Selasa, 27 November 2012

Night Poem #1

saya sudah cukup menahan diri
saya sudah cukup memakan hati
saya berlagak buta, ketika jelas - jelas mata terbuka
pura - pura tuli, ketika telinga saya masih jelas mendengar
berhenti bicara, walaupun masih ingin bicara
saya bisa, tapi saya menahannya
saya tahu, tapi tak mau tahu
saya lelah, tapi tak mau berhenti
saya sakit, tapi tak mau sembuh
saya tersesat, tapi terus saja berjalan
saya masih terus menunggu, tapi tak pernah ada yang datang
karena sejak awal
tak ada yang semestinya aku lihat,
tak ada yang semestinya kudengar
maupun aku ucapkan
sejak awal
tak semestinya saya bisa, tahu
lelah, sakit, dan tersesat
yang ada hanya gelap
sunyi, hampa
karena sejak awal
saya adalah kesendirian


27112012 9:24

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Selasa, 27 November 2012

Night Poem #1

saya sudah cukup menahan diri
saya sudah cukup memakan hati
saya berlagak buta, ketika jelas - jelas mata terbuka
pura - pura tuli, ketika telinga saya masih jelas mendengar
berhenti bicara, walaupun masih ingin bicara
saya bisa, tapi saya menahannya
saya tahu, tapi tak mau tahu
saya lelah, tapi tak mau berhenti
saya sakit, tapi tak mau sembuh
saya tersesat, tapi terus saja berjalan
saya masih terus menunggu, tapi tak pernah ada yang datang
karena sejak awal
tak ada yang semestinya aku lihat,
tak ada yang semestinya kudengar
maupun aku ucapkan
sejak awal
tak semestinya saya bisa, tahu
lelah, sakit, dan tersesat
yang ada hanya gelap
sunyi, hampa
karena sejak awal
saya adalah kesendirian


27112012 9:24

Tidak ada komentar:

Posting Komentar