, sebaik yang aku bisa
umpan untuk mengobarkan api yang hampir padam
menjadi lebih dahsyat
hingga suatu saat aku akan tahan cobaan
mengambil hikmah di balik segala ujian
berdiri tegar, diterpa badai angin
tak kan menyerah, akan selalu kuat

Tidak ada komentar:

Posting Komentar