Rabu, 21 Maret 2012

Just Feeling

ujian bahasa jepang, 19 Maret 2012, 12.20, disaat aku terkantuk - kantuk menunggu bel tanda pulang berdentang :)

Aku masih ingat saat itu

Tepat ketika mengerjakan soal dihadapan

Ketika aku menunggu dering bel tanda ujian usai

detik demi detik jam dinding begitu lamban berjalan

tak ada yang kulakukan

yang membuat tangan ini gatal

untuk menuliskan sesuatu

kutatap kertas soal dihadapan

dengan pena di genggaman

aku mengukirkan sebuah nama

dalam huruf hiragana

yang tak terlalu kuingat dengan jelas

kuukir namanya, dirinya, yang terpikirkan


Entah sejak kapan

Aku tak pernah menyadarinya

Dirinya hal baru yang datang dalam hidup

Memyingkirkan kenangan lama yang telah mengendap dalam pikiran

Membuka jalan baru untuk masuk ke dalam otak

Setiap detik, setiap menit, dan setiap jam

Yang aku lalui, tanpa kuhendaki

Dia yang ada dipikiran



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Rabu, 21 Maret 2012

Just Feeling

ujian bahasa jepang, 19 Maret 2012, 12.20, disaat aku terkantuk - kantuk menunggu bel tanda pulang berdentang :)

Aku masih ingat saat itu

Tepat ketika mengerjakan soal dihadapan

Ketika aku menunggu dering bel tanda ujian usai

detik demi detik jam dinding begitu lamban berjalan

tak ada yang kulakukan

yang membuat tangan ini gatal

untuk menuliskan sesuatu

kutatap kertas soal dihadapan

dengan pena di genggaman

aku mengukirkan sebuah nama

dalam huruf hiragana

yang tak terlalu kuingat dengan jelas

kuukir namanya, dirinya, yang terpikirkan


Entah sejak kapan

Aku tak pernah menyadarinya

Dirinya hal baru yang datang dalam hidup

Memyingkirkan kenangan lama yang telah mengendap dalam pikiran

Membuka jalan baru untuk masuk ke dalam otak

Setiap detik, setiap menit, dan setiap jam

Yang aku lalui, tanpa kuhendaki

Dia yang ada dipikiran



Tidak ada komentar:

Posting Komentar